Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Catat! 5 Tempat Kuliner di Bandung Ini Punya Menu Unik, Cocok Buat Wisata Kuliner

Rabu, 14 Oktober 2026 05:00 WIB

Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!

Rabu, 14 Oktober 2026 04:00 WIB
Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Catat! 5 Tempat Kuliner di Bandung Ini Punya Menu Unik, Cocok Buat Wisata Kuliner
  • Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!
  • Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026
  • Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan
  • Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siapa Sebenarnya Abu Janda? Lulusan Inggris yang Jadi Buzzer Pro-Israel dan Tukang Potong Bicara

By SusanaRabu, 11 Maret 2026 13:36 WIB5 Mins Read
Abu Janda. Foto: Instagram @permadiaktivis2.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kehebohan di televisi pada Selasa, 10 Maret 2026, kembali menyorot sosok Permadi Arya, atau yang lebih dikenal publik sebagai Abu Janda.

Dalam diskusi tentang perang Amerika Serikat-Israel dan Iran bersama Feri Amsari dan Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti, Abu Janda menjadi pusat perhatian karena sikapnya yang vokal dan kadang agresif.

Namun, untuk memahami siapa sebenarnya Abu Janda, kita perlu menelisik perjalanan hidupnya yang panjang dan berlapis.

Perjalanan Hidup dan Pendidikan

Abu Janda lahir dengan nama asli Heddy Setya Permadi di Cianjur, Jawa Barat, pada 14 Desember 1973. Sejak muda, ia menunjukkan ketertarikan pada teknologi dan ekonomi.

Ia melanjutkan pendidikan ke Singapura, menempuh Diploma Ilmu Komputer di Informatics IT School pada 1997, dan kemudian memperoleh Sarjana Business & Finance dari University of Wolverhampton, Inggris, pada 1999.

Pendidikan ini menjadi fondasi intelektual yang kelak membantunya membangun pengaruh di dunia digital dan media sosial.

Karier Profesional dan Awal Aktivitas Publik

Setelah menamatkan pendidikan, Abu Janda menekuni karier profesional selama lebih dari satu dekade. Ia bekerja di perusahaan sekuritas, bank swasta, hingga tambang batu bara.

Pengalaman tersebut membekali dirinya dengan kemampuan manajemen, komunikasi, dan strategi, yang kemudian diterapkan dalam aktivitasnya di media sosial.

Pada 2015, ia memulai kiprah sebagai aktivis digital dengan nama Abu Janda, menggunakan tagline “Melawan Teror dengan Humor”. Kontennya yang provokatif dan kontroversial membuat namanya cepat dikenal, terutama di kalangan pengguna media sosial yang aktif mengikuti isu politik dan sosial.

Abu Janda dan Dunia Politik

Ketika Pemilihan Presiden 2019 berlangsung, Abu Janda bergabung sebagai tim sukses Joko Widodo. Namun, pada 2023, ia beralih mendukung Prabowo Subianto dan bergabung dalam Rumah Besar Relawan Prabowo 08.

Langkah ini menunjukkan fleksibilitas politiknya, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai influencer politik yang berani menyuarakan opini kontroversial.

Kontroversi dan Dukungan Pro-Israel

Abu Janda menjadi sorotan karena sikap vokal mendukung kebijakan Israel, yang memunculkan kritik dari berbagai pihak. Pada diskusi 10 Maret 2026, ia menolak klaim sejarah Palestina dan Indonesia, bersikap agresif terhadap narasumber, serta menggunakan kata-kata kasar.

  • Pernah bekerja sebagai buzzer politik
  • Aktif dalam kampanye pro-Israel menurut komentar warganet dan pengamat media sosial
  • Kontroversial karena gaya debat yang arogan dan sering memotong lawan bicara

Sikapnya ini menimbulkan perdebatan panas di media sosial, terutama di Instagram dan Twitter, dengan netizen menyoroti perilakunya sebagai buzzer kontroversial.

Kehidupan Pribadi

Di balik kontroversi, Abu Janda adalah sosok keluarga. Ia menikah dengan Wynona Riesa, perempuan keturunan Inggris-Indonesia, pada 2021. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai seorang anak perempuan bernama Zara.

Kehidupan pribadinya relatif tertutup, namun tetap menjadi perhatian publik karena latar belakang istrinya yang multikultural dan statusnya sebagai figur media sosial kontroversial.

Abu Janda Ngamuk Saat Diskusi

Ketegangan bermula ketika Feri Amsari menyoroti langkah Prabowo Subianto yang bergabung dengan Board of Peace (BOP) yang didirikan oleh Donald Trump. Menurut Feri, keikutsertaan Israel dalam organisasi tersebut menunjukkan ketidaketisan langkah itu, mengingat sejarah konflik Palestina-Israel.

Feri juga mengingatkan jasa Palestina terhadap Indonesia, menyebut bahwa Palestina termasuk negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1945.

Mendengar pernyataan tersebut, Abu Janda langsung bersikap keras:

“Hutang apaan bangsa kita kemerdekaan Palestina, hutang apaan bang? Jangan ngaco! Gue kasih tau ya, biar lo tau. Ada hoax yang bilang katanya, Palestina negara pertama yang ngakui kemerdekaan Indonesia itu hoax.”

Feri menanggapi dengan tenang, menegaskan bahwa Abu Janda salah memahami sejarah:

“Semangat betul dengan salahnya. Yang memberikan sumbangan kepada Agus Salim adalah bangsawan Palestina untuk bergerak di Timur Tengah dalam kampanye kemerdekaan, itu bukan hoaks.”

Situasi semakin memanas ketika Abu Janda menggunakan kata kasar seperti ‘anjir’ dan memotong pembicaraan.

Aiman Witjaksono Usir Abu Janda

Melihat diskusi yang tidak kondusif, Aiman Witjaksono sebagai pemandu acara akhirnya mengambil tindakan tegas.

Aiman menegur Abu Janda:

“Engga boleh, engga boleh, kalau Anda tidak bisa tertib, keluar! Keluar.. Keluar….”

Abu Janda pun memilih meninggalkan studio, namun sempat melontarkan makian kepada Feri Amsari:

“Elu yang lebih toll goblk.”

Sikap tegas Aiman mendapat apresiasi publik, karena berhasil menjaga ketertiban diskusi tanpa kehilangan kontrol terhadap situasi.

Komentar Publik

Reaksi warganet di kolom komentar Instagram @suaraakarrumputt pada Rabu (11/3/2026) mencerminkan rasa kaget dan kritik terhadap sikap Abu Janda:

“@tyo***: Terimakasih Bang @feriamsari dan Bang @aimanwitjaksono, karena orang kaya gitu ga cocok di kasih panggung.”

“@nem***: Ada hikmahnya di kasih panggung supaya orang tau kualitas dia gimana, aktifis tapi orang ngomong di potong.”

“@and***: jelek amat adab & sikapnya, keliatan bohongnya, buzzer Israel.”

“@pro***: definisi mempermalukan diri sendiri, beliau Bang Feri Amsari sangat cerdas berintegritas.”

Profil Singkat Aiman Witjaksono

Keberanian Aiman turut menjadi sorotan netizen atas keberanian dan ketegasannya dalam mengusir Abu Janda. Sebagai informasi, Aiman Witjaksono lahir di Jakarta, 8 Juli 1978. Ia memulai karir jurnalistik di RCTI, kemudian bergabung dengan Kompas TV dan memiliki acara sendiri bertajuk AIMAN.

Aiman dikenal tegas dan lugas, serta sering meraih penghargaan seperti Presenter Berita Terbaik Panasonic Gobel Awards 2018.

Pendidikan Aiman mencakup STT Telkom dan FISIP Universitas Indonesia, dengan pengalaman luas sebagai reporter, news anchor, dan dosen ilmu komunikasi. Dalam kasus Abu Janda, Aiman menunjukkan ketenangan dan keberanian menjaga kualitas diskusi publik.

Penutup

Abu Janda adalah sosok kompleks: berpendidikan tinggi, memiliki karier profesional yang mapan, namun menjadi kontroversial karena aktivitasnya di media sosial.

Keberaniannya bersuara kadang berbenturan dengan norma diskusi publik, dan peristiwa 10 Maret 2026 menjadi bukti nyata bagaimana opini dan perilaku bisa memicu reaksi luas.

Di sisi lain, sikap tegas Aiman Witjaksono dan ketenangan Feri Amsari memperlihatkan profesionalisme menghadapi sosok kontroversial seperti Abu Janda, sekaligus mengedukasi publik tentang pentingnya etika debat dan kendali diri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.