Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Bagan 8 Besar Piala Dunia 2026: Daftar Tim dan Jadwal Perempat Final

Selasa, 7 Juli 2026 21:27 WIB

Jangan Belanja di Mal Dulu! Ini 3 Toko ATK Murah di Bandung yang Jadi Buruan Jelang Masuk Sekolah

Selasa, 7 Juli 2026 21:00 WIB
Persib Bandung

Persib Kehilangan 11 Pemain Sekaligus! Igor Tolic Ubah Strategi Jelang Musim 2026/2027

Selasa, 7 Juli 2026 20:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Bagan 8 Besar Piala Dunia 2026: Daftar Tim dan Jadwal Perempat Final
  • Jangan Belanja di Mal Dulu! Ini 3 Toko ATK Murah di Bandung yang Jadi Buruan Jelang Masuk Sekolah
  • Persib Kehilangan 11 Pemain Sekaligus! Igor Tolic Ubah Strategi Jelang Musim 2026/2027
  • Prediksi Argentina vs Mesir: Pertarungan Sengit Menuju Perempat Final Piala Dunia 2026
  • Gemilang di Piala Dunia 2026, Kiper Veteran Cape Verde Vozinha Jadi Rebutan Klub Brasil
  • Messi vs Salah Pecah Malam Ini! Argentina dan Mesir Berebut Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026
  • Heboh Mantan Istri Singgung ‘Santet dan Perempuan Agresif’, Sindir Bupati Gowa dan Basri Kajang?
  • Manipulasi Absensi Pakai Fake GPS, Ratusan ASN Pemkab Cirebon Terancam Sanksi Disiplin
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 7 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sopir Angkot Puncak Bogor Tetap Beroperasi, Kompensasi Diduga Disunat

By Aga GustianaKamis, 3 April 2025 12:07 WIB2 Mins Read
Ilustrasu Moda Transportasi Angkutan Umum (Angkot). (Bandung.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor menemukan bahwa sejumlah sopir angkot masih beroperasi di kawasan Puncak Bogor, meskipun telah ada larangan beroperasi hingga H+7 Lebaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Para sopir angkot tersebut beralasan bahwa mereka belum menerima kompensasi yang dijanjikan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menjelaskan bahwa beberapa sopir angkot mengaku tidak menerima subsidi kompensasi.

“Saya coba tanya ke beberapa angkot yang masih beroperasi, saya langsung eksekusi. Dalam artian begini, itu ada beberapa kendaraan yang tidak kena subsidi. Makanya dia mencoba untuk beroperasi,” kata Dadang.

Kompensasi yang Dijanjikan dan Dugaan Pemotongan

Baca Juga:  Cegah Kemacetan di Puncak Bogor, Polisi Bakal Terapkan Ganjil-Genap saat Libur Lebaran

Seharusnya, setiap sopir angkot menerima kompensasi sebesar Rp 1,5 juta, yang terdiri dari uang tunai Rp 1 juta dan sembako senilai Rp 500 ribu. Kompensasi ini dijanjikan akan dibagikan sebelum Lebaran. Namun, Dadang menerima laporan bahwa ada sopir yang hanya menerima Rp 800 ribu

Baca Juga:  Tangis Kabid Dishub Bogor Usai Isu Pemotongan Kompensasi Sopir Angkot Puncak

“Nah betul banyak juga, dan saya juga dapat informasi itu ada pemotongan, jadi (diterima sopir) Rp 800 ribu. Kita akan pantau siapa yang melakukan ini, yang jelas Rp 1,5 juta harus full ke sopir,” tegasnya.

Tindakan Dishub Kabupaten Bogor

Dishub Kabupaten Bogor akan menindaklanjuti laporan dugaan pemotongan kompensasi ini dan memastikan bahwa para sopir angkot menerima hak mereka secara penuh. Mereka juga akan terus memantau situasi di lapangan untuk memastikan larangan beroperasi dipatuhi.

Baca Juga:  Terekam Kamera, Angkot Bawa Rombongan Anak SMP Terguling di Flyover Ciroyom

Larangan operasional angkot ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan mencegah kecelakaan selama periode libur Lebaran. Dishub Kabupaten Bogor mengimbau para sopir angkot untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan dan tidak beroperasi hingga H+7 Lebaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

angkot Kompensasi Puncak Bogor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Mantan Istri Singgung ‘Santet dan Perempuan Agresif’, Sindir Bupati Gowa dan Basri Kajang?

Manipulasi Absensi Pakai Fake GPS, Ratusan ASN Pemkab Cirebon Terancam Sanksi Disiplin

Dinamika Pimpinan Kota Bandung Disorot, Erwan Setiawan: Jangan Korbankan Rakyat Demi Ego!

DPRD Jabar Siapkan Maraton Pembahasan P2APBD 2025: Transparansi Jadi Prioritas Utama

Punya Harta Rp138 Miliar Tapi Desa Dibangun Swadaya, Bupati Kebumen Kena Cibir Netizen

Lirik Lagu Dinilai Rendahkan Perempuan, Bupati Purwakarta Disentil Menteri PPPA

Terpopuler
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Panduan Lengkap MagangHub Kemnaker 2026: Cara Daftar, Dokumen Wajib, dan Jadwal Seleksi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.