Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Punya Paspor AS, Tapi Hatinya Merah Putih! Kisah Silas Sims, Bocah Penakluk Dunia yang Bikin Bangga

Sabtu, 22 Agustus 2026 09:20 WIB

Klaim Sekarang! Kode Redeem FF Terbaru 22 Agustus 2026, Banjir Skin Senjata & Voucher Gratis

Sabtu, 22 Agustus 2026 07:02 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Sabtu, 22 Agustus 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Punya Paspor AS, Tapi Hatinya Merah Putih! Kisah Silas Sims, Bocah Penakluk Dunia yang Bikin Bangga
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF Terbaru 22 Agustus 2026, Banjir Skin Senjata & Voucher Gratis
  • Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!
  • Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali
  • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
  • Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sungai Cikapundung Naik Hampir 2 Meter, Gedebage, Pagarsih dan Cikapundung Terancam Banjir

By SusanaSabtu, 6 Desember 2025 11:44 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Banjir (Foto: Media Sosial)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir di tiga wilayah rawan, yaitu Gedebage, Pagarsih, dan sepanjang aliran Sungai Cikapundung.

Potensi banjir tersebut dipicu oleh curah hujan yang tinggi, termasuk hujan yang terjadi di kawasan Bandung utara.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung, Amires Pahala, menjelaskan bahwa kenaikan debit air sering terjadi meski Kota Bandung tidak diguyur hujan. “Cikapundung, Gedebage, dan Pagarsih terus kami pantau. Ketika di daerah utara hujan deras, debit air sungai otomatis naik,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Rincian Titik Rawan Banjir di Kota Bandung

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Bandung 14 Februari 2026: Akhir Pekan Cerah Berawan, Siap untuk Aktivitas Luar Ruangan

Amires merinci titik rawan sebagai berikut:

  • Gedebage: Rancanupang dan Cipamokolan
  • Pagarsih: terutama kawasan Gang Tresna
  • Aliran Sungai Cikapundung: Tamansari, Gang Apandi (Braga), hingga Bandung Kidul

Pemantauan di lokasi tersebut melibatkan aparat kewilayahan agar informasi cepat diteruskan kepada masyarakat. Langkah ini penting untuk mempercepat tindakan antisipatif saat debit air meningkat.

Keterbatasan Alat Pantau, Fokus pada Sungai Cikapundung

Amires mengungkapkan bahwa sejauh ini alat pemantau ketinggian air baru tersedia di Sungai Cikapundung.

“Wilayah lain belum memiliki alat pantau. Karena itu, penyebaran informasi dari aparat sangat penting,” katanya.

Baca Juga:  Pemkot Klaim Perkuat Mitigasi Bencana, Anggaran Ruang Terbuka Hijau Bandung Justru Nol Rupiah

Alat pantau di Cikapundung dianggap vital untuk keselamatan warga. Jika level air naik signifikan, BPBD meminta warga untuk melakukan evakuasi. Di Gang Apandi, lanjutnya, sudah tersedia lokasi evakuasi yang siap digunakan.

Debit Air Sempat Naik Hampir 2 Meter

Beberapa hari lalu, debit air Sungai Cikapundung sempat naik drastis, terutama di wilayah Tahura. “Air naik hampir dua meter, tetapi masih dianggap aman. Kami langsung informasikan ke wilayah bawah dan terus memantau sampai air surut,” ujar Amires.

Baca Juga:  Cuaca Bandung Raya Hari Ini: Hujan Ringan, Mendung, dan Suhu Sejuk Selama Musim Hujan

Selain debit air, BPBD juga mencermati potensi material bawaan sungai seperti kayu atau sampah besar yang bisa menyumbat aliran air dan merusak tanggul. Hal ini dinilai sebagai salah satu pemicu banjir selain tingginya debit air.

Koordinasi dengan Perangkat Daerah Lain

Sebagai lembaga yang baru dibentuk tahun ini, BPBD Kota Bandung mengakui masih memiliki keterbatasan peralatan. Namun, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan jika terjadi bencana.

“Kami assessment dulu kondisi di lapangan. Jika membutuhkan tindakan lebih lanjut, kami langsung koordinasikan dengan perangkat daerah lainnya,” kata Amires.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banjir Bandung cuaca bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.