Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Chat WhatsApp Makin Penuh? Fitur Baru Ini Bisa Otomatis Bersihkan Pesan Promosi

Selasa, 4 Agustus 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg

Selasa, 4 Agustus 2026 01:00 WIB

Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari

Senin, 3 Agustus 2026 22:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Chat WhatsApp Makin Penuh? Fitur Baru Ini Bisa Otomatis Bersihkan Pesan Promosi
  • Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg
  • Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari
  • Dedi Mulyadi Pastikan Gasibu Siap untuk Upacara HUT Ke-81 RI, Penataan Ditarget Rampung 10 Agustus
  • Balsa Sekulic Sesumbar! Persib Siap Singkirkan Persija dan Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026
  • Dedi Mulyadi Desak Bersih-bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi
  • Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain
  • Bukan Profesor, Mbah Riyan Tukang Bangunan dari Kudus Ini Diakui Ulama Al-Azhar Lewat Puluhan Kitab Tahqiq
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 4 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebijakan Dedi Mulyadi Soal Kompensasi Sopir Angkot di Puncak Bogor Tidak Efektif

By Aga GustianaKamis, 3 April 2025 21:10 WIB2 Mins Read
Ilustrasi angkot. (mediabogor).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan kompensasi bagi sopir angkutan kota (angkot) di kawasan Puncak Bogor yang diterapkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dinilai tidak berjalan efektif. Pasalnya, meskipun diberikan insentif agar tidak beroperasi selama momen Idul Fitri 2025, banyak sopir angkot yang tetap beroperasi di sejumlah titik di kawasan tersebut.

Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan yang selalu terjadi di kawasan Puncak saat libur Lebaran. Namun, menurut laporan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, sejumlah sopir angkot mengaku tetap beroperasi karena belum menerima kompensasi yang dijanjikan.

“Saya coba tanyakan langsung ke beberapa sopir angkot yang masih beroperasi. Ternyata, ada beberapa kendaraan yang tidak mendapatkan subsidi, sehingga mereka terpaksa tetap beroperasi,” ujar Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, Rabu (2/4/2025).

Menurut Dadang, setiap sopir angkot seharusnya menerima kompensasi senilai Rp 1,5 juta. Bantuan ini terdiri dari uang tunai Rp 1 juta dan paket sembako senilai Rp 500 ribu. Kompensasi ini dijadwalkan untuk dibagikan sebelum Lebaran, bukan setelahnya.

Namun, muncul laporan bahwa sebagian sopir tidak menerima nominal kompensasi sesuai ketentuan. Beberapa sopir mengaku hanya menerima Rp 800 ribu, jauh dari jumlah yang seharusnya.

“Kami mendapat laporan adanya pemotongan, sehingga sopir hanya menerima Rp 800 ribu. Kami akan memantau siapa pihak yang melakukan pemotongan ini. Yang jelas, kompensasi Rp 1,5 juta harus diberikan secara penuh kepada sopir angkot,” tegas Dadang.

Dishub Kabupaten Bogor berjanji akan menindaklanjuti temuan ini dan memastikan seluruh sopir angkot mendapatkan hak mereka sesuai kebijakan yang telah ditetapkan. Sementara itu, kemacetan di kawasan Puncak Bogor masih menjadi perhatian utama selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

angkot Bogor Dedi Mulyadi Puncak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg

Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari

Dedi Mulyadi Pastikan Gasibu Siap untuk Upacara HUT Ke-81 RI, Penataan Ditarget Rampung 10 Agustus

Dedi Mulyadi Desak Bersih-bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi

Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain

Bukan Profesor, Mbah Riyan Tukang Bangunan dari Kudus Ini Diakui Ulama Al-Azhar Lewat Puluhan Kitab Tahqiq

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste dan Kuasai Puncak Klasemen Piala AFF 2026
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.