Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Pernah Terdaftar sebagai Penerima Bansos? Cek Lagi Status PKH dan BPNT Oktober 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 03:00 WIB

7 Sport Center di Bandung dengan Fasilitas Lengkap, Ada Kolam Renang hingga Padel

Sabtu, 17 Oktober 2026 02:00 WIB
Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

Sabtu, 17 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nama Pernah Terdaftar sebagai Penerima Bansos? Cek Lagi Status PKH dan BPNT Oktober 2026
  • 7 Sport Center di Bandung dengan Fasilitas Lengkap, Ada Kolam Renang hingga Padel
  • Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan
  • IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana
  • Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api
  • Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siswa SMAN 6 Garut Tewas Diduga Akibat Perundungan, Gubernur Jabar Turun Tangan!

By SusanaJumat, 18 Juli 2025 11:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Meninggal Dunia
Ilustrasi Meninggal Dunia. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi menggemparkan dunia pendidikan di Jawa Barat. Seorang siswa kelas 10 SMAN 6 Garut berinisial P (16) ditemukan meninggal dunia di rumahnya dalam kondisi yang mengundang tanda tanya.

Dugaan kuat menyebutkan korban mengalami tekanan psikologis akibat perundungan di sekolah serta kabar dirinya tidak naik kelas.

Merespons serius kejadian ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) langsung mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan sementara Kepala SMAN 6 Garut, Dadang Mulyadi.

Langkah ini dilakukan demi menjamin proses investigasi berlangsung secara transparan dan objektif.

“Untuk mewujudkan rangkaian investigasi berjalan secara transparan, maka kepala sekolahnya kita nonaktifkan sementara sampai pemeriksaannya selesai,” ujar Kang Dedi melalui akun Instagram resminya @dedimulyadi71.

Baca Juga:  Viral Emak-emak di Garut Pantau Aktivitas Galian dari Atas Bukit, Lapor ke Dedi Mulyadi

Investigasi Melibatkan Banyak Pihak Sekolah

Gubernur KDM menyebut, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar telah ditugaskan melakukan investigasi menyeluruh. Pemeriksaan akan melibatkan kepala sekolah, wali kelas, guru BK, dan guru mata pelajaran, termasuk guru fisika yang disebut-sebut dalam pengakuan keluarga korban.

Meski sebelumnya sempat diupayakan jalan mediasi antara keluarga dan pihak sekolah, namun proses konsiliasi tidak membuahkan hasil. Kedua belah pihak sama-sama merasa benar atas versi masing-masing, hingga akhirnya investigasi menjadi jalan terbaik.

Baca Juga:  Pantauan Puncak Arus Mudik: dari Arah Bandung Menuju Garut Dialihkan ke Jalan Baru Kadungora

“APBD ini adalah tools. Alat. Tujuannya satu: membuat rakyat sejahtera dan mendapatkan pelayanan publik yang layak, adil, dan berkualitas,” jelas KDM.

Wamen Pendidikan Imbau Tak Perkeruh Suasana

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, turut menyampaikan keprihatinannya. Seusai bertakziah ke rumah duka di Bayongbong, Fajar meminta seluruh pihak, termasuk netizen untuk menahan diri.

“Kami harap semua pihak, termasuk sekolah maupun aktivis media sosial, tidak memperkeruh suasana,” ujarnya, Rabu (16/7/2025).

Fajar menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan dalam dunia pendidikan. Ia juga mengapresiasi keterbukaan keluarga korban dalam proses komunikasi dan investigasi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Minta Polri Terus Berbenah, Jangan Cepat Puas dengan Tingkat Kepuasan Publik

Kemendikbud Turunkan Tim Investigasi ke Garut

Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Garut sudah turun tangan menyelidiki kasus ini. Pemeriksaan menyasar aspek psikologis dan yuridis, yang kini masih dalam proses pendalaman.

Fajar menambahkan, kementerian tengah melakukan evaluasi terhadap efektivitas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah-sekolah. Meski 98 persen sekolah di Indonesia telah membentuk TPPK, namun efektivitasnya masih menjadi sorotan serius.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Pernah Terdaftar sebagai Penerima Bansos? Cek Lagi Status PKH dan BPNT Oktober 2026

Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana

Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api

Ilustrasi korupsi

Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka

Viral Petugas SPBU Menangis di Depan I Wayan Koster: Saya Bukan Robot, Pak!

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.