Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pulau Sebatik Bikin Heboh: Sebagian Desa Indonesia Kini Masuk Malaysia

Kamis, 22 Januari 2026 21:24 WIB
Malam Jumat Kliwon

Malam Jumat Kliwon, Weton 23 Januari 2026: Arti dan Karakteristiknya

Kamis, 22 Januari 2026 19:37 WIB

Banjir Karangligar Karawang Bukan Lagi Masalah Sementara, Dedi Mulyadi Punya Solusi Radikal

Kamis, 22 Januari 2026 19:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pulau Sebatik Bikin Heboh: Sebagian Desa Indonesia Kini Masuk Malaysia
  • Malam Jumat Kliwon, Weton 23 Januari 2026: Arti dan Karakteristiknya
  • Banjir Karangligar Karawang Bukan Lagi Masalah Sementara, Dedi Mulyadi Punya Solusi Radikal
  • Tingginya PHK di Jabar, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas SDM dan Koneksi Ordal
  • 26.968 PPPK Paruh Waktu di Jabar Belum Terima Upah, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan
  • Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Pejabat Pemkab Bekasi Jadi Korban
  • Jadi Beban! Dedi Mulyadi Ungkap 9 BUMN Nunggak Utang Rp3,7 Triliun ke BJB
  • Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026: Benarkah Ada Penyesuaian Februari Ini?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Januari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Herman: ASN Korpri Jabar Motor Penggerak Pembangunan

By SusanaSabtu, 30 November 2024 04:00 WIB2 Mins Read
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memimpin upacara HUT Ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2024 di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (29/11/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) merupakan salah satu komponen bangsa yang menggerakkan pembangunan nasional, termasuk di Jawa Barat.

Karena itu di usia yang ke 53 pada tahun 2024 ini, Sekda Provinsi Jabar Herman Suryatman mendorong Korpri Jabar sebagai motor penggerak pembangunan untuk terus memperkuat komitmen berkinerja baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jabar.

Termasuk dalam mendongkrak indikator makro pembangunan, mulai dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga prevalensi stunting.

“Kita masih punya banyak PR (pekerjaan rumah), seperti angka pengangguran terbuka (TPT), kemiskinan ekstrem, indeks gini rasio, sampai prevalensi stunting,” kata Herman Suryatman pada upacara HUT Ke-53 Korpri Tahun 2024 di halaman depan, Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (29/11/2024).

“(Jawa Barat) banyak capaian, tapi juga masih banyak PR karena itu mari kita rapatkan barisan. Jajaran Korpri Jabar harus jadi motor penggerak pembangunan, bagaimana satu tahun ke depan kita adakan lompatan pencapaian pembangunan di Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Para pemangku kepentingan di lingkup Pemda Provinsi Jabar tidak bisa bekerja sendiri.

Maka perlu bahu-membahu, gotong royong dengan spirit sabilulungan bersama stakeholders pembangunan lainnya mulai di tingkat kabupaten/kota, kecamatan sampai desa/kelurahan.

Sehingga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terhimpun di Korpri Jabar perlu bertindak sebagai agregator yang berperan mengorkestrasikan berbagai pihak hingga sistem dan potensi demi pembangunan yang progresif dan akseleratif.

“Capaian pembangunan Jawa Barat adalah agregat. Sehebat apa pun Jabar tanpa kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, juga tanpa komponen pembangunan lainnya tentu tidak bisa, maka harus bahu-membahu,” ucapnya.

“Hari ini dan ke depan, Korpri, ASN Jabar harus jadi agregator yang mampu mengagregasi seluruh potensi. Mari kita bersama mengikhtiarkannya,” kata Herman.

Lebih lanjut Herman menyebut tiga hal yang harus dimiliki ASN Jabar dalam menjalankan misi sebagai agregator pembangunan.

Pertama, ASN Jabar harus mengedepankan fungsi penelitian, keahlian untuk menganalisis sehingga dengan data yang baik, pengambilan keputusan diharapkan akan baik pula.

“Kedua, berbekal data yang dimiliki, ASN selanjutnya harus connecting the dots yakni memiliki kemampuan untuk menghubung-hubungkan,” ujarnya.

Termasuk dengan unsur Pentahelix, ASN Jabar perlu menerapkan spirit kolaborasi menghadirkan inovasi dalam pembangunan maupun pelayanan publik.

Ketiga, lanjut Herman, tak kalah penting adalah skill yang perlu dimiliki ASN Korpri Jabar, yaitu interpersonality skill atau kemampuan komunikasi yang baik.

“Paling tidak di akhir tahun ini asah kemampuan komunikasi, optimalkan pada 2025,” imbaunya.

“Sampai setahun ke depan kesejahteraan masyarakat Jabar dapat meningkat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Herman Suryatman Korpri Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pulau Sebatik Bikin Heboh: Sebagian Desa Indonesia Kini Masuk Malaysia

Banjir Karangligar Karawang Bukan Lagi Masalah Sementara, Dedi Mulyadi Punya Solusi Radikal

Tingginya PHK di Jabar, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas SDM dan Koneksi Ordal

26.968 PPPK Paruh Waktu di Jabar Belum Terima Upah, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan

Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Pejabat Pemkab Bekasi Jadi Korban

Jadi Beban! Dedi Mulyadi Ungkap 9 BUMN Nunggak Utang Rp3,7 Triliun ke BJB

Terpopuler
  • Rekomendasi Makan Malam di Subang, dari Saung Sunda hingga Rest Area Favorit
  • Panduan Kuliner Sukabumi: 5 Sajian Khas yang Melegenda dan Hits
  • 23 Paskal Hadirkan Bandung Starts Here, Rumah Baru untuk Komunitas Bandung
  • Viral! Video Diduga Ricky Harun Karaoke Bareng LC Jadi Sorotan Publik
  • Bak Cerita Dongeng, Perjalanan Hidup Michael O dari Manusia Silver ke Model Profesional
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2026
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.