bukamata.id – Kabar mengejutkan datang dari markas Persib Bandung. Unggahan perpisahan Layvin Kurzawa di akun media sosial pribadinya langsung memicu gelombang spekulasi di kalangan Bobotoh. Banyak yang menduga bek kelas dunia tersebut akan segera mengakhiri masa baktinya di Kota Kembang setelah hanya merumput selama setengah musim.
Di tengah riuhnya isu yang beredar, pihak manajemen Persib Bandung akhirnya memberikan klarifikasi resmi mengenai status sang pemain.
Status Kontrak dan Masa Depan yang Menggantung
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa sejak kedatangannya, mantan bintang Paris Saint-Germain (PSG) ini memang diikat dengan kontrak jangka pendek berdurasi lima bulan, yang akan berakhir tepat di penghujung musim 2025/2026.
Saat ditemui di Gedung DPRD Jawa Barat pada Rabu (3/6/2026), Adhitia menjelaskan posisi klub saat ini:
“Kurzawa ya karena memang kontraknya kan hanya 5 bulan, setengah musim. Dan memang sekarang masih sebetulnya diskusi juga masih berjalan terus dengan Igor,” ungkap Adhitia.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa pintu negosiasi sebenarnya belum benar-benar tertutup. Keputusan akhir mengenai apakah Kurzawa akan memperpanjang kontrak atau hengkang sepenuhnya bergantung pada hasil evaluasi pelatih kepala, Igor Tolic.
Dampak Besar Kurzawa di Luar Lapangan
Meskipun masa depannya belum dipastikan, manajemen Pangeran Biru tidak menampik bahwa kontribusi pemain berusia 33 tahun ini melampaui statistik di atas lapangan hijau. Pengalaman segudang di kancah sepak bola Eropa dinilai telah mengubah wajah ruang ganti Persib secara signifikan.
Adhitia bahkan menyebut sosok Kurzawa bukan sekadar pemain yang mengejar gol atau assist, melainkan sosok mentor bagi para pemain muda.
“Kontribusi dia tuh di dalam dan di luar lapangan tuh berasa banget lah buat kami lah gitu. Kontribusi itu kan enggak cuma sekadar main di lapangan, nge-golin dan assist ya,” tambahnya.
Budaya profesionalisme yang dibawa Kurzawa menjadi nilai tambah yang paling berharga bagi skuad Maung Bandung. Ia memperkenalkan pola pikir atlet kelas dunia kepada para pemain lokal.
“Kontribusi juga memberikan kultur dan pendidikan yang bagus di dalam dressing room. Dia kan bawa kultur Eropa yang bagus tuh di dressing room kita. Sehingga pemain-pemain muda kita juga punya pemahaman yang bagus, di Eropa tuh kayak gini mindset-nya, cara berpikirnya dan segala macam,” jelas Adhitia.
Keputusan Akhir di Tangan Pelatih
Manajemen Persib memilih untuk bersikap tenang dan tidak ingin gegabah. Diskusi mendalam antara manajemen dan tim pelatih akan menjadi penentu apakah sang bek kiri akan terus berkostum biru musim depan.
“Jadi ya nanti kita lihat lah setelah ngobrol sama Igor lah. Pokoknya tunggu dulu hari Jumat, ketemu Igor, nanti saya akan kabari segera,” tutup Adhitia.
Kini, Bobotoh hanya bisa menantikan pengumuman resmi yang dijanjikan manajemen dalam waktu dekat. Apakah Kurzawa akan tetap bertahan, atau justru ini menjadi akhir dari perjalanan manisnya di Indonesia?
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










