Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Rabu, 13 Mei 2026 22:55 WIB

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sumber Mata Air Warga Cipondok Subang Rusak Akibat Longsor

By Putri Mutia RahmanSelasa, 9 Januari 2024 19:33 WIB2 Mins Read
Lokasi longsor Subang (Istimewa)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Bencana longsor yang terjadi di Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, berdampak ke beberapa sektor. Salah satunya merusak jaringan intake PDAM, instalasi vital PDAM yang melayani kebutuhan air bagi sekitar 10 ribu pelanggan di Subang.

Penjabat Bupati Subang Imran menuturkan meski terkena dampak, pelayanan dasar kepada masyarakat terkait kebutuhan air tetap terpenuhi, pihaknya telah meminta kepada Dirut PDAM agar perbaikan instalasi dilakukan secepatnya, paling lambat dalam waktu tiga hari. 

“Kita akan percepat untuk perbaikannya, tadi menurut Pak Dirut PDAM untuk perbaikan dibutuhkan lebih kurang waktu seminggu. Saya minta kalau bisa tiga hari sudah selesai sehingga pelayanan air minum yang merupakan pelayanan dasar itu bisa terpenuhi,” kata Imran dikutip dari situs resmi Jawa Barat pada Selasa (9/1).

Adapun keterangan dari Direktur Utama (Dirut) PDAM Subang Lukman Nur Hakim, dari sumber mata air Cipondok tersebut merupakan penyalur air bersih ke tiga kecamatan, di antaranya Kecamatan Jalancagak, Kecamatan Kasomalang, serta Kecamatan Cisalak.

Baca Juga:  PVMBG Sebut Penyebab Longsor Subang Bukan Aktivitas Perusahaan

“Ini merupakan salah satu sumber air yang kita salurkan dan digunakan untuk tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Jalancagak, Kecamatan Cisalak, dan Kecamatan Kasomalang. Dengan adanya peristiwa ini layanan air bersih untuk tiga kecamatan sekitar 10 ribu lebih pelanggan kami terdampak, otomatis tidak bisa mendapatkan saluran air bersih,” ujar Lukman dikutip dari detikJabar, Selasa (9/1).

Lukman mengatakan pihaknya telah melakukan survei langsung ke lokasi sumber penyalur air bersih yang kini rata dengan tanah longsor. Dan hasilnya masih terdapat satu sumber mata air yang akan menjadi solusi di penanganan awal.

“Kami sudah survei kemarin di lokasi, masih ada satu sumber yang mungkin bisa kita manfaatkan, cuman kita masih tahu infrastruktur pipa di bawahnya seperti apa, dan kemarin sudah kita lakukan pengecekan,” katanya.

Lukman juga menambahkan, sementara waktu warga di tiga kecamatan yang terdampak tersebut dapat mengambil pasokan air bersih di beberapa cabang PDAM. Seperti yang diucapkan oleh Bupati Subang, pihaknya akan menargetkan penyelesaian sumber air tiga sampai dengan empat hari.

“Untuk penanganan ini sementara kami akan operasikan armada air bersih. Jadi warga bisa datang ke cabang PDAM terdekat di tiga kecamatan itu kita standby Tangki air, ada dari PDAM, ada juga dari PMI, terus kita minta bantuan juga ke provinsi untuk penanganan darurat. Untuk sementara kita targetkan dalam waktu tiga sampai dengan empat hari bisa pasang pipa sementara begitu,” tutupnya.  

Baca Juga:  Subang Dilanda Longsor, 1 Orang Meninggal 12 Luka Ringan

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dampak Longsor Longsor Subang PDAM Subang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.