Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok

Kamis, 14 Mei 2026 14:35 WIB

Lautaro Martinez Bersinar! Inter Milan Sikat Lazio dan Angkat Trofi Coppa Italia

Kamis, 14 Mei 2026 14:05 WIB
Persib Bandung

Gila! Persib Incar Tiga Bintang Sekaligus, Bruno Moreira Jadi Target Utama

Kamis, 14 Mei 2026 13:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok
  • Lautaro Martinez Bersinar! Inter Milan Sikat Lazio dan Angkat Trofi Coppa Italia
  • Gila! Persib Incar Tiga Bintang Sekaligus, Bruno Moreira Jadi Target Utama
  • Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?
  • Warganet Dibikin Penasaran, Video Guru vs Murid 6 Menit Picu Spekulasi Liar
  • Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka
  • Adu Mekanik di Bursa Transfer: Persib Tantang Klub Yunani Demi Amankan Tanda Tangan Bintang Brasil
  • PSG Juara Ligue 1 2025/2026! Arsenal Sudah Menanti di Final Liga Champions
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sungai Cikapundung Naik Hampir 2 Meter, Gedebage, Pagarsih dan Cikapundung Terancam Banjir

By SusanaSabtu, 6 Desember 2025 11:44 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Banjir (Foto: Media Sosial)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir di tiga wilayah rawan, yaitu Gedebage, Pagarsih, dan sepanjang aliran Sungai Cikapundung.

Potensi banjir tersebut dipicu oleh curah hujan yang tinggi, termasuk hujan yang terjadi di kawasan Bandung utara.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung, Amires Pahala, menjelaskan bahwa kenaikan debit air sering terjadi meski Kota Bandung tidak diguyur hujan. “Cikapundung, Gedebage, dan Pagarsih terus kami pantau. Ketika di daerah utara hujan deras, debit air sungai otomatis naik,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Rincian Titik Rawan Banjir di Kota Bandung

Baca Juga:  Siaga Hadapi Bencana, Pemkot Bandung Persiapkan Pembentukan BPBD

Amires merinci titik rawan sebagai berikut:

  • Gedebage: Rancanupang dan Cipamokolan
  • Pagarsih: terutama kawasan Gang Tresna
  • Aliran Sungai Cikapundung: Tamansari, Gang Apandi (Braga), hingga Bandung Kidul

Pemantauan di lokasi tersebut melibatkan aparat kewilayahan agar informasi cepat diteruskan kepada masyarakat. Langkah ini penting untuk mempercepat tindakan antisipatif saat debit air meningkat.

Keterbatasan Alat Pantau, Fokus pada Sungai Cikapundung

Amires mengungkapkan bahwa sejauh ini alat pemantau ketinggian air baru tersedia di Sungai Cikapundung.

“Wilayah lain belum memiliki alat pantau. Karena itu, penyebaran informasi dari aparat sangat penting,” katanya.

Baca Juga:  BMKG Jelaskan Penyebab Udara Pagi di Bandung Raya Terasa Lebih Dingin

Alat pantau di Cikapundung dianggap vital untuk keselamatan warga. Jika level air naik signifikan, BPBD meminta warga untuk melakukan evakuasi. Di Gang Apandi, lanjutnya, sudah tersedia lokasi evakuasi yang siap digunakan.

Debit Air Sempat Naik Hampir 2 Meter

Beberapa hari lalu, debit air Sungai Cikapundung sempat naik drastis, terutama di wilayah Tahura. “Air naik hampir dua meter, tetapi masih dianggap aman. Kami langsung informasikan ke wilayah bawah dan terus memantau sampai air surut,” ujar Amires.

Baca Juga:  Pemkot Klaim Perkuat Mitigasi Bencana, Anggaran Ruang Terbuka Hijau Bandung Justru Nol Rupiah

Selain debit air, BPBD juga mencermati potensi material bawaan sungai seperti kayu atau sampah besar yang bisa menyumbat aliran air dan merusak tanggul. Hal ini dinilai sebagai salah satu pemicu banjir selain tingginya debit air.

Koordinasi dengan Perangkat Daerah Lain

Sebagai lembaga yang baru dibentuk tahun ini, BPBD Kota Bandung mengakui masih memiliki keterbatasan peralatan. Namun, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan jika terjadi bencana.

“Kami assessment dulu kondisi di lapangan. Jika membutuhkan tindakan lebih lanjut, kami langsung koordinasikan dengan perangkat daerah lainnya,” kata Amires.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banjir Bandung BPBD Kota Bandung cikapundung meluap cuaca bandung debit air naik bandung gedebage banjir pagarsih banjir peringatan dini banjir potensi banjir bandung titik rawan banjir bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Nadiem Makarim

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?

Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka

Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar

‘Riweuh’ Karena Nama: Kebijakan Sekolah Maung Dedi Mulyadi Panen Kritik Netizen

Juri Panik! Ocha Dapat Beasiswa China, Panitia LCC Malah Terancam Masuk Penjara?

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.