Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Karier Diujung Tanduk? Fenomena Cancel Culture Hantam Juicy Luicy Usai Batal Manggung Beruntun!

Sabtu, 26 September 2026 19:12 WIB

HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan

Sabtu, 26 September 2026 17:49 WIB

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Sabtu, 26 September 2026 17:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Karier Diujung Tanduk? Fenomena Cancel Culture Hantam Juicy Luicy Usai Batal Manggung Beruntun!
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot
  • Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat
  • Pamer KTA di Rakorda Bandung, Joko Widodo Ungkap Sudah Gabung PSI Sejak 2025
  • Krisis Fasilitas hingga Jadwal Super Padat, Kapten Persib: Kata Kuncinya Bertahan
  • Viral Kedok Terbongkar! Ngaku Tak Makan, Ceu Epon Tasikmalaya Borong Emas Puluhan Juta Kontan?
  • Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Soal Usulan Masa Jabatan Ketum PBNU Maksimal 2 Periode, Gus Yahya: Tidak Masalah

By Putra JuangRabu, 12 Februari 2025 05:00 WIB2 Mins Read
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. (Foto: NU Online/Haekal)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya merespons soal periodisasi masa jabatan ketum PBNU maksimal dua periode atau 10 tahun yang satu periodenya berlaku lima tahun.

Usulan tersebut menjadi pembahasan dalam Sidang Komisi Organisasi Konferensi Besar (Konbes NU), di Hotel Sultan, Jakarta, pada Kamis (6/2/2025) lalu.

Gus Yahya menyerahkan pada keputusan Konbes itu. Dirinya pun tak mempermasalahkan jika kelak terjadi penyesuaian konstruksi organisasi.

“Kita lihat nanti, tapi sebetulnya kalau konstruksi organisasi bisa kita sesuaikan, itu tidak akan menjadi masalah,” ucap Gus Yahya di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/2/2025).

Baca Juga:  Harlah 1 Abad NU 2026: Kumpulan Ucapan dan Pesan Positif untuk Media Sosial

Sebelumnya, Ketua Sidang Komisi Organisasi H Ishfah Abidal Aziz mengatakan bahwa masa khidmah jabatan Ketum PBNU diwacanakan maksimal dua periode atau 10 tahun.

Selain berlaku untuk ketum PBNU, pembatasan periodisasi masa khidmah itu juga akan berlaku untuk ketua PWNU hingga Anak Ranting NU.

Baca Juga:  Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama, Haedar Nashir Puji Kiprah NU Rawat NKRI

“Itu yang berkembang maksimal dua periode. Dua periode itu satu periode lima tahun, berarti dua periode maksimal 10 tahun. Nah, itu pembahasan yang muncul di sidang komisi organisasi terkait usulan pembatasan periodiasasi jabatan Ketua Umum PBNU,” kata Ishfah.

Baca Juga:  Cegah Gagal Ginjal, Dokter Imbau Cukupi Kebutuhan Anak Minum Air Putih

Namun hingga kini, belum ada perubahan. Karena itu, wacana ini akan dirumuskan terkait pembatasan periodisasi masa khidmah ketum PBNU, PWNU, PCNU, dan seterusnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gus Yahya Nahdlatul Ulama PBNU Yahya Cholil Staquf
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

Pamer KTA di Rakorda Bandung, Joko Widodo Ungkap Sudah Gabung PSI Sejak 2025

Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman

Cucun Ahmad Syamsurijal Sambut Baik Alih Kelola Universitas Bandung, Targetkan Lulusan Siap Kerja

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.