Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cara Cek Bansos PKH Tahap 3 2026: Jadwal Cair, Besaran, dan Link Resmi Kemensos

Jumat, 31 Juli 2026 09:44 WIB
Padam Listrik

Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!

Jumat, 31 Juli 2026 08:33 WIB
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Klaim Saldo DANA Gratis 31 Juli 2026: Dapatkan Cuan Langsung Cair Hari Ini!

Jumat, 31 Juli 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Cek Bansos PKH Tahap 3 2026: Jadwal Cair, Besaran, dan Link Resmi Kemensos
  • Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!
  • Klaim Saldo DANA Gratis 31 Juli 2026: Dapatkan Cuan Langsung Cair Hari Ini!
  • Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima
  • 5 Nasi Goreng Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada Bistik Crispy hingga Nasi Goreng Tinta Cumi
  • Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!
  • Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Bali Murka Soal Bocoran Donasi ASN, Begini Tanggapan Gubernur Koster

By Aga GustianaSenin, 22 September 2025 13:28 WIB3 Mins Read
donasi bali
Sekda Bali murka gara-gara donasi ASN bocor. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah rekaman rapat daring memperlihatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra, menegur keras Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Bali.

Video berdurasi 5 menit 8 detik itu cepat menyebar luas lantaran memperlihatkan Indra yang tampak marah setelah informasi terkait imbauan donasi ASN bocor ke publik dan menuai kritik.

Indra mengaku sampai harus mengeluarkan pernyataan resmi demi meredam kegaduhan yang muncul. Ia pun mempertanyakan pihak yang menyebarkan informasi internal tersebut.

“Kehormatan apa yang kalian dapatkan dengan dara begitu,” ujar Indra dalam video yang beredar pada Senin, 22 September 2025.

Menurut Indra, nada tegasnya bukanlah sekadar luapan amarah, melainkan bentuk kekecewaan seorang “orang tua” kepada anak-anaknya, yakni para ASN. Ia menekankan pentingnya memahami pesan yang ia sampaikan.

“Membawa urusan rumah tangga ke luar itu tidak beradab,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyinggung aktivitas ASN di media sosial. Menurutnya, banyak pegawai memang aktif bermedsos, tetapi belum tentu mampu mengelola dengan baik.

“Harus dibedakan antara bisa dan cakap,” ucap Indra.

Gubernur Bali Klarifikasi

Gubernur Bali, Wayan Koster, ikut memberikan penjelasan terkait video viral tersebut. Ia menegaskan bahwa sikap Indra tidak bisa disebut marah-marah, melainkan bagian dari tugas pembinaan.

“Tidak benar. Sekda melakukan pembinaan, karena Sekda adalah pembina kepegawaian Pemprov Bali,” ujar Koster saat dikonfirmasi, Minggu (21/9).

Dalam kesempatan lain, Koster menegaskan bahwa donasi yang dimaksud bukan kewajiban, melainkan bentuk gotong royong yang sifatnya sukarela.

“Itu dana gotong royong sukarela. Itu inisiatif gotong royongan ada masalah bencana,” jelas Koster usai menyerahkan bantuan sosial untuk korban banjir di Pasar Badung dan Pasar Kumbasari, Kamis (18/9).

Ia menyebut musim hujan yang diperkirakan berlangsung dari November 2025 hingga Februari 2026 berpotensi menimbulkan bencana serupa. Karena itu, semangat gotong royong perlu dijaga.

“Ini (donasi) sukarela, kalau mau ikut silakan, nggak juga nggak apa-apa,” tegasnya.

Soal Nominal Donasi

Terkait besaran sumbangan yang ramai dibicarakan, Koster menyebut hal itu lumrah, karena setiap ASN memiliki pendapatan berbeda.

“Wajar dong, ada yang hasilnya (pendapatan gaji) banyak, (seperti) kepala dinas. Seperti saya Rp50 juta ngasi. Kan kerelaan aja. Kalau nggak segitu juga nggak apa-apa, kalau nggak juga nggak ada masalah,” katanya.

Ia bahkan menyebut Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, diminta menyumbang minimal Rp25 juta. Namun Koster menegaskan bahwa donasi ini tidak perlu diatur melalui surat keputusan resmi.

Latar Belakang Polemik

Beberapa hari sebelumnya, beredar tangkapan layar di grup WhatsApp lokal Bali yang menyebut adanya kewajiban donasi bagi korban banjir. Pesan tersebut diduga berasal dari Kepala Dinas Pendidikan melalui grup Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

Dokumen yang tersebar berisi rincian nominal sumbangan sesuai jabatan, di antaranya:

  • Kepala sekolah: Rp1,250 juta
  • Guru ahli madya: Rp1 juta
  • Guru ahli muda: Rp500 ribu
  • Guru ahli pertama: Rp300 ribu
  • Guru ahli utama: Rp1,250 juta
  • Jafung muda: Rp1,100 juta
  • Staf golongan I: Rp100 ribu
  • Staf golongan II: Rp200 ribu
  • Staf golongan III: Rp300 ribu
  • PPPK: Rp150 ribu

Meski demikian, Gubernur Koster kembali menegaskan bahwa sumbangan tersebut tidak bersifat wajib.

“Itu dana gotong royong sukarela, boleh ikut atau tidak,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).

Ia menambahkan, adanya besaran minimal hanya sebagai bentuk kewajaran sesuai kemampuan masing-masing ASN.

“Iya wajar dong, ada yang hasilnya banyak, kayak kepala dinas, kayak saya,” pungkas Koster.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bali Dewa Made Indra Donasi ASN Sekda Bali Wayan Koster
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Padam Listrik

Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?

Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.