Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Garena Free Fire (FF)

Siap Booyah! Kode Redeem FF 17 April 2026: Klaim Bundle Arctic Blue dan Diamond Voucher Gratis Sekarang!

Jumat, 17 April 2026 01:00 WIB
Liga Champions

Skenario Final Ideal? Intip Jadwal Panas Semifinal Liga Champions: PSG vs Bayern & Atletico vs Arsenal

Kamis, 16 April 2026 21:28 WIB
peltih persib, bojan hodak

Sentilan Bojan Hodak: Di Eropa Klub Divisi 7 Punya Lapangan Sendiri, Persib Harus Lebih Profesional!

Kamis, 16 April 2026 21:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap Booyah! Kode Redeem FF 17 April 2026: Klaim Bundle Arctic Blue dan Diamond Voucher Gratis Sekarang!
  • Skenario Final Ideal? Intip Jadwal Panas Semifinal Liga Champions: PSG vs Bayern & Atletico vs Arsenal
  • Sentilan Bojan Hodak: Di Eropa Klub Divisi 7 Punya Lapangan Sendiri, Persib Harus Lebih Profesional!
  • Promo HUT Kota Sukabumi 2026 dari bank bjb, Kuliner dan Ngopi Jadi Lebih Hemat!
  • Program DPLK bank bjb Bertabur Hadiah 2026, Total Reward Capai Rp40 Juta
  • Rafael Situmorang Soroti Reformasi Kepolisian dan Perlindungan Kelompok Rentan
  • Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Bawah Jembatan Dayeuhkolot
  • Geger Wacana Play-Off Tambahan, Timnas Indonesia OTW Piala Dunia 2026?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 17 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siswa SMAN 6 Garut Tewas Diduga Akibat Perundungan, Gubernur Jabar Turun Tangan!

By SusanaJumat, 18 Juli 2025 11:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Meninggal Dunia
Ilustrasi Meninggal Dunia. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi menggemparkan dunia pendidikan di Jawa Barat. Seorang siswa kelas 10 SMAN 6 Garut berinisial P (16) ditemukan meninggal dunia di rumahnya dalam kondisi yang mengundang tanda tanya.

Dugaan kuat menyebutkan korban mengalami tekanan psikologis akibat perundungan di sekolah serta kabar dirinya tidak naik kelas.

Merespons serius kejadian ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) langsung mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan sementara Kepala SMAN 6 Garut, Dadang Mulyadi.

Langkah ini dilakukan demi menjamin proses investigasi berlangsung secara transparan dan objektif.

“Untuk mewujudkan rangkaian investigasi berjalan secara transparan, maka kepala sekolahnya kita nonaktifkan sementara sampai pemeriksaannya selesai,” ujar Kang Dedi melalui akun Instagram resminya @dedimulyadi71.

Investigasi Melibatkan Banyak Pihak Sekolah

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Minta Warga Jabar Waspada pada 10-11 Maret, Ada Apa?

Gubernur KDM menyebut, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar telah ditugaskan melakukan investigasi menyeluruh. Pemeriksaan akan melibatkan kepala sekolah, wali kelas, guru BK, dan guru mata pelajaran, termasuk guru fisika yang disebut-sebut dalam pengakuan keluarga korban.

Meski sebelumnya sempat diupayakan jalan mediasi antara keluarga dan pihak sekolah, namun proses konsiliasi tidak membuahkan hasil. Kedua belah pihak sama-sama merasa benar atas versi masing-masing, hingga akhirnya investigasi menjadi jalan terbaik.

Baca Juga:  Liburan Diam-Diam ke Jepang, Lucky Hakim Terancam Diberhentikan Sementara

“APBD ini adalah tools. Alat. Tujuannya satu: membuat rakyat sejahtera dan mendapatkan pelayanan publik yang layak, adil, dan berkualitas,” jelas KDM.

Wamen Pendidikan Imbau Tak Perkeruh Suasana

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, turut menyampaikan keprihatinannya. Seusai bertakziah ke rumah duka di Bayongbong, Fajar meminta seluruh pihak, termasuk netizen untuk menahan diri.

“Kami harap semua pihak, termasuk sekolah maupun aktivis media sosial, tidak memperkeruh suasana,” ujarnya, Rabu (16/7/2025).

Fajar menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan dalam dunia pendidikan. Ia juga mengapresiasi keterbukaan keluarga korban dalam proses komunikasi dan investigasi.

Baca Juga:  Pedagang Ember Ngaku Orang Gerindra: Sampai Mati Prabowo

Kemendikbud Turunkan Tim Investigasi ke Garut

Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Garut sudah turun tangan menyelidiki kasus ini. Pemeriksaan menyasar aspek psikologis dan yuridis, yang kini masih dalam proses pendalaman.

Fajar menambahkan, kementerian tengah melakukan evaluasi terhadap efektivitas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah-sekolah. Meski 98 persen sekolah di Indonesia telah membentuk TPPK, namun efektivitasnya masih menjadi sorotan serius.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi garut kasus perundungan di sekolah siswa SMAN 6 Garut meninggal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Promo HUT Kota Sukabumi 2026 dari bank bjb, Kuliner dan Ngopi Jadi Lebih Hemat!

Program DPLK bank bjb Bertabur Hadiah 2026, Total Reward Capai Rp40 Juta

Rafael Situmorang Soroti Reformasi Kepolisian dan Perlindungan Kelompok Rentan

Ilustrasi korban meninggal.

Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Bawah Jembatan Dayeuhkolot

Modus Cinta Berujung Penipuan di Batujajar, Motor Dibawa Kabur Usai Diajak Belanja

Spionase di Tengah Gencatan Senjata: Iran Ringkus Kuartet Terduga Mata-mata Israel

Terpopuler
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.