Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Senin, 14 September 2026 01:00 WIB

Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi

Minggu, 13 September 2026 19:20 WIB

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

Minggu, 13 September 2026 18:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari
  • Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi
  • Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun
  • BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan
  • Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat
  • Jadwal Persib Bikin Deg-degan: Persija Baru Lewat, FC Seoul Sudah Menunggu di Korea
  • Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal
  • Bukan Sekadar Sertifikat! Abah Ucu Ungkap Alasan 125 Juru Masak SPPG Wajib Kompeten
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Geger Grup Facebook LGBT di Majalengka, Ribuan Anggota Terdeteksi dalam Ruang Digital

By Aga GustianaJumat, 17 Juli 2026 15:10 WIB3 Mins Read
Bendera LGBT. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat media sosial di wilayah Kabupaten Majalengka kini tengah diramaikan oleh temuan sebuah grup Facebook privat bertajuk ‘Kaum Pelangi MAJALENGKA’. Meski aksesnya bersifat tertutup, komunitas digital yang berdiri sejak 9 Juli 2022 tersebut berhasil mengumpulkan pengikut dalam jumlah masif, yakni mencapai 4.389 akun. Dalam keterangan profilnya, grup ini terang-terangan menyebut misi mereka sebagai wadah bagi para anggota untuk mencari relasi sesama kaum agar tidak merasa kesepian.

Eksistensi kelompok digital tersebut memicu atensi sekaligus kekhawatiran dari berbagai pihak, salah satunya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Umat Islam (PUI) Kabupaten Majalengka. Organisasi keagamaan ini menyoroti bahwa keterlibatan ribuan akun dalam grup tersebut menjadi sinyal perlunya tindakan preventif dan edukatif bagi warga setempat.

Ketua DPD PUI Majalengka, KH Asep Zaki Mulyatno, menilai fenomena ini sebagai alarm serius bagi tatanan sosial dan moral masyarakat. Menurutnya, respons yang cepat namun terukur harus segera diambil.

“Adanya grup LGBT di Majalengka yang sudah diikuti oleh ribuan pengguna akun media sosial tentunya sangat memprihatinkan bagi kita, khususnya kami di Persatuan Umat Islam,” tutur Zaki saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga:  Libur Sekolah, Ini 3 Rekomendasi Tempat Wisata di Majalengka Cocok Dikunjungi Bareng Keluarga

Optimalisasi Sekolah PUI sebagai Benteng Moral

Sebagai langkah nyata, PUI Majalengka tidak ingin sekadar berpangku tangan. Mereka kini tengah mematangkan strategi untuk membendung pengaruh kelompok tersebut melalui institusi pendidikan. Mengingat jaringan sekolah PUI yang luas di Majalengka, organisasi ini berencana memanfaatkan sektor pendidikan sebagai basis edukasi utama.

Baca Juga:  Peredaran Rokok Ilegal Tinggi, Bea Cukai Gencarkan Edukasi di Majalengka

Zaki menegaskan bahwa instruksi telah diberikan kepada seluruh lini di bawah naungan PUI untuk menanamkan pemahaman akan bahaya perilaku menyimpang tersebut kepada para siswa.

“PUI dengan ratusan sekolah di Kabupaten Majalengka akan mengimbau kepada seluruh tenaga pendidik, hingga guru-guru hingga untuk mengampanyekan penolakan terhadap LGBT di sekolah-sekolah,” tegasnya.

Gerakan Kolektif Melawan Maksiat

Masalah ini bahkan sudah diangkat ke ranah pembahasan yang lebih luas dalam pertemuan Gerakan Persatuan Organisasi Islam Lawan Maksiat (GEMMA). Dalam forum tersebut, disepakati bahwa kampanye anti-penyimpangan perilaku ini akan diintegrasikan ke dalam Masa Orientasi Sekolah (MOS) sebagai bentuk proteksi dini bagi generasi muda.

Baca Juga:  Dukungan Kuat, Karna-Koko Siap Memimpin Majalengka di Pilkada 2024

Namun, Zaki menekankan bahwa tantangan ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh PUI atau pihak sekolah saja. Ia menyerukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua hingga tokoh lingkungan, untuk menciptakan ekosistem yang sehat bagi tumbuh kembang anak.

“Semangat untuk menghadapi persoalan ini harus menjadi gerakan bersama. Tidak bisa hanya sebagian pihak saja yang peduli. Dukungan keluarga dan lingkungan menjadi bagian penting dalam upaya penyadaran di masyarakat,” pungkasnya.

Hingga kini, temuan grup Facebook tersebut masih menjadi perbincangan hangat, sementara pihak PUI terus memantau situasi sembari menjalankan agenda edukasi di tingkat akar rumput.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Majalengka
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan

Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat

Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Bukan Sekadar Sertifikat! Abah Ucu Ungkap Alasan 125 Juru Masak SPPG Wajib Kompeten

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.