Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku

Sabtu, 22 Agustus 2026 11:34 WIB
Ilustrasi begal

Teror Begal Celurit Sasar Pengendara di Indramayu, Dua Remaja Berhasil Diciduk Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 11:20 WIB

Tak Perlu Waktu Lama, Ini Alasan Utama Sandy Walsh Cepat Adaptasi di Persib Bandung

Sabtu, 22 Agustus 2026 10:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku
  • Teror Begal Celurit Sasar Pengendara di Indramayu, Dua Remaja Berhasil Diciduk Polisi
  • Tak Perlu Waktu Lama, Ini Alasan Utama Sandy Walsh Cepat Adaptasi di Persib Bandung
  • Siap-siap! Persib Bandung Rilis Pre-Order Jersey Anyar 2026/2027 via Aplikasi Digi Bank BJB
  • Punya Paspor AS, Tapi Hatinya Merah Putih! Kisah Silas Sims, Bocah Penakluk Dunia yang Bikin Bangga
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF Terbaru 22 Agustus 2026, Banjir Skin Senjata & Voucher Gratis
  • Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!
  • Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sempat Buron, Penganiaya Nenek di Cianjur Berhasil Ditangkap

By Aga GustianaRabu, 7 Mei 2025 09:51 WIB2 Mins Read
Seorang nenek di Cianjur dipukul warga usai dituding penculik. Video kejadian viral, Ahmad Sahroni ikut soroti. Korban alami lebam di wajah. Foto: Capture Instagram @AhmadSahroni.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Abdul Kohar (43), pelaku utama pemukulan terhadap Asyah (76), lansia asal Desa Bunikasih yang dituduh menculik anak, akhirnya berhasil ditangkap pihak kepolisian setelah sempat buron. Penangkapan dilakukan di sebuah gubuk yang terletak di tengah area pemakaman di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, menyatakan bahwa pelaku telah bersembunyi sejak Minggu malam (4/5/2025), tidak lama setelah aksi kekerasan terhadap korban terjadi.

“Setelah memukuli korban, pelaku melarikan diri ke wilayah Cibeber dan sempat membawa keluarganya ke rumah mertuanya. Ia kemudian bersembunyi di sebuah gubuk di area pemakaman tak jauh dari sana. Setelah kami menerima informasi keberadaannya, tim langsung diterjunkan dan berhasil mengamankannya,” ujar AKP Tono dalam keterangannya, Rabu (7/5/2025).

Dalam pemeriksaan, Abdul Kohar mengakui bahwa dialah yang paling banyak melakukan pemukulan terhadap korban, termasuk ke bagian dagu dan belakang kepala. Dengan tertangkapnya Kohar, polisi menyatakan bahwa seluruh pelaku dalam kasus ini telah berhasil ditahan.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Percepat Penanganan Bencana, 58 Titik Longsor Selesai Dibersihkan

“Kini dua tersangka telah kami amankan, yakni Ahmad dan Abdul Kohar. Keduanya dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama, dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” tambah Tono.

Baca Juga:  Cianjur Dikepung Bencana, Paling Banyak Pergerakan Tanah

Kasus ini menyita perhatian publik setelah video penganiayaan terhadap Asyah beredar luas di media sosial. Korban terlihat dipukul di bagian kepala oleh seorang pria, yang belakangan diketahui adalah salah satu tersangka.

Aksi tragis ini bermula saat Asyah pulang ke Kampung Legok, Desa Bunijaya, usai mencairkan dana pensiun suaminya di Sukabumi. Karena kelelahan, ia meminta bantuan seorang anak kecil untuk membantunya menapaki jalan menanjak. Namun anak tersebut tiba-tiba berlari meninggalkannya. Tak lama kemudian, muncul teriakan warga yang menuduh Asyah sebagai penculik anak.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Umumkan Hasil Tes DNA Pegi Setiawan Cianjur, Fix Bukan Anak Mantan Bupati

Tanpa mencari kebenaran informasi, sejumlah warga langsung mengerubungi dan menganiaya korban hingga babak belur, dengan luka lebam di wajah dan punggung.

Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu atau kabar yang belum terbukti kebenarannya, serta menyerahkan penanganan hukum kepada aparat yang berwenang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur penganiayaan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku

Ilustrasi begal

Teror Begal Celurit Sasar Pengendara di Indramayu, Dua Remaja Berhasil Diciduk Polisi

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.