Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi

Kamis, 18 Juni 2026 22:00 WIB

Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton

Kamis, 18 Juni 2026 21:50 WIB

Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas

Kamis, 18 Juni 2026 21:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi
  • Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton
  • Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas
  • Link Live Streaming & Jadwal Piala Dunia Jumat 19 Juni 2026: Korsel Siap Hadapi Teror Tuan Rumah Meksiko
  • Ini Alasan Kemendagri Minta Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026
  • Kaosnya Oblong, Penyamarannya Blong: Gara-gara Salah Outfit? Intel di UMY Terciduk Instan!
  • Maung Bandung Bergerak Diam-Diam, Ini Daftar Calon Pemain Anyar Persib
  • Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siswa SMAN 6 Garut Tewas Diduga Akibat Perundungan, Gubernur Jabar Turun Tangan!

By SusanaJumat, 18 Juli 2025 11:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Meninggal Dunia
Ilustrasi Meninggal Dunia. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi menggemparkan dunia pendidikan di Jawa Barat. Seorang siswa kelas 10 SMAN 6 Garut berinisial P (16) ditemukan meninggal dunia di rumahnya dalam kondisi yang mengundang tanda tanya.

Dugaan kuat menyebutkan korban mengalami tekanan psikologis akibat perundungan di sekolah serta kabar dirinya tidak naik kelas.

Merespons serius kejadian ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) langsung mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan sementara Kepala SMAN 6 Garut, Dadang Mulyadi.

Langkah ini dilakukan demi menjamin proses investigasi berlangsung secara transparan dan objektif.

“Untuk mewujudkan rangkaian investigasi berjalan secara transparan, maka kepala sekolahnya kita nonaktifkan sementara sampai pemeriksaannya selesai,” ujar Kang Dedi melalui akun Instagram resminya @dedimulyadi71.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Targetkan Infrastruktur Seluruh Desa Jabar Rampung 2027!

Investigasi Melibatkan Banyak Pihak Sekolah

Gubernur KDM menyebut, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar telah ditugaskan melakukan investigasi menyeluruh. Pemeriksaan akan melibatkan kepala sekolah, wali kelas, guru BK, dan guru mata pelajaran, termasuk guru fisika yang disebut-sebut dalam pengakuan keluarga korban.

Meski sebelumnya sempat diupayakan jalan mediasi antara keluarga dan pihak sekolah, namun proses konsiliasi tidak membuahkan hasil. Kedua belah pihak sama-sama merasa benar atas versi masing-masing, hingga akhirnya investigasi menjadi jalan terbaik.

Baca Juga:  Program Jalan Desa Jabar Jadi Sorotan, DPRD Jatim Datang Belajar Langsung

“APBD ini adalah tools. Alat. Tujuannya satu: membuat rakyat sejahtera dan mendapatkan pelayanan publik yang layak, adil, dan berkualitas,” jelas KDM.

Wamen Pendidikan Imbau Tak Perkeruh Suasana

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, turut menyampaikan keprihatinannya. Seusai bertakziah ke rumah duka di Bayongbong, Fajar meminta seluruh pihak, termasuk netizen untuk menahan diri.

“Kami harap semua pihak, termasuk sekolah maupun aktivis media sosial, tidak memperkeruh suasana,” ujarnya, Rabu (16/7/2025).

Fajar menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan dalam dunia pendidikan. Ia juga mengapresiasi keterbukaan keluarga korban dalam proses komunikasi dan investigasi.

Baca Juga:  Program Barak Militer untuk Anak Nakal Dikritik, Dedi Mulyadi: Di Mana Letak Salahnya?

Kemendikbud Turunkan Tim Investigasi ke Garut

Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Garut sudah turun tangan menyelidiki kasus ini. Pemeriksaan menyasar aspek psikologis dan yuridis, yang kini masih dalam proses pendalaman.

Fajar menambahkan, kementerian tengah melakukan evaluasi terhadap efektivitas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah-sekolah. Meski 98 persen sekolah di Indonesia telah membentuk TPPK, namun efektivitasnya masih menjadi sorotan serius.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi garut kasus perundungan di sekolah siswa SMAN 6 Garut meninggal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi

Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton

Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas

Ini Alasan Kemendagri Minta Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Kaosnya Oblong, Penyamarannya Blong: Gara-gara Salah Outfit? Intel di UMY Terciduk Instan!

Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.