Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Beda Jauh dari Afrika Selatan 2010! Piala Dunia 2026 Ramai Dihujat dan Disebut Produk Gagal

Minggu, 14 Juni 2026 10:05 WIB

Frans Putros Bawa Nama Persib ke Piala Dunia 2026, Siap Hadapi Haaland, Mbappe hingga Sadio Mane!

Minggu, 14 Juni 2026 09:08 WIB

Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile 14 Juni 2026 Terbaru, Ambil Paket Pemain OVR Tinggi dan Koin Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Beda Jauh dari Afrika Selatan 2010! Piala Dunia 2026 Ramai Dihujat dan Disebut Produk Gagal
  • Frans Putros Bawa Nama Persib ke Piala Dunia 2026, Siap Hadapi Haaland, Mbappe hingga Sadio Mane!
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile 14 Juni 2026 Terbaru, Ambil Paket Pemain OVR Tinggi dan Koin Gratis
  • Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda
  • Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!
  • Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Bali Murka Soal Bocoran Donasi ASN, Begini Tanggapan Gubernur Koster

By Aga GustianaSenin, 22 September 2025 13:28 WIB3 Mins Read
donasi bali
Sekda Bali murka gara-gara donasi ASN bocor. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah rekaman rapat daring memperlihatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra, menegur keras Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Bali.

Video berdurasi 5 menit 8 detik itu cepat menyebar luas lantaran memperlihatkan Indra yang tampak marah setelah informasi terkait imbauan donasi ASN bocor ke publik dan menuai kritik.

Indra mengaku sampai harus mengeluarkan pernyataan resmi demi meredam kegaduhan yang muncul. Ia pun mempertanyakan pihak yang menyebarkan informasi internal tersebut.

“Kehormatan apa yang kalian dapatkan dengan dara begitu,” ujar Indra dalam video yang beredar pada Senin, 22 September 2025.

Menurut Indra, nada tegasnya bukanlah sekadar luapan amarah, melainkan bentuk kekecewaan seorang “orang tua” kepada anak-anaknya, yakni para ASN. Ia menekankan pentingnya memahami pesan yang ia sampaikan.

“Membawa urusan rumah tangga ke luar itu tidak beradab,” tegasnya.

Baca Juga:  Heboh Konten Bos Gangster Rusia, Liburan Mewah di Bali Dikawal Polisi

Selain itu, ia juga menyinggung aktivitas ASN di media sosial. Menurutnya, banyak pegawai memang aktif bermedsos, tetapi belum tentu mampu mengelola dengan baik.

“Harus dibedakan antara bisa dan cakap,” ucap Indra.

Gubernur Bali Klarifikasi

Gubernur Bali, Wayan Koster, ikut memberikan penjelasan terkait video viral tersebut. Ia menegaskan bahwa sikap Indra tidak bisa disebut marah-marah, melainkan bagian dari tugas pembinaan.

“Tidak benar. Sekda melakukan pembinaan, karena Sekda adalah pembina kepegawaian Pemprov Bali,” ujar Koster saat dikonfirmasi, Minggu (21/9).

Dalam kesempatan lain, Koster menegaskan bahwa donasi yang dimaksud bukan kewajiban, melainkan bentuk gotong royong yang sifatnya sukarela.

“Itu dana gotong royong sukarela. Itu inisiatif gotong royongan ada masalah bencana,” jelas Koster usai menyerahkan bantuan sosial untuk korban banjir di Pasar Badung dan Pasar Kumbasari, Kamis (18/9).

Ia menyebut musim hujan yang diperkirakan berlangsung dari November 2025 hingga Februari 2026 berpotensi menimbulkan bencana serupa. Karena itu, semangat gotong royong perlu dijaga.

Baca Juga:  WNA AS Buka Kelas Seks Privat di Bali, Peserta Bayar Rp116 Juta

“Ini (donasi) sukarela, kalau mau ikut silakan, nggak juga nggak apa-apa,” tegasnya.

Soal Nominal Donasi

Terkait besaran sumbangan yang ramai dibicarakan, Koster menyebut hal itu lumrah, karena setiap ASN memiliki pendapatan berbeda.

“Wajar dong, ada yang hasilnya (pendapatan gaji) banyak, (seperti) kepala dinas. Seperti saya Rp50 juta ngasi. Kan kerelaan aja. Kalau nggak segitu juga nggak apa-apa, kalau nggak juga nggak ada masalah,” katanya.

Ia bahkan menyebut Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, diminta menyumbang minimal Rp25 juta. Namun Koster menegaskan bahwa donasi ini tidak perlu diatur melalui surat keputusan resmi.

Latar Belakang Polemik

Beberapa hari sebelumnya, beredar tangkapan layar di grup WhatsApp lokal Bali yang menyebut adanya kewajiban donasi bagi korban banjir. Pesan tersebut diduga berasal dari Kepala Dinas Pendidikan melalui grup Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

Baca Juga:  Heboh Guru se-Bali Diminta Donasi Banjir, Gubernur Koster: Wajar Dong

Dokumen yang tersebar berisi rincian nominal sumbangan sesuai jabatan, di antaranya:

  • Kepala sekolah: Rp1,250 juta
  • Guru ahli madya: Rp1 juta
  • Guru ahli muda: Rp500 ribu
  • Guru ahli pertama: Rp300 ribu
  • Guru ahli utama: Rp1,250 juta
  • Jafung muda: Rp1,100 juta
  • Staf golongan I: Rp100 ribu
  • Staf golongan II: Rp200 ribu
  • Staf golongan III: Rp300 ribu
  • PPPK: Rp150 ribu

Meski demikian, Gubernur Koster kembali menegaskan bahwa sumbangan tersebut tidak bersifat wajib.

“Itu dana gotong royong sukarela, boleh ikut atau tidak,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).

Ia menambahkan, adanya besaran minimal hanya sebagai bentuk kewajaran sesuai kemampuan masing-masing ASN.

“Iya wajar dong, ada yang hasilnya banyak, kayak kepala dinas, kayak saya,” pungkas Koster.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bali Dewa Made Indra Donasi ASN Sekda Bali Wayan Koster
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.