Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Masuk Periode Berat, Marc Klok Minta Pemain Jaga Fisik dan Mental

Minggu, 27 September 2026 11:02 WIB

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Minggu, 27 September 2026 10:38 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 27 September 2026 Stabil, 1 Gram Tembus Rp2,61 Juta

Minggu, 27 September 2026 10:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Masuk Periode Berat, Marc Klok Minta Pemain Jaga Fisik dan Mental
  • Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini
  • Harga Emas Antam Hari Ini 27 September 2026 Stabil, 1 Gram Tembus Rp2,61 Juta
  • Kisah Pahit Manis Rahmat Erwin: Dulu Kurang Diperhatikan, Kini Jadi Pahlawan Emas Indonesia
  • Jadwal & Cara Cair Bansos PKH-BPNT Tahap IV 2026: Simak Syarat dan Dokumen yang Wajib Dibawa!
  • Jangan Cuma Puncak! Ini 15 Destinasi Wisata Cianjur Paling Hits dari Air Terjun hingga Pantai Eksotis
  • 3 Tempat Nongkrong Hits di Cianjur Terbaru 2026, Menu Lezat Harga Mulai Belasan Ribu!
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Herman Janji Telusuri Dugaan Doxing Aktivis Demokrasi oleh IG Diskominfo Jabar

By Aga GustianaKamis, 17 Juli 2025 19:49 WIB3 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman
Sekda Jabar, Herman Suryatman. (Foto: bukamata.id/Rafki R)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menanggapi laporan dugaan serangan digital terhadap aktivis demokrasi sekaligus Direktur Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati. Serangan digital yang dialami Neni diduga melibatkan akun Instagram resmi milik Diskominfo Jawa Barat.

Menanggapi hal tersebut, Herman menyatakan akan segera melakukan pengecekan lebih lanjut. “Nanti saya cek dulu, saya mau ketemu sama Kadiskominfo,” ujar Herman kepada awak media, Kamis (17/7/2025).

Saat ditanya mengenai bagaimana Pemerintah Provinsi merespons kritik dari masyarakat, Herman menegaskan bahwa masukan dan saran merupakan bagian penting dalam proses demokrasi di Jawa Barat.

“Ya nggak apa-apa, masukan, kritik, saran, saya kira itu suplemen bagi kami. Dan Pak Gubernur, Pak Wagub, itu semua membuka diri terhadap kritik, saran. Yang penting Jawa Barat istimewa,” jelasnya.

Baca Juga:  Murur di Muzdalifah Pertimbangkan Hukum Fikih, Pemprov Jabar: Demi Keselamatan Jemaah

Ia menambahkan, pembangunan di Jawa Barat merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. “Dan Jawa Barat istimewa itu berjuang bersama, semua pemangku kepentingan bahu membahu,” tambahnya.

Aktivis DEEP Laporkan Doxing dan Peretasan

Sebelumnya, Neni Nur Hayati dalam pernyataan tertulis pada Kamis (17/7/2025) mengaku menjadi korban doxing dan serangan digital yang berlangsung intens selama dua hari, yakni pada 15 dan 16 Juli 2025.

“Saya, Neni Nur Hayati, Aktivis Demokrasi sekaligus Direktur Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, dalam waktu dua hari ini, tertanggal 15–16 Juli 2025, saya mendapatkan serangan serius melalui akun digital Instagram @neni1783 dan akun TikTok @neninurhayati36 yang tidak ada hentinya,” ungkap Neni.

Baca Juga:  Dukung Penuh Cycling de Jabar 2024, Bukti Komitmen bank bjb Gerakkan Ekonomi dan Pariwisata Jabar

Menurutnya, serangan tersebut tak hanya bersumber dari akun anonim, tetapi juga diduga melibatkan akun resmi pemerintah. Ia menyoroti unggahan ulang dari akun-akun resmi seperti @jabarprovgoid, @humas_jabar, dan @jabarsaberhoaks yang menyertakan narasi bernada menghakimi dan memuat foto pribadinya tanpa izin.

Neni menjelaskan bahwa polemik bermula dari unggahan video di TikTok pada 5 Mei 2025, yang membahas fenomena penggunaan buzzer dalam politik. Ia menekankan bahwa konten tersebut bersifat umum dan tidak ditujukan kepada kepala daerah tertentu.

“Dalam video tersebut, saya sama sekali tidak menyebut Gubernur Jawa Barat secara khusus yakni Kang Dedi Mulyadi. Video tersebut general untuk seluruh kepala daerah yang terpilih pada Pemilihan Serentak 2024,” jelasnya.

Neni menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bersifat konstruktif dan tidak bermaksud menyerang secara personal. “Saya tidak melakukan penyerangan secara pribadi, sebab yang saya kritisi adalah kebijakannya,” tambahnya.

Baca Juga:  Sudah Baikan, Ini Akar Masalah Wagub Erwan-Sekda Herman di Jabar

Namun, ia mengaku kecewa dengan langkah Diskominfo Jabar yang memublikasikan fotonya tanpa izin. “Saya tentu sangat menyayangkan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memposting foto saya tanpa seizin, menafsirkan secara sepihak, menghakimi dan disebarluaskan melalui akun resmi Diskominfo,” ujarnya.

Lebih lanjut, Neni mengungkap bahwa selain menjadi korban doxing, ia juga mengalami peretasan akun dan pengintaian aktivitas digital. Ia menyebut tengah menyiapkan langkah hukum.

“Lagi siapkan tim kuasa hukum. Aku juga mengalami peretasan akun. Sekalian aku juga mau melakukan bantahan atas tuduhan yang disampaikan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Diskominfo Jabar Herman Suryatman Neni Nur Hayati Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029

Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras

Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bandung, Yoel Dorong Kader Turun hingga Akar Rumput

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.