Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bojan Hodak Bakal Bertahan di Persib? Ini Kata Umuh Muchtar Soal Ambisi Juara Musim Depan

Senin, 25 Mei 2026 21:57 WIB

Tarif Ducting Bikin Gaduh! 25 Operator di Bandung Serbu Kantor BUMD

Senin, 25 Mei 2026 21:21 WIB

Rumah Umuh Muchtar Diserbu Fans, Pesta Juara Persib Rasa Pesta Rakyat

Senin, 25 Mei 2026 20:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bojan Hodak Bakal Bertahan di Persib? Ini Kata Umuh Muchtar Soal Ambisi Juara Musim Depan
  • Tarif Ducting Bikin Gaduh! 25 Operator di Bandung Serbu Kantor BUMD
  • Rumah Umuh Muchtar Diserbu Fans, Pesta Juara Persib Rasa Pesta Rakyat
  • Tinggal Tulang! Video Induk Orangutan Kurus Kering Kelaparan Ini Bikin Netizen Ngamuk
  • Liburan ke Bandung Auto Bahagia! Ini 4 Destinasi Keluarga Paling Favorit
  • Disambut Tangis dan Elusan Hangat, Alasan Hartono Soekwanto Batal Kurbankan Sapi Matilda Bikin Mewek
  • Ngeri! Persib Jadi Raja Liga Indonesia, Kunci Gelar Terbanyak Sepanjang Sejarah
  • Mengejutkan! Bojan Hodak Sinyalkan Hengkang dari Persib Bandung Usai Juara?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 25 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sambut Baik Ekspor Mangga Gedong Gincu ke Jepang, Bey: Jaga Kualitas dan Mutu

By SusanaRabu, 20 Maret 2024 21:45 WIB3 Mins Read
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menyambut baik jalan ekspor mangga gedong gincu Jabar ke Jepang. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menyambut baik jalan ekspor mangga gedong gincu Jabar ke Jepang yang semakin terbuka lebar.

Bey mengatakan, bahwa mangga gedong gincu sebelumnya cukup populer di Jabar dan menjadi komoditas unggulan.

“Potensinya besar, mudah-mudahan ini membuka buah-buahan lainnya untuk juga jadi komoditas ekspor,” ucap Bey pada Focus Group Discusion (FGD) Percepatan Ekspor Mangga Gedong Gincu di Ruang Rapat Papandayan Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (20/3/2024).

“Tentunya harus dijaga kualitas dan mutu, sekalipun nanti sudah diekspor harus tetap dijaga mutunya karena kalau tidak akan menurunkan kepercayaan pembeli,” tambahnya.

Bey pun menekankan perlunya keseragaman baku dengan aturan internasional baik di fase budi daya hingga panen. Di samping itu, perlu diutamakan kualitas dibanding hanya mengejar kuantitas.

Baca Juga:  Bey Minta Pemda Jabar Cepat Tangani Dampak Longsor di Bandung Barat

“Tentukan standarnya serta bagaimana memberikan branding dan promosi yang harus dilakukan,” ujarnya.

Bey berharap, jenis buah tropis lain khas Jabar dapat pula didorong untuk masuk pasar ekspor karena Jabar juga menjadi penghasil buah-buahan jenis lainnya, di antaranya pisang dan manggis.

Tak lupa, dirinya juga mengingatkan agar dalam perdagangan ekspor ini jangan terlalu terlena ketika keran ekspor terbuka deras karena negara lain yang memiliki daya riset dan teknologi yang lebih baik dari Indonesia bisa saja meniru. Maka mempertahankan kualitas menjadi keniscayaan.

“Dari FGD ini saya berharap menghasilkan hasil yang realistis. Tolong dikawal supaya jangan sampai di sini saja. Sekali lagi saya titip agar tak hanya mangga gedong gincu dan manggis, seperti salak juga cuma ada di Indonesia bisa diekspor,” katanya.

Baca Juga:  Demi Keselamatan, Ratusan Warga Mengungsi Usai Peristiwa Ledakan di Gudang Peluru Bogor

Agar ekspor segera dapat dilakukan, kata Bey, harus segera menyiapkan sarana Unit Perlakuan Uap Panas atau Vapor Heat Treatment (VHT) untuk Disinfestasi Lalat Buah pada Penanganan Pascapanen.

Selain itu, perlu juga disiapkan instansi pengepakan yang terstandardisasi hingga penerapan protokol sesuai dengan standar ekspor.

“Jika hal itu terpenuhi, maka diperkirakan pertengahan tahun ini ekspor pertama sudah bisa dilakukan dengan permintaan awal sekitar 50 ton,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Bey mendorong pula mangga gedong gincu tak hanya diekspor ke Jepang, melainkan juga ke negara lainnya.

Ketua Tim Prasarana dan Sarana Standar Badan Karantina Indonesia, Maman Suparman menuturkan bahwa survei yang dilakukan tim riset telah membuktikan lalat buah tidak ditemukan pada mangga gedong gincu Jabar.

Baca Juga:  Satu DPO Tertangkap, Pj Gubernur Jabar Yakin Pihak Kepolisian Bisa Tuntaskan Kasus Vina Cirebon

“Tanggal 12 Februari kami mendapat surat dari Jepang yang menyatakan dari hasil penelitian bahwa lalat buah tidak ada di Jawa Barat,” kata Maman.

“Jepang telah menawarkan proposal baru. Negara ini menyatakan bahwa Indonesia boleh ekspor mangga gedong saja dan hanya dari Jabar. Ini baru dari Jawa Barat saja, dari yang lain belum,” tandasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Jepang per Februari 2024 menerbitkan surat mengenai diperbolehkannya komoditas mangga gedong gincu Jabar dikirim ke negara Sakura tersebut.

Surat itu terbit setelah dilakukan kajian komprehensif, riset, dan uji bebas lalat buah Bactrocera occipitalis sebagaimana disyaratkan oleh Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries (MAFF) Jepang bersama Badan Karantina Pertanian (Barantan) RI.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin ekspor Jabar Jepang mangga gedong gincu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tarif Ducting Bikin Gaduh! 25 Operator di Bandung Serbu Kantor BUMD

Tinggal Tulang! Video Induk Orangutan Kurus Kering Kelaparan Ini Bikin Netizen Ngamuk

Disambut Tangis dan Elusan Hangat, Alasan Hartono Soekwanto Batal Kurbankan Sapi Matilda Bikin Mewek

Usai Ribuan Bobotoh Rayakan Persib, Puluhan Taman Kota Bandung Jadi Korban

Ilustrasi korban meninggal.

Bobotoh Tewas di Tengah Euforia Persib Juara? Pemuda Cibiru Ditemukan Bersimbah Darah di Ujungberung

Teror Pocong Gentayangan di Bandung Barat, Polisi Turun Tangan Selidiki Isu Orang Iseng

Terpopuler
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Bikin Penasaran! Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.