bukamata.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa pemerintah akan merekrut lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai pegawai baru di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mulai tahun depan.
Kebijakan ini diambil untuk memperkuat kebutuhan tenaga lapangan yang selama ini dinilai masih kurang.
“Bea Cukai kan perlu tenaga lapangan. Sudah terlihat petugas kita di mana-mana, dan sebagian kekurangan orang. Karena itu, kita akan merekrut 300 lulusan SMA dari seluruh Indonesia,” ujar Purbaya, Sabtu (15/11/2025).
Menurutnya, komposisi pegawai Bea Cukai tidak boleh hanya berisi tenaga teknis. Kebutuhan operasional di lapangan menuntut hadirnya lebih banyak pegawai yang memiliki kapasitas fisik dan fleksibilitas untuk menjalankan tugas di berbagai wilayah.
“Bea Cukai itu butuh tenaga lapangan. Jangan semua tenaga teknis, harus ada yang menjalankan fungsi pengawasan di lapangan,” tegasnya.
Rekrutmen Tidak Hanya dari SMA, STAN Juga Dibuka
Selain membuka peluang untuk lulusan SMA, Menkeu juga menegaskan bahwa pihaknya akan merekrut 279 lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN untuk memenuhi kebutuhan pegawai teknis.
Dengan begitu, rekrutmen CPNS Kemenkeu 2026 akan dibuka secara hybrid, yakni melalui jalur umum dan jalur sekolah kedinasan.
“Saya pikir akan terbuka hybrid. Ada STAN, ada juga luar STAN,” ucapnya.
Kebijakan rekrutmen ini telah tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2025–2029.
Kemenkeu Kekurangan Pegawai, Banyak yang akan Pensiun
Berdasarkan data Human Resources Information System (HRIS) per 31 Desember 2024, Kemenkeu mencatat proyeksi 5.738 pegawai akan memasuki masa pensiun pada periode 2025–2029.
Selain itu, tren turnover rate selama tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa 2.010 pegawai diperkirakan keluar karena alasan selain pensiun dalam lima tahun mendatang.
Dengan kondisi tersebut, jumlah pegawai Kemenkeu diprediksi hanya akan mengalami pertumbuhan tipis yaitu 0,01% hingga 0,50% per tahun sepanjang 2025–2029. Evaluasi kebutuhan SDM akan dilakukan secara berkala agar tetap sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











