Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sub-Zero Lagi! Joe Taslim Resmi Gantikan Steven Yeun Jadi Musuh Spider-Man?

Selasa, 25 Agustus 2026 20:43 WIB

Persib Luncurkan Jersey 2026/27, Antusiasme Bobotoh Tembus 2.000 Pesanan

Selasa, 25 Agustus 2026 20:01 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Rp600 Ribu Menanti? Begini Cara Cek Bansos Agustus 2026 Lewat NIK KTP

Selasa, 25 Agustus 2026 19:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sub-Zero Lagi! Joe Taslim Resmi Gantikan Steven Yeun Jadi Musuh Spider-Man?
  • Persib Luncurkan Jersey 2026/27, Antusiasme Bobotoh Tembus 2.000 Pesanan
  • BPNT Rp600 Ribu Menanti? Begini Cara Cek Bansos Agustus 2026 Lewat NIK KTP
  • Persib Perkenalkan 32 Pemain, Umuh Muchtar Pastikan Skuad Musim 2026/27 Sudah Cukup
  • Misteri Absennya Ramon Tanque di Pesta Biru Persib Terjawab, Manajemen Beri Bocoran
  • Sah! Jonatan Christie Resmi Nomor 1 Dunia, Penantian 26 Tahun Berakhir
  • Resmi! Daftar Lengkap 32 Pemain Persib Bandung Musim 2026/27 dan 6 Pilar Asing Anyar
  • Nyaris Diamuk Massa! Pedagang Cimin di Cirebon Ditangkap Polisi Buntut Dugaan Kasus Pedofilia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

SALUT! Misi Sunyi Penjual Cilok di Bandung Mencerdaskan Bangsa dari Jalanan

By Aga GustianaKamis, 9 April 2026 20:47 WIB4 Mins Read
Penjual Cilok di Bandung buka lapak baca gratis. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di sudut Taman Dago Cikapayang, Bandung, aroma gurih bumbu kacang dan kepulan uap panas dari panci cilok menyatu dengan udara sore yang sejuk. Di sana, seorang pemuda dengan penampilan sederhana tampak sibuk melayani pembeli. Namanya Raja Sinaga. Namun, jika Anda mendekat, ada pemandangan yang tak lazim bersandar di gerobaknya. Di antara wadah saus dan plastik kemasan, berjajar rapi puluhan buku dengan sampul yang sudah sedikit memudar namun terawat.

Raja bukan sekadar penjual cilok biasa. Di balik rutinitasnya mengaduk adonan tepung aci, ia sedang menjalankan sebuah misi sunyi: melawan rendahnya minat baca lewat “Lapak Baca Gratis”.

Literasi di Atas Roda Gerobak

“Perkenalkan, nama saya Raja Sinaga. Saya penjual cilok di Kota Bandung,” ujarnya dalam sebuah rekaman video yang belakangan viral di media sosial. Dengan suara rendah namun penuh semangat, ia menunjukkan koleksi buku pribadinya yang kini menjadi “menu tambahan” bagi siapa saja yang mampir ke lapaknya.

Bagi Raja, buku bukan sekadar pajangan. Ia adalah jendela yang ingin ia buka lebar-lebar untuk masyarakat. Ide ini muncul dari kegelisahan sederhana melihat orang-orang yang seringkali terpaku pada gawai saat menunggu. Kini, gerobak ciloknya bertransformasi menjadi perpustakaan mini yang bisa diakses siapa saja secara cuma-cuma.

Baca Juga:  Tamparan Keras Buat Anak Muda! Pemuda Ini Dobrak Gengsi, Jualan Cireng Sebelum Masuk Ruang UTBK 2026!

Dari Paulo Freire Hingga Fiersa Besari

Melihat deretan buku di lapak Raja seperti sedang mengintip isi kepalanya. Ia tidak hanya menyediakan komik ringan, melainkan literasi yang berbobot. Salah satu buku yang ia banggakan adalah #RESET INDONESIA, sebuah karya yang bicara tentang refleksi kebangsaan.

Tak jauh dari situ, terselip buku legendaris Pendidikan Kaum Tertindas karya Paulo Freire. Sebuah pilihan judul yang puitis sekaligus ironis, mengingat Raja sendiri sedang berjuang di jalanan. Bagi penyuka fiksi, Raja menyediakan The Little Prince (Pangeran Kecil) karya Antoine de Saint-Exupéry, hingga karya populer dari penulis lokal seperti Garis Waktu milik Fiersa Besari dan karya Matt Haig.

“Mungkin teman-teman yang lebih paham tentang bacaan pasti tahu buku-buku ini,” kata Raja dengan nada rendah hati. Ia ingin membuktikan bahwa bacaan bermutu bisa dinikmati siapa saja.

“Legowo” di Tengah Guyuran Bumbu Kacang

Aksi Raja ini lantas memicu gelombang simpati dan kekaguman di jagat maya. Netizen tak kuasa menahan rasa salut melihat ketulusan Raja merelakan koleksi pribadinya berpindah tangan ke tangan para pembeli di pinggir jalan.

Baca Juga:  Rahasia di Balik Titik Timbul: Bagaimana Seorang Disabilitas Netra di Bandung 'Melihat' Ayat Suci

“Masss keren, gak kebayang seberapa legowonya buku-bukunya kena tetesan bumbu cilok atau leceknya buku ketekuk,” tulis salah satu netizen yang merasa terharu dengan keberanian Raja mengambil risiko rusaknya buku demi menyebarkan ilmu.

Tidak hanya soal fisik buku, niat tulus Raja juga dipandang sebagai pemantik semangat bagi pemilik buku lainnya. Seorang netizen lain berkomentar, “Mantap brother, teruskan. Gue yang punya buku banyak belum bisa kayak gini, padahal pengen banget gelar di depan Polda, Polres, Polsek, dan gardu Ormas.” Komentar ini mencerminkan betapa Raja telah melakukan aksi nyata yang selama ini hanya menjadi angan-angan bagi banyak orang.

Ruang Singgah yang Menghidupkan Jiwa

Kehadiran lapak baca ini mengubah dinamika di sekitar Taman Dago Cikapayang. Jika biasanya orang membeli cilok lalu pergi, kini banyak yang memilih untuk menetap. Mereka duduk di tepian semen taman, satu tangan memegang tusuk cilok, tangan lainnya membalik halaman buku.

Dukungan terus mengalir di kolom komentar unggahannya. “Rajin sekali bapak itu, semangat menebar kebaikan,” tulis seorang warganet. Netizen lain juga menambahkan, “Wih keren Kak, hitung-hitung membuat minat baca lebih tinggi.”

Lapak kecil ini bertransformasi menjadi ruang singgah yang menghadirkan ketenangan di tengah bisingnya lalu lintas Bandung. Fenomena ini membuktikan bahwa untuk mencerdaskan bangsa tidak perlu menunggu menjadi pejabat. Raja, dengan modal gerobak cilok dan buku-bukunya, telah melakukannya lebih dulu.

Baca Juga:  Bak Cerita Dongeng, Perjalanan Hidup Michael O dari Manusia Silver ke Model Profesional

Menghancurkan Sekat Eksklusivitas

Seringkali, membaca dianggap sebagai hobi yang eksklusif. Raja Sinaga secara tidak langsung sedang mendobrak stigma tersebut. Dengan membawa buku ke jalanan, ia mengatakan bahwa pengetahuan adalah milik umum.

“Bacanya gratis untuk semua buku ini. Kalian barangkali minat untuk membacanya, tidak perlu khawatir,” pesannya dengan tulus. Tidak ada syarat keanggotaan, syaratnya hanya satu: kemauan untuk membuka halaman pertama.

Kisah Raja Sinaga adalah pengingat bahwa setiap orang memiliki peran dalam meningkatkan literasi. Ia adalah seorang pejuang literasi yang tak bersenjata pena, melainkan sodet dan kecintaan pada buku. Di tangannya, cilok bukan hanya pengganjal perut, tapi juga pembuka jalan bagi masuknya inspirasi ke dalam pikiran.

Sore pun makin larut di Bandung. Lampu-lampu taman mulai menyala, namun semangat yang Raja bagikan lewat lembaran-lembaran buku itu akan terus menyala. Bagi Raja, selama masih ada yang mau membaca, selama itu pula gerobak literasinya akan terus melaju menembus dinginnya malam di Kota Kembang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kisah Inspiratif
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sub-Zero Lagi! Joe Taslim Resmi Gantikan Steven Yeun Jadi Musuh Spider-Man?

Kuliner Unik Bandung yang Wajib Dicoba! Roti Labu Kukus Lembut dengan Topping Berlimpah

Sering Dikira Buas, Ternyata Ini Sejarah Asli Anjing Pitbull dan Alasan Dijuluki Sahabat Petani

Game Free Fire

Banjir Hadiah Gratis! Kode Redeem FF 25 Agustus 2026 Diburu Survivor, Cek sebelum Hangus

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp18 Ribu! Tembus Rp2,768 Juta per Gram

Usung Kampanye Kesehatan Inklusif, Agenda Perempuan Berlari 2026 Siap Digelar di Kota Baru Parahyangan

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.