Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi isi BBM

Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat

Sabtu, 4 April 2026 11:23 WIB

Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two

Sabtu, 4 April 2026 11:18 WIB

Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram

Sabtu, 4 April 2026 10:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
  • Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!
  • Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis
  • Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!
  • Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Synthia Frisilla Putri: Mojang Bandung yang Bertahan di Tengah Tekanan, Kamu Harus Tahu Caranya

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 5 Februari 2026 08:10 WIB3 Mins Read
Sintia Priscilla Putri. (Foto: dok Pribadi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di salah satu sudut Kota Bandung, tepatnya di Hotel Zest, Kamis (5/2/2026), Synthia Frisilla Putri berbagi cerita tentang fase hidup yang sedang ia jalani. Lulusan Universitas Islam Bandung (Unisba), Fakultas Syariah, ini tengah berada di persimpangan penting: menutup peran sebagai mahasiswa dan mempersiapkan diri menapaki dunia kerja sebagai fresh graduate.

“Saat ini saya sedang mempersiapkan diri untuk wisuda, sekaligus menata CV dan portofolio sebagai langkah awal sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja,” ujar Synthia membuka perbincangan.

Di mata orang-orang terdekatnya, Synthia dikenal sebagai pribadi yang pekerja keras, percaya diri, mandiri, dan memiliki tujuan yang jelas. Ia mengakui, ada satu kebiasaan unik yang melekat dalam dirinya ia tak betah berada dalam kondisi tanpa aktivitas.

“Kalau sedang tidak punya kegiatan, saya justru overthinking. Karena itu saya selalu berusaha mencari kesibukan dan memanfaatkan peluang yang ada,” katanya.

Baca Juga:  Kronologi Lengkap Remaja Tewas di The Kings Bandung, Diduga Terjatuh dari Lantai 11

Belajar Bertahan di Tengah Padatnya Aktivitas

Synthia mengenang salah satu fase paling berkesan dalam hidupnya terjadi saat kuliah, khususnya pada semester empat hingga enam. Di masa itu, ia harus membagi waktu antara kuliah, bekerja, organisasi, hingga kegiatan daring sebagai bagian dari Duta Inspirasi Indonesia.

“Pagi sampai siang kuliah, siang ke sore kerja, sore sampai malam kembali ke kampus untuk organisasi. Di waktu yang sama, ada kegiatan daring yang juga berjalan malam hari,” tuturnya.

Fase tersebut menjadi titik penting yang mengajarkannya tentang komitmen, manajemen waktu, dan ketahanan diri. Bagi Synthia, masa itu bukan sekadar tentang sibuk, melainkan proses mengenal batas dan kemampuan diri.

Dari Ragu Jadi Optimis

Saat ini, Synthia merasa berada di fase penutupan dan persiapan—menutup peran sebagai mahasiswa, sekaligus menyiapkan langkah hidup berikutnya yang lebih terarah.

“Saya ingin benar-benar memaksimalkan langkah ke depan. Apa yang mau saya ambil, dan apa saja yang harus dipersiapkan,” ujarnya.

Baca Juga:  BRI Life Bersinergi dengan Dua RS di Bandung Guna Hadirkan Pelayanan Prima

Salah satu pencapaian yang paling bermakna baginya adalah saat mengikuti Impact Friender Challenge. Meski datang tanpa latar belakang ekonomi dan minim pemahaman soal perencanaan dampak, Synthia bersama timnya belajar dari nol hingga akhirnya berhasil masuk tiga besar.

“Itu jadi salah satu target pribadi yang berhasil saya capai di 2025,” katanya dengan nada syukur.

Namun di balik pencapaian tersebut, Synthia menegaskan bahwa perjuangan sering kali tak terlihat publik. Tekanan, air mata, dan kelelahan menjadi bagian dari proses yang jarang diketahui orang.

“Orang mungkin melihat dari media sosial saja. Tapi di balik layar, selalu ada tangisan. Meski begitu, saya selalu percaya semua perjuangan akan membuahkan hasil,” ucapnya.

Menariknya, Synthia mengaku hampir tak pernah ragu pada diri sendiri. Keyakinan pada proses menjadi pegangan utama yang membuatnya terus melangkah.

Baca Juga:  Viral! Ratusan Anggota Ormas Terlibat Kericuhan di Bandung

“Saya percaya setiap hal punya waktunya masing-masing untuk berbuah,” katanya.

Bandung, Kota Bertumbuh dan Bertarung

Bagi Synthia, Bandung bukan sekadar kota tempat menuntut ilmu. Kota ini menjadi ruang bertumbuh, tempat jatuh dan bangkit, sekaligus medan perjuangan.

“Hampir semua momen penting dalam hidup saya terjadi di Bandung. Di sini proses pendewasaan saya dimulai,” tuturnya.

Ia menyebut Bandung sebagai kota yang “mengerti perjuangan” memberi ruang untuk berproses tanpa tuntutan harus selalu sempurna.

“Bandung lebih sering jadi tempat bertarung. Tapi di saat yang sama, juga jadi tempat pulang yang mengajarkan ketahanan dan penerimaan,” katanya.

Menutup ceritanya, Synthia menyampaikan pesan bagi siapa pun yang tengah berjuang di Kota Bandung.

“Bertahanlah, walaupun prosesnya tidak mudah. Tidak perlu terburu-buru, asal tetap berjalan dan berusaha menjadi satu persen lebih baik setiap hari. Setiap perjuangan pasti membuahkan hasil dan tidak akan sia-sia,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Alumni Unisba bandung Fresh Graduate mojang Bandung Sintia Priscilla Putri Unisba
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi isi BBM

Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat

Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram

Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun

Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!

Game Free Fire

Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis

Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.