Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Kamis, 2 April 2026 21:44 WIB

Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga

Kamis, 2 April 2026 21:38 WIB

Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini

Kamis, 2 April 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya
  • Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung
  • Dulu Dihina, Kini Dicinta: Saat Seluruh Indonesia Merangkul Fauzan
  • Jelang Lawan Semen Padang, Thom Haye Ungkap Kekuatan Baru Persib
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Bali Murka Soal Bocoran Donasi ASN, Begini Tanggapan Gubernur Koster

By Aga GustianaSenin, 22 September 2025 13:28 WIB3 Mins Read
donasi bali
Sekda Bali murka gara-gara donasi ASN bocor. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah rekaman rapat daring memperlihatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra, menegur keras Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Bali.

Video berdurasi 5 menit 8 detik itu cepat menyebar luas lantaran memperlihatkan Indra yang tampak marah setelah informasi terkait imbauan donasi ASN bocor ke publik dan menuai kritik.

Indra mengaku sampai harus mengeluarkan pernyataan resmi demi meredam kegaduhan yang muncul. Ia pun mempertanyakan pihak yang menyebarkan informasi internal tersebut.

“Kehormatan apa yang kalian dapatkan dengan dara begitu,” ujar Indra dalam video yang beredar pada Senin, 22 September 2025.

Menurut Indra, nada tegasnya bukanlah sekadar luapan amarah, melainkan bentuk kekecewaan seorang “orang tua” kepada anak-anaknya, yakni para ASN. Ia menekankan pentingnya memahami pesan yang ia sampaikan.

“Membawa urusan rumah tangga ke luar itu tidak beradab,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyinggung aktivitas ASN di media sosial. Menurutnya, banyak pegawai memang aktif bermedsos, tetapi belum tentu mampu mengelola dengan baik.

Baca Juga:  Istri Jadi Tersangka Usai Bongkar Perselingkuhan Suami, Warganet: Hukum Disini Ga Masuk Akal

“Harus dibedakan antara bisa dan cakap,” ucap Indra.

Gubernur Bali Klarifikasi

Gubernur Bali, Wayan Koster, ikut memberikan penjelasan terkait video viral tersebut. Ia menegaskan bahwa sikap Indra tidak bisa disebut marah-marah, melainkan bagian dari tugas pembinaan.

“Tidak benar. Sekda melakukan pembinaan, karena Sekda adalah pembina kepegawaian Pemprov Bali,” ujar Koster saat dikonfirmasi, Minggu (21/9).

Dalam kesempatan lain, Koster menegaskan bahwa donasi yang dimaksud bukan kewajiban, melainkan bentuk gotong royong yang sifatnya sukarela.

“Itu dana gotong royong sukarela. Itu inisiatif gotong royongan ada masalah bencana,” jelas Koster usai menyerahkan bantuan sosial untuk korban banjir di Pasar Badung dan Pasar Kumbasari, Kamis (18/9).

Ia menyebut musim hujan yang diperkirakan berlangsung dari November 2025 hingga Februari 2026 berpotensi menimbulkan bencana serupa. Karena itu, semangat gotong royong perlu dijaga.

Baca Juga:  Heboh Konten Bos Gangster Rusia, Liburan Mewah di Bali Dikawal Polisi

“Ini (donasi) sukarela, kalau mau ikut silakan, nggak juga nggak apa-apa,” tegasnya.

Soal Nominal Donasi

Terkait besaran sumbangan yang ramai dibicarakan, Koster menyebut hal itu lumrah, karena setiap ASN memiliki pendapatan berbeda.

“Wajar dong, ada yang hasilnya (pendapatan gaji) banyak, (seperti) kepala dinas. Seperti saya Rp50 juta ngasi. Kan kerelaan aja. Kalau nggak segitu juga nggak apa-apa, kalau nggak juga nggak ada masalah,” katanya.

Ia bahkan menyebut Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, diminta menyumbang minimal Rp25 juta. Namun Koster menegaskan bahwa donasi ini tidak perlu diatur melalui surat keputusan resmi.

Latar Belakang Polemik

Beberapa hari sebelumnya, beredar tangkapan layar di grup WhatsApp lokal Bali yang menyebut adanya kewajiban donasi bagi korban banjir. Pesan tersebut diduga berasal dari Kepala Dinas Pendidikan melalui grup Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

Baca Juga:  Ketika Keindahan Nusa Penida Terganggu: Polemik Lift Kaca di Tebing Kelingking

Dokumen yang tersebar berisi rincian nominal sumbangan sesuai jabatan, di antaranya:

  • Kepala sekolah: Rp1,250 juta
  • Guru ahli madya: Rp1 juta
  • Guru ahli muda: Rp500 ribu
  • Guru ahli pertama: Rp300 ribu
  • Guru ahli utama: Rp1,250 juta
  • Jafung muda: Rp1,100 juta
  • Staf golongan I: Rp100 ribu
  • Staf golongan II: Rp200 ribu
  • Staf golongan III: Rp300 ribu
  • PPPK: Rp150 ribu

Meski demikian, Gubernur Koster kembali menegaskan bahwa sumbangan tersebut tidak bersifat wajib.

“Itu dana gotong royong sukarela, boleh ikut atau tidak,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).

Ia menambahkan, adanya besaran minimal hanya sebagai bentuk kewajaran sesuai kemampuan masing-masing ASN.

“Iya wajar dong, ada yang hasilnya banyak, kayak kepala dinas, kayak saya,” pungkas Koster.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bali Dewa Made Indra Donasi ASN Sekda Bali Wayan Koster
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.