Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Merinding! Pake Batik, Pemuda 19 Tahun Ini Jadi Beatboxer Indonesia Pertama di Polandia!

Kamis, 5 November 2026 21:11 WIB

Perjalanan Gila! Persib Lewati 4 Kota dalam Sehari demi Kejar Laga Lawan Java United

Kamis, 5 November 2026 21:04 WIB

Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo: Irjen Slamet Uliandi Naik Status dari Saksi ke Tersangka

Kamis, 5 November 2026 20:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Merinding! Pake Batik, Pemuda 19 Tahun Ini Jadi Beatboxer Indonesia Pertama di Polandia!
  • Perjalanan Gila! Persib Lewati 4 Kota dalam Sehari demi Kejar Laga Lawan Java United
  • Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo: Irjen Slamet Uliandi Naik Status dari Saksi ke Tersangka
  • Kerap Digoda Pria Beristri Lewat DM, Fanny Ghassani Kini Pamer Baby Bump dan Foto USG!
  • Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak
  • Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak
  • Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara
  • Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 6 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Santap Devil Crab untuk Konten, Influencer Filipina Emma Amit Meninggal Dua Hari Kemudian

By Aga GustianaJumat, 13 Februari 2026 16:05 WIB2 Mins Read
Influencer Filipina meninggal dunia usai santap Devil Crab. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar duka datang dari Filipina. Seorang influencer bernama Emma Amit dilaporkan meninggal dunia pada awal Februari 2026 setelah mengonsumsi kepiting yang dikenal dengan sebutan devil crab dalam sebuah konten video.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Puerto Princesa, Palawan, pada 4 Februari 2026. Dua hari setelah menyantap hidangan tersebut, ia dinyatakan wafat meski sempat mendapatkan penanganan medis intensif.

Merekam Proses Memasak hingga Kondisi Kritis

Emma Amit (51) saat itu tengah memanen hasil laut bersama beberapa rekannya di pesisir Puerto Princesa. Aktivitas tersebut direkam untuk konten media sosial, termasuk proses memasak dan menyantap kepiting yang mereka tangkap.

Dalam video yang beredar, kepiting tersebut dimasak lalu disantap langsung di depan kamera. Namun tak lama setelah mengonsumsinya, kondisi Amit memburuk. Ia dilaporkan mengalami kejang-kejang dan kesulitan bernapas.

Gejala itu berkembang cepat hingga membuatnya berada dalam kondisi kritis. Pada 6 Februari 2026, ia dinyatakan meninggal dunia. Seorang temannya yang turut menyantap kepiting tersebut juga dilaporkan wafat.

Spesies Beracun: Zosimus aeneus

Kepiting yang disebut sebagai devil crab diketahui merujuk pada spesies Zosimus aeneus, kepiting terumbu karang yang hidup di kawasan Indo-Pasifik, termasuk perairan Filipina.

Spesies ini dikenal mengandung racun berbahaya seperti tetrodotoxin dan saxitoxin. Kedua zat tersebut sangat toksik dan tidak hilang meski melalui proses pemasakan.

Racun tersebut menyerang sistem saraf manusia. Paparannya dapat menyebabkan kelumpuhan, gangguan pernapasan, hingga kematian dalam waktu relatif singkat setelah tertelan.

Di Filipina, sejumlah laporan terdokumentasi menyebutkan tingkat kematian akibat keracunan Zosimus aeneus mencapai sekitar 50 persen.

Peringatan Resmi Otoritas

Menyusul insiden ini, otoritas setempat kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi kepiting jenis tersebut. Meski tampilannya menyerupai kepiting konsumsi pada umumnya, kandungan racunnya membuatnya sangat berbahaya.

Kasus yang menimpa Emma Amit menjadi pengingat bahwa tidak semua hasil laut aman dikonsumsi, terlebih tanpa pengetahuan memadai tentang spesiesnya. Konten eksplorasi kuliner ekstrem, khususnya yang melibatkan satwa liar, memiliki risiko serius jika tidak disertai informasi dan kehati-hatian.

Peristiwa tragis ini sekaligus menegaskan bahwa devil crab bukanlah bahan makanan yang aman. Kesalahan identifikasi atau kurangnya informasi dapat berujung fatal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Merinding! Pake Batik, Pemuda 19 Tahun Ini Jadi Beatboxer Indonesia Pertama di Polandia!

Kerap Digoda Pria Beristri Lewat DM, Fanny Ghassani Kini Pamer Baby Bump dan Foto USG!

Bukan Sekadar YouTuber! Ini Jejak Herri Pras, Guru Besar Silat yang Belajar dari 7 Aliran Bela Diri

Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!

Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.