Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Minggu, 29 Maret 2026 01:00 WIB

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Status ASN Tapi GAJI Cuma Seharga PARKIR? Fakta di Balik Viral Gaji GURU Rp15 Ribu!

By SusanaMinggu, 8 Februari 2026 19:40 WIB3 Mins Read
Viral di TikTok, gaji guru PPPK paruh waktu di Sumedang disebut hanya tersisa Rp15 ribu usai potongan BPJS. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang viral di TikTok menarik perhatian publik karena menyoroti kondisi gaji guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) paruh waktu di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Video yang diunggah akun @Imfinass menampilkan keluhan terkait gaji guru yang tersisa hanya Rp 15 ribu per bulan setelah dipotong iuran BPJS. Unggahan ini langsung menjadi sorotan warganet, dengan ribuan like dan ratusan kali dibagikan dalam waktu singkat.

Curhat Guru PPPK Paruh Waktu di Sumedang

Pemilik akun, Fildzah Nur Amalina, menjelaskan bahwa video itu muncul dari keluhan seorang rekannya yang mengajar di salah satu SD di Sumedang. Menurutnya, respons besar dari publik muncul karena banyak yang merasa tersentuh dengan kondisi nyata yang dibagikan.

“Unggahan ini memang emosional, mungkin itu yang membuat banyak orang bersimpati. Komentar mayoritas positif dan mendukung guru PPPK paruh waktu,” ujar Fildzah pada Jumat (6/2/2026).

Ia menambahkan, gaji tersebut diterima pada 4 Februari 2026, dengan jumlah bervariasi sesuai status sertifikasi. Guru bersertifikasi menerima sekitar Rp 550 ribu per bulan, sedangkan yang belum bersertifikasi memperoleh sekitar Rp 250 ribu.

Baca Juga:  Drummer Legendaris Gilang Ramadhan Pulang Kampung, Siap Majukan Sumedang Lewat Budaya

Fildzah menegaskan, video itu bukan ditujukan untuk menyalahkan pihak manapun. Sejak awal, guru paruh waktu memang sudah sepakat dengan kondisi di mana pemerintah daerah belum memiliki anggaran penuh untuk penggajian.

“Ini sudah sesuai kesepakatan awal, karena anggaran memang belum tersedia,” jelasnya. Menanggapi viralnya video, Pemerintah Kabupaten Sumedang langsung memberikan klarifikasi dan langkah solusi, yang diapresiasi Fildzah.

“Saya berterima kasih karena Pemkab Sumedang cepat menanggapi dan mencari solusi,” kata Fildzah.

Warganet Geram: “Miris, Terhina Jadi Guru di Indonesia”

Unggahan tersebut juga memicu beragam reaksi dari warganet. Sejumlah komentar bernada prihatin dan kecewa membanjiri kolom komentar media sosial.

Komentar warganet dikutip dari kolom komentar Instagram @pembasmi.kehaluan.real, Minggu (8/2/2026).

“Ya Allah miris sekali. Saya juga merasakan bagaimana rasanya,” tulis akun @ika***.

Baca Juga:  Musim Kemarau, Masyarakat Sumedang Diimbau Tidak Bakar Sampah

Komentar lain menyoroti prioritas anggaran negara yang dinilai seharusnya lebih berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Yaa Allah, harusnya triliunan yang keluar tiap hari bisa untuk kesejahteraan guru, kesehatan masyarakat, pendidikan anak, atau untuk menekan harga barang pokok agar stabil dan tidak terus naik,” tulis akun @ali***

Nada kekecewaan juga disampaikan warganet lain yang menilai profesi guru semakin tidak dihargai. “Terhina banget kayaknya jadi guru di Indonesia, gaji segitu,” tulis akun @ima***

Pemkab Sumedang Siapkan Solusi dan Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyatakan bahwa masalah gaji ini terkait perubahan status guru. Sebelum menjadi PPPK paruh waktu, guru masih menerima tambahan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Setelah status mereka menjadi ASN paruh waktu, mereka tidak lagi bisa menerima dana BOS. Status naik, tapi sumber penghasilan dari BOS otomatis hilang,” jelas Dony saat memberikan insentif kepada Satlinmas di Gedung Negara.

Baca Juga:  Disambut Terhormat Dony Ahmad Munir, Ketum PP Muhammadiyah Tersanjung

Pemerintah daerah telah mengirimkan surat kepada pemerintah pusat agar guru PPPK paruh waktu yang belum menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) tetap bisa memperoleh penghasilan melalui skema BOS.

Pemkab Sumedang juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru secara bertahap, sesuai kapasitas anggaran.

“Salah satu fokus kami adalah memperbaiki kesejahteraan PPPK paruh waktu, termasuk guru, sambil tetap mengikuti regulasi yang berlaku,” ungkap Dony.

Saat ini, Pemkab Sumedang tengah memperjuangkan hak sekitar 137 guru agar segera menerima TPG. Sementara itu, sekitar 500 guru PPPK paruh waktu sudah menerima penghasilan dari APBD dengan kisaran Rp 250 ribu hingga Rp 750 ribu per bulan.

“Jika dijumlahkan, ada yang mencapai Rp 500 ribu, bahkan sebagian sudah lebih dari Rp 2 juta. Ke depan, ditargetkan naik menjadi Rp 2,25 juta. Kami mohon kesabaran, karena komitmen pemerintah daerah sudah jelas,” pungkas Dony Ahmad Munir.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dony Ahmad Munir gaji guru pppk gaji guru pppk sumedang guru pppk paruh waktu PPPK paruh waktu Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.