Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67

Rabu, 28 Oktober 2026 12:51 WIB

Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus

Rabu, 28 Oktober 2026 12:44 WIB

Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 12:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus
  • Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung
  • Julio Cesar Siap Habis-habisan Bawa Persib Kalahkan Melbourne Victory
  • Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior
  • Hujan Deras Picu Longsor di Bandung Barat, Kerugian Tembus Rp50 Juta
  • Preview Persib vs Melbourne Victory: Ujian Berat Maung Bandung Pertahankan Puncak Grup E
  • Kejutan Besar! Arsenal Tersingkir dari Carabao Cup oleh Tim Kasta Keempat Fleetwood
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Satu Orang Korban Pohon Tumbang di Jalur Bandung-Cirebon Area Unpad Sumedang Meninggal Dunia

By SusanaSelasa, 2 Juni 2026 15:03 WIB3 Mins Read
Universitas Padjadjaran. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Satu korban akibat insiden pohon tumbang di Jalan Raya Bandung–Cirebon, tepatnya di kawasan Universitas Padjadjaran (Unpad), Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dinyatakan meninggal dunia. Korban sebelumnya sempat dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas, membenarkan bahwa satu korban atas nama Reza Renaldi, warga Dusun Bakan Bandung RT 02 RW 05, Desa Situraja Utara, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Unpad.

“Iya benar satu korban atas nama Reza meninggal dunia di Rumah Sakit Unpad. Sebelumnya memang dalam keadaan kritis,” ujar Rogers, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, korban sempat mendapatkan tindakan medis intensif, namun tidak dapat diselamatkan akibat luka serius yang dialami pada bagian kepala dan pinggang.

“Dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.30 malam tadi. Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan pinggang,” jelasnya.

Baca Juga:  Erwan Setiawan Minta Kondusifitas Sumedang Dijaga Jelang Pemilu 2024

Sebelumnya, sebuah pohon Flamboyan berukuran besar yang berada di depan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Cikeruh, Kabupaten Sumedang, tumbang pada Senin malam (1/6/2026). Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat kondisi pohon yang sudah lapuk dan tidak lagi kuat menahan beban.

Tidak Ada Mahasiswa Unpad yang Jadi Korban

Pihak Universitas Padjadjaran memastikan bahwa tidak ada mahasiswa yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menegaskan bahwa seluruh korban merupakan pengguna jalan umum dan bukan sivitas akademika kampus.

“Dari laporan yang diterima tim kemahasiswaan, tidak ada mahasiswa yang menjadi korban,” ujar Dandi, Selasa (2/6/2026).

Kampus Turun Bantu Evakuasi Korban dan Pohon Tumbang

Meski tidak ada mahasiswa yang terdampak, Unpad tetap menerjunkan tim untuk membantu proses penanganan di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Asal-Usul Karedok, dari Desa di Sumedang hingga Jadi Ikon Kuliner Sunda

Mahasiswa yang tergabung dalam SAR Unpad turut serta dalam proses evakuasi pohon tumbang serta membantu penanganan awal korban sebelum dilarikan ke rumah sakit.

“Kami juga ikut membantu proses evakuasi di lapangan bersama tim SAR Unpad,” tambah Dandi.

Lokasi Pohon Berada di Luar Area Kampus

Unpad menegaskan bahwa pohon Flamboyan yang tumbang tersebut tidak berada di dalam area kampus, melainkan di kawasan luar yang berbatasan langsung dengan jalan umum di depan kampus.

Menurut pihak kampus, beberapa hari sebelum kejadian, tim K3L Unpad sebenarnya telah mengidentifikasi potensi bahaya dari pohon tersebut.

Rencana koordinasi dengan pemilik lahan atau warga sekitar juga sudah dilakukan untuk melakukan penebangan pohon yang dinilai berisiko.

Namun sebelum tindakan dilakukan, pohon tersebut keburu tumbang saat hujan dan kondisi angin yang cukup kuat.

Baca Juga:  Bukan Puting Beliung, BRIN Klaim Angin Kencang Rancaekek-Sumedang Merupakan Badai Tornado

“Sudah ada rencana untuk meminta izin penebangan karena dinilai membahayakan, tetapi kejadian terjadi lebih dulu,” jelas Dandi.

BPBD Lakukan Penanganan, Akses Jalan Kembali Normal

Petugas BPBD bersama instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi batang pohon yang menutup badan jalan.

Setelah proses pembersihan selesai, arus lalu lintas di depan Kampus Unpad Cikeruh kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Imbauan Kewaspadaan di Musim Cuaca Ekstrem

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap pohon tua dan lapuk, terutama saat memasuki periode cuaca ekstrem yang berpotensi disertai angin kencang dan hujan deras.

Pemerintah daerah dan pihak kampus diimbau untuk meningkatkan inspeksi rutin terhadap pohon-pohon di sekitar area publik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67

Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus

Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung

Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior

Hujan Deras Picu Longsor di Bandung Barat, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Pelarian Pembacok Remaja Berkaus Persib Berakhir, Pelaku Terancam 15 Tahun Bui

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.