Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kasus Erwin Disetop, Kejari Bandung: Bisa Kami Buka Kembali Jika Ada Bukti Baru

Rabu, 3 Juni 2026 18:35 WIB

Kejari Hentikan Penyidikan Kasus Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Ini Alasannya

Rabu, 3 Juni 2026 18:17 WIB

Rupiah Terpuruk di Atas Rp17.900 per Dolar AS: Ini Penyebab Utama hingga Ancaman bagi Dunia Usaha

Rabu, 3 Juni 2026 17:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kasus Erwin Disetop, Kejari Bandung: Bisa Kami Buka Kembali Jika Ada Bukti Baru
  • Kejari Hentikan Penyidikan Kasus Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Ini Alasannya
  • Rupiah Terpuruk di Atas Rp17.900 per Dolar AS: Ini Penyebab Utama hingga Ancaman bagi Dunia Usaha
  • Ciro Alves Jadi Sorotan Bobotoh, Unggahan ‘Coming Soon’ Picu Isu Kembali ke Persib
  • Suara Tangis yang Menyelamatkan: Kisah Bayi Perempuan yang Ditemukan di Balik Semak Bogor
  • Update Terbaru: Daftar Kode Redeem FF 3 Juni 2026, Banjir Hadiah Gratis!
  • Misi Balas Dendam 38 Tahun: Timnas Indonesia Siap Putus Kutukan Kontra Oman di SUGBK
  • Geger! Cara Tak Terduga Sekolah di China Bikin Siswa Laki-laki Rajin Masuk Kelas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 3 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rupiah Terpuruk di Atas Rp17.900 per Dolar AS: Ini Penyebab Utama hingga Ancaman bagi Dunia Usaha

By Aga GustianaRabu, 3 Juni 2026 17:43 WIB3 Mins Read
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mata uang Garuda kini tengah berada dalam fase kritis. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali mencatatkan rapor merah setelah menembus level psikologis baru di angka Rp17.900-an. Dalam perdagangan di pasar spot, mata uang kita sempat tertekan hingga Rp17.905, bahkan terus merosot tajam menyentuh Rp17.952 per dolar AS.

Kondisi ini tentu bukan terjadi tanpa alasan. Gejolak rupiah adalah perpaduan antara badai ekonomi global yang tak menentu serta tantangan domestik yang kian menumpuk. Bagi investor maupun pelaku usaha, memahami akar permasalahan ini menjadi krusial untuk menjaga aset dari risiko kerugian lebih lanjut.

Mengapa Dolar AS Begitu Perkasa?

Penguatan indeks dolar AS yang melesat ke level 99.227 menjadi momok utama bagi negara berkembang, termasuk Indonesia. Ada tiga alasan besar di balik fenomena ini:

  1. Dilema Geopolitik dan Stagflasi: Ketegangan bersenjata antara AS dan Iran menciptakan efek domino pada jalur perdagangan dunia. Ancaman stagflasi—kondisi ekonomi yang stagnan namun dihantui inflasi—menjadi kekhawatiran nyata yang membuat pasar global panik.
  2. Ledakan Harga Minyak: Konflik tersebut otomatis mendongkrak harga minyak mentah dunia. Kenaikan biaya energi ini memicu inflasi di negara-negara barat yang kemudian memaksa mereka memperketat kebijakan moneter.
  3. Kebijakan “Higher for Longer”: Data tenaga kerja AS yang tetap tangguh memberikan ruang bagi bank sentral AS (The Fed) untuk tetap mempertahankan suku bunga di level tinggi lebih lama. Suku bunga tinggi di AS membuat dolar menjadi aset yang lebih menarik dibandingkan mata uang lainnya.
Baca Juga:  Efek Keputusan MSCI, IHSG Ambles Lebih dari 6% dan Saham Konglomerat Berguguran

Beban Berat di Dalam Negeri

Dari sisi internal, rupiah tersungkur karena besarnya kebutuhan dolar AS untuk kebutuhan struktural yang tidak dibarengi dengan pasokan memadai. Faktor-faktor utamanya meliputi:

  • Defisit Energi: Sebagai importir minyak, setiap kenaikan harga minyak global memaksa kita mengeluarkan devisa lebih besar.
  • Kewajiban Utang dan Dividen: Beban utang jatuh tempo yang mencapai Rp600 triliun serta kewajiban pembayaran dividen ke luar negeri menjadi beban berat bagi cadangan devisa.
  • Fenomena Hedging: Masyarakat dan pelaku usaha cenderung beralih ke tabungan valuta asing (valas) untuk menjaga nilai aset, yang justru membuat permintaan dolar semakin tinggi dan menekan rupiah.
Baca Juga:  Pemerintah Cairkan BLT Rp30 Triliun di Tengah Keterpurukan Ekonomi 2025

Pasar Modal dan Sektor Riil Terguncang

Efek berantai dari melemahnya rupiah tak terelakkan di pasar modal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami “pendarahan” dengan koreksi tajam hingga 3,03% ke level 6.008,69. Aksi jual massal pun tak terhindarkan, membuat lebih dari 600 saham berguguran.

Baca Juga:  Ngeri! Harga Bitcoin Hari Ini, Diprediksi Bisa Tembus US$ 130.000

Di sektor riil, tanda-tanda waspada pun mulai muncul. Meskipun konsumsi domestik masih terjaga, neraca perdagangan kita mencatatkan penurunan surplus yang dramatis dari US$3,32 miliar menjadi hanya US$90 juta. Dunia usaha pun kini lebih memilih “berjaga-jaga.”

Hal ini tecermin dari tingginya angka undisbursed loan atau kredit yang mengendap di perbankan:

“Fenomena ‘kredit nganggur’ (undisbursed loan) perbankan yang mencapai Rp2.527 triliun mengindikasikan bahwa dunia usaha masih memilih menahan ekspansi sembari memantau stabilitas nilai tukar rupiah.”

Dengan kondisi ekonomi yang masih volatil, langkah konservatif dalam mengelola keuangan pribadi maupun bisnis menjadi sangat disarankan saat ini. Tetap pantau arah kebijakan moneter ke depannya untuk menentukan strategi langkah Anda berikutnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dolar AS ekonomi Indonesia IHSG Inflasi Kurs Rupiah rupiah The Fed
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Erwin Disetop, Kejari Bandung: Bisa Kami Buka Kembali Jika Ada Bukti Baru

Kejari Hentikan Penyidikan Kasus Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Ini Alasannya

Ilustrasi bayi

Suara Tangis yang Menyelamatkan: Kisah Bayi Perempuan yang Ditemukan di Balik Semak Bogor

Cuma Bayar Rp1.000! Kisah Dokter Paling ‘Miskin’ yang Selamatkan Ribuan Nyawa di Pedalaman Papua

Dedi Mulyadi Serahkan Bonus Rp1 Miliar untuk Persib Bandung, Hasil dari Penjualan Sapi Pribadi

Alasan Sebenarnya Prabowo Ganti Pimpinan BGN Terungkap

Terpopuler
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Link Full Video Rok Hijau Tosca Viral 3 Menit Jadi Buruan, Waspada Phishing!
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Video Rok Hijau Tosca Viral 3 Menit Bikin Heboh TikTok, Link Full Banyak Jebakan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.