Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru

Kamis, 3 September 2026 20:03 WIB

Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa

Kamis, 3 September 2026 19:50 WIB

Faris Abdul Hafizh Tinggalkan Persib Sementara, Gabung PSGC Ciamis

Kamis, 3 September 2026 19:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru
  • Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa
  • Faris Abdul Hafizh Tinggalkan Persib Sementara, Gabung PSGC Ciamis
  • Viral! Dedi Mulyadi Kena Semprot Warga, Disorot soal Masuk Rumah Bawa Kamera
  • Bawa Airsoft Gun, Oknum Wartawan Diamankan Polisi Usai Diduga Ancam Pedagang di Baleendah
  • Prajurit TNI AL Viral saat Dampingi Arya Wedakarna di Kontes Miss Equality World 2026
  • Lolos ke Fase Grup ACL Two, Gabriel Mutombo Ungkap Satu Kekurangan Persib
  • Jangan Sampai Terlewat! Begini Cara Cek Bansos September 2026 via HP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 3 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Santap Devil Crab untuk Konten, Influencer Filipina Emma Amit Meninggal Dua Hari Kemudian

By Aga GustianaJumat, 13 Februari 2026 16:05 WIB2 Mins Read
Influencer Filipina meninggal dunia usai santap Devil Crab. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar duka datang dari Filipina. Seorang influencer bernama Emma Amit dilaporkan meninggal dunia pada awal Februari 2026 setelah mengonsumsi kepiting yang dikenal dengan sebutan devil crab dalam sebuah konten video.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Puerto Princesa, Palawan, pada 4 Februari 2026. Dua hari setelah menyantap hidangan tersebut, ia dinyatakan wafat meski sempat mendapatkan penanganan medis intensif.

Merekam Proses Memasak hingga Kondisi Kritis

Emma Amit (51) saat itu tengah memanen hasil laut bersama beberapa rekannya di pesisir Puerto Princesa. Aktivitas tersebut direkam untuk konten media sosial, termasuk proses memasak dan menyantap kepiting yang mereka tangkap.

Dalam video yang beredar, kepiting tersebut dimasak lalu disantap langsung di depan kamera. Namun tak lama setelah mengonsumsinya, kondisi Amit memburuk. Ia dilaporkan mengalami kejang-kejang dan kesulitan bernapas.

Gejala itu berkembang cepat hingga membuatnya berada dalam kondisi kritis. Pada 6 Februari 2026, ia dinyatakan meninggal dunia. Seorang temannya yang turut menyantap kepiting tersebut juga dilaporkan wafat.

Spesies Beracun: Zosimus aeneus

Kepiting yang disebut sebagai devil crab diketahui merujuk pada spesies Zosimus aeneus, kepiting terumbu karang yang hidup di kawasan Indo-Pasifik, termasuk perairan Filipina.

Spesies ini dikenal mengandung racun berbahaya seperti tetrodotoxin dan saxitoxin. Kedua zat tersebut sangat toksik dan tidak hilang meski melalui proses pemasakan.

Racun tersebut menyerang sistem saraf manusia. Paparannya dapat menyebabkan kelumpuhan, gangguan pernapasan, hingga kematian dalam waktu relatif singkat setelah tertelan.

Di Filipina, sejumlah laporan terdokumentasi menyebutkan tingkat kematian akibat keracunan Zosimus aeneus mencapai sekitar 50 persen.

Peringatan Resmi Otoritas

Menyusul insiden ini, otoritas setempat kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi kepiting jenis tersebut. Meski tampilannya menyerupai kepiting konsumsi pada umumnya, kandungan racunnya membuatnya sangat berbahaya.

Kasus yang menimpa Emma Amit menjadi pengingat bahwa tidak semua hasil laut aman dikonsumsi, terlebih tanpa pengetahuan memadai tentang spesiesnya. Konten eksplorasi kuliner ekstrem, khususnya yang melibatkan satwa liar, memiliki risiko serius jika tidak disertai informasi dan kehati-hatian.

Peristiwa tragis ini sekaligus menegaskan bahwa devil crab bukanlah bahan makanan yang aman. Kesalahan identifikasi atau kurangnya informasi dapat berujung fatal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Video Kasir Indomaret 7 Menit Viral, Waspada Link ‘Full’ Palsu

Baru Debut Langsung Sesumbar? Misi 7 Pertarungan Bilal Hasan Guncang UFC, Peta Persaingan Memanas!

Pemandangan eksotis Waduk Jatiluhur, ikon wisata Purwakarta sejak dulu.

Lari dari Penat Kota, Ini 7 Spot Wisata Asri di Purwakarta yang Bikin Pikiran Segar

Emas Antam Naik! Harga 1 Gram Kini Rp2,639 Juta, Cek Daftar Lengkapnya

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Data Desil Bansos Tak Sesuai? Begini Cara Mudah Mengajukan Perbaikan ke Kemensos

5 Hotel Murah di Braga Bandung, Mulai Rp95 Ribuan Cocok untuk Staycation Hemat

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.