Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Adu Sabar! Aksi Petugas Rekam KTP ODGJ Ini Malah Bak Shooting Film Action

Sabtu, 4 April 2026 16:47 WIB

Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua

Sabtu, 4 April 2026 15:15 WIB

Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!

Sabtu, 4 April 2026 14:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Adu Sabar! Aksi Petugas Rekam KTP ODGJ Ini Malah Bak Shooting Film Action
  • Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua
  • Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!
  • Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?
  • Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sapu Bersih Preman di Bandung, Puluhan Pemalak Pedagang dan Juru Parkir Liar Diamankan

By Aga GustianaRabu, 14 Mei 2025 16:08 WIB2 Mins Read
Ilustrasi penangkapan. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polrestabes Bandung menunjukkan komitmennya dalam memberantas aksi premanisme di Kota Kembang. Sebanyak 75 orang yang diduga kuat melakukan tindak pemaksaan dan pemalakan berhasil diamankan dalam operasi yang digelar baru-baru ini.

Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi praktik premanisme di wilayah hukumnya.

“Ini adalah komitmen kami bahwa Polrestabes Bandung tidak ada tempat buat peremanisme. Hari ini kami telah menangkap kurang lebih 75 orang preman, terdiri dari pelaku pemaksaan,” ujarnya di Mapolrestabes Bandung, Rabu (14/5/2025).

Kombes Budi mengungkapkan bahwa puluhan preman yang diciduk tersebut berasal dari berbagai wilayah di Kota Bandung. Modus operandi mereka pun beragam, mulai dari memaksa meminta uang kepada para pedagang di pasar tradisional hingga menjadi juru parkir liar yang meresahkan.

Baca Juga:  Jalan Asia Afrika, Wisata Ikonik dan Saksi Bisu Sejarah Bandung yang Mendunia

“Tempat-tempat yang kita ambil adalah di tempat keramaian, di tempat wisata, dan juga di tempat pasar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolrestabes Bandung memastikan bahwa operasi pemberantasan premanisme ini akan terus berlanjut.

“Jadi ini terus kita akan laksanakan terus. Jika memang masih ada tempat-tempat yang diduga banyak kegiatan premanisme, kami tidak akan segan-segan. Nanti kami akan turunkan tim ke sana,” tegasnya.

Baca Juga:  Asal-Usul Nama Cibaduyut, Jejak Alam di Balik Sentra Sepatu Bandung

Meskipun telah diamankan, ke-75 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung. Kombes Budi memastikan bahwa jika terbukti melakukan tindak pidana, para pelaku akan langsung diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Setelah penangkapan ini langsung akan diminta keterangan di jajaran reskrim. Jika memang terbukti ada unsur pidananya akan diproses. Jika memang mungkin masih apakah tindak pidana ringan ataupun masih mungkin abu-abu, mungkin ada pembinaan. Maka kami pastikan dulu, habis ini dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Baca Juga:  Bergaya Khas Eropa, Toko Kue Lakker Braga Sajikan Jajanan Jadul Autentik

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Budi mengimbau kepada seluruh warga Kota Bandung untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindakan premanisme yang mereka alami atau saksikan.

“Kami harapkan kepada warga Kota Bandung jika melihat, mendengar dan mengetahui di situ ada premanisme, baik itu kepada para masyarakat, pemaksaan, pengancaman, meminta uang secara paksa, dan lain-lain, baik juga di lingkungan pekerjaan pabrik, silakan. Tidak usah segan-segan lapor ke jajaran Polrestabes Bandung, nanti kami akan turunkan tim untuk menangkap para pelaku,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung preman premanisme
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.