Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair? Cek Status NIK KTP Anda Sekarang!

Kamis, 22 Oktober 2026 06:00 WIB

5 Siomay Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Legendaris Sejak 1975

Kamis, 22 Oktober 2026 05:00 WIB
Ilustrasi Sate

5 Rekomendasi Sate Maranggi di Purwakarta, Ada yang Mulai Rp2.500 per Tusuk

Kamis, 22 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair? Cek Status NIK KTP Anda Sekarang!
  • 5 Siomay Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Legendaris Sejak 1975
  • 5 Rekomendasi Sate Maranggi di Purwakarta, Ada yang Mulai Rp2.500 per Tusuk
  • Jangan Sampai Terlewat! Begini Cara Cek Bansos PKH-BPNT Oktober 2026, Dana Bisa Cair Bertahap
  • Bikin Ketagihan! Ini 10 Kuliner Legendaris Cirebon Paling Hits yang Wajib Masuk Daftar Berburu Makanan
  • Cuma 3 Jam dari Jakarta! Ini 8 Destinasi Wisata Cirebon Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan
  • Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sungai Cikapundung Naik Hampir 2 Meter, Gedebage, Pagarsih dan Cikapundung Terancam Banjir

By SusanaSabtu, 6 Desember 2025 11:44 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Banjir (Foto: Media Sosial)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir di tiga wilayah rawan, yaitu Gedebage, Pagarsih, dan sepanjang aliran Sungai Cikapundung.

Potensi banjir tersebut dipicu oleh curah hujan yang tinggi, termasuk hujan yang terjadi di kawasan Bandung utara.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung, Amires Pahala, menjelaskan bahwa kenaikan debit air sering terjadi meski Kota Bandung tidak diguyur hujan. “Cikapundung, Gedebage, dan Pagarsih terus kami pantau. Ketika di daerah utara hujan deras, debit air sungai otomatis naik,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Rincian Titik Rawan Banjir di Kota Bandung

Baca Juga:  Banjir Dayeuhkolot Belum Surut Tiga Hari! 11 RW Terendam, Ribuan Warga Terdampak

Amires merinci titik rawan sebagai berikut:

  • Gedebage: Rancanupang dan Cipamokolan
  • Pagarsih: terutama kawasan Gang Tresna
  • Aliran Sungai Cikapundung: Tamansari, Gang Apandi (Braga), hingga Bandung Kidul

Pemantauan di lokasi tersebut melibatkan aparat kewilayahan agar informasi cepat diteruskan kepada masyarakat. Langkah ini penting untuk mempercepat tindakan antisipatif saat debit air meningkat.

Keterbatasan Alat Pantau, Fokus pada Sungai Cikapundung

Amires mengungkapkan bahwa sejauh ini alat pemantau ketinggian air baru tersedia di Sungai Cikapundung.

“Wilayah lain belum memiliki alat pantau. Karena itu, penyebaran informasi dari aparat sangat penting,” katanya.

Baca Juga:  Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Bandung Raya, Pohon Tumbang dan Genangan Terjadi di Beberapa Titik

Alat pantau di Cikapundung dianggap vital untuk keselamatan warga. Jika level air naik signifikan, BPBD meminta warga untuk melakukan evakuasi. Di Gang Apandi, lanjutnya, sudah tersedia lokasi evakuasi yang siap digunakan.

Debit Air Sempat Naik Hampir 2 Meter

Beberapa hari lalu, debit air Sungai Cikapundung sempat naik drastis, terutama di wilayah Tahura. “Air naik hampir dua meter, tetapi masih dianggap aman. Kami langsung informasikan ke wilayah bawah dan terus memantau sampai air surut,” ujar Amires.

Selain debit air, BPBD juga mencermati potensi material bawaan sungai seperti kayu atau sampah besar yang bisa menyumbat aliran air dan merusak tanggul. Hal ini dinilai sebagai salah satu pemicu banjir selain tingginya debit air.

Baca Juga:  Bandung Siapkan Kolam Retensi Baru untuk Atasi Banjir, Dibangun 2027

Koordinasi dengan Perangkat Daerah Lain

Sebagai lembaga yang baru dibentuk tahun ini, BPBD Kota Bandung mengakui masih memiliki keterbatasan peralatan. Namun, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan jika terjadi bencana.

“Kami assessment dulu kondisi di lapangan. Jika membutuhkan tindakan lebih lanjut, kami langsung koordinasikan dengan perangkat daerah lainnya,” kata Amires.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banjir Bandung cuaca bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Sampai Terlewat! Begini Cara Cek Bansos PKH-BPNT Oktober 2026, Dana Bisa Cair Bertahap

Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api

Banyak yang Kaget! Usai Dibuang Anak ke Panti, Tampilan Baru Mbah HS Disebut Mirip Ulama Kharismatik!

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.