Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 17 September 2026 05:00 WIB

Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak

Kamis, 17 September 2026 04:00 WIB

Tak Cuma 3 Poin! Persib Bawa Pulang Bonus Rp883 Juta Usai Menang atas FC Seoul

Kamis, 17 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya
  • Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak
  • Tak Cuma 3 Poin! Persib Bawa Pulang Bonus Rp883 Juta Usai Menang atas FC Seoul
  • Menjelajah Kelezatan Karawang: 10 Wisata Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Rekomendasi Kuliner Legendaris Garut: 4 Tempat Makan Ikonik yang Wajib Dicoba
  • Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia
  • Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two
  • Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Shin Tae-yong Dipecat, Pengamat: Timnas dalam Fase Kritis

By Putra JuangSelasa, 7 Januari 2025 15:00 WIB2 Mins Read
Pelatih Persija Jakarta,, Shin Tae-yong. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ikut menyoroti diberhentikannya Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia.

Sekretaris LPO PP Muhammadiyah, Fajar Junaedi mengatakan, Timnas Indonesia saat ini sedang dalam posisi kritis, lantaran timnas masih memiliki sisa pertandingan di Putaran Ketiga Piala Dunia 2026.

“Mengganti pelatih berarti butuh waktu itu adaptasi para pemain dengan pelatih. Pelatih baru tidak memiliki banyak waktu untuk adaptasi dengan pemain karena Indonesia akan berjumpa Australia dan Bahrain pada Maret 2025 nanti,” ucap Fajar, dikutip laman Muhammadiyah, Selasa (7/1/2025).

Sebagai Dosen Ilmu Komunikasi UMY, Fajar menjelaskan, dalam kajian ilmu komunikasi, pertemuan orang baru akan berhadapan dengan ketidakpastian, yang disebut dengan Uncertainty Reduction Theory.

Baca Juga:  STY Beberkan Alasan Libya dan Irak Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia

“Menurut teori ini, ada dua jenis ketidakpastian yang muncul ketika individu saling berinteraksi, yaitu ketidakpastian kognitif dan ketidakpastian perilaku,” jelas Fajar yang juga pengamat sepak bola ini.

Ketidakpastian kognitif berkaitan dengan keyakinan, pengetahuan, dan informasi seseorang mengenai orang lain pada saat berinteraksi. Sedangkan ketidakpastian perilaku berkaitan pada bagaimana individu memperkirakan perilaku yang akan diambilnya ketika berinteraksi pada situasi tertentu.

Baca Juga:  Erick Thohir Beri Peringatan Keras! Kemenangan Telak Timnas Indonesia atas Kamboja Belum Ada Artinya

Selain itu, pemain akan berhadapan dengan pelatih baru. Tentu butuh waktu untuk mengurangi ketidakpastian kognitif dan perilaku dalam proses komunikasi antara pemain dan pelatih.

“Faktor internal ini akan berkelindan dengan faktor eksternal, yaitu tekanan media dalam berbagai narasi dan framing pemberitaan, serta tekanan publik di berbagai platform media sosial,” ungkapnya.

“STY selama ini adalah sosok media darling yang dicintai media dan publik. Pelatih baru, siapapun orangnya, akan menghadapi tantangan internal dan eksternal ini,” tambahnya.

Baca Juga:  Rotasi Besar-besaran: Timnas Indonesia Turunkan Skuad Berbeda Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026

Dalam perspektif komunikasi, kata Fajar, bisa merujuk pada teori mindfulness, yaitu proses dimana seseorang secara sadar mengelola anxiety dan uncertainty terhadap orang lain dalam sebuah situasi komunikasi.

“Komunikasi efektif salah satunya sangat ditentukan oleh apakah seseorang mindful atau mindless dalam mengelola anxiety dan uncertainty. Pelatih baru dan para pemain bisa mengedepankan mindfulness untuk mengurangi ketidakpastian yang ada,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Piala Dunia 2026 Shin Tae yong Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak

Tumbang Lawan Juventus, Jay Idzes Diprediksi Naik Meja Operasi dan Lewati ASEAN Cup 2026

Ganas! Maarten Paes Tampil Penuh, Ajax Bantai Willem II 5-1, Nathan Tjoe-A-On Jadi Lawan

Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia

Pekan Ketiga Super League Memanas! Persib ke Jepara, Persija Kontra Java United

Prediksi Ipswich vs Arsenal di Piala EFL: The Gunners Diprediksi Menang Mudah?

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.