bukamata.id – Sebuah peristiwa memilukan menggemparkan warga Kampung Cibogo, Desa Cibeuteung Muara, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, pada Rabu (3/6/2026) pagi. Seorang bayi perempuan yang diduga baru lahir satu hari ditemukan ditinggalkan begitu saja di area semak-semak dekat aliran Sungai Cibinong.
Keberadaan bayi malang ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Nur Amelia sekitar pukul 05.30 WIB. Saat sedang berjalan menyusuri jalan setapak di pinggir sungai, telinga Nur menangkap suara rintihan yang tidak lazim. Setelah ditelusuri lebih dalam, ia mendapati sesosok bayi mungil tergeletak tak berdaya.
Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut bahwa saat ditemukan, bayi itu hanya mendapat perlindungan minimal dari dinginnya udara pagi.
“Saat ditemukan, bayi tersebut dibungkus menggunakan handuk berwarna cokelat,” jelas Maman saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).
Gerak Cepat Polisi dan Penanganan Medis
Merespons laporan warga, aparat kepolisian dari Polsek Parung bergerak cepat mengamankan lokasi dan melakukan evakuasi. Demi memastikan keselamatan nyawa sang bayi, petugas segera membawa si kecil ke Puskesmas Ciseeng untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.
Kehangatan pun terpancar di puskesmas, di mana sejumlah anggota Polwan tampak sigap mendampingi dan memberikan dekapan kasih sayang kepada bayi yang belum sempat mengenal orang tuanya itu. Kompol Maman menegaskan bahwa aspek kemanusiaan menjadi fokus utama jajarannya saat ini.
“Kami mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan perlindungan terhadap bayi tersebut,” tambah Maman.
Kondisi Bayi dan Penyelidikan Lebih Lanjut
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, kondisi bayi dinyatakan stabil dan sangat sehat meski sempat terbuang di alam terbuka. Bayi perempuan ini tercatat memiliki berat badan 2.790 gram dengan panjang tubuh 48 sentimeter, serta ukuran lingkar kepala dan dada yang masing-masing 32 sentimeter.
Kini, pihak kepolisian telah membangun koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bogor untuk menjamin keberlangsungan hidup dan masa depan bayi tersebut. Di sisi lain, penyelidikan untuk memburu pelaku pembuangan bayi terus dilakukan.
“Kami juga melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penelantarannya,” tegas Kapolsek.
Hingga saat ini, jejak pelaku yang tega meninggalkan buah hatinya masih dalam penelusuran. Pihak berwajib berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini agar hak-hak perlindungan bayi terpenuhi secara penuh sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Kami memastikan bayi mendapatkan perlindungan dan penanganan yang terbaik sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Maman.
Saat ini, bayi tersebut berada dalam pengawasan pihak medis dan otoritas terkait dalam kondisi aman dan jauh dari bahaya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










