Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Devoyage Bogor, salah satu wisata di Bogor yang Instagramble banget.

Bosan ke Puncak? Ini Rekomendasi Wisata Alam Hits di Bogor yang Cocok Buat Healing Akhir Pekan

Sabtu, 4 Juli 2026 02:00 WIB

Bagan Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Cek Jadwal Duel Raksasa Mulai Minggu Ini

Sabtu, 4 Juli 2026 01:00 WIB

Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih

Jumat, 3 Juli 2026 21:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bosan ke Puncak? Ini Rekomendasi Wisata Alam Hits di Bogor yang Cocok Buat Healing Akhir Pekan
  • Bagan Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Cek Jadwal Duel Raksasa Mulai Minggu Ini
  • Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih
  • Jelang Argentina vs Tanjung Verde, Scaloni Minta Messi Cs Tetap Waspada
  • Ragnar Oratmangoen Gabung Persib? Maung Bandung Bisa Kirim Lima Pemain ke Timnas
  • Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat
  • Sapi Matilda Jadi Inspirasi Bisnis, Hartono Soekwanto Siapkan Brand Es Krim
  • Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026: Spanyol vs Portugal Main Jam Berapa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sungai Cikapundung Naik Hampir 2 Meter, Gedebage, Pagarsih dan Cikapundung Terancam Banjir

By SusanaSabtu, 6 Desember 2025 11:44 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Banjir (Foto: Media Sosial)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir di tiga wilayah rawan, yaitu Gedebage, Pagarsih, dan sepanjang aliran Sungai Cikapundung.

Potensi banjir tersebut dipicu oleh curah hujan yang tinggi, termasuk hujan yang terjadi di kawasan Bandung utara.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung, Amires Pahala, menjelaskan bahwa kenaikan debit air sering terjadi meski Kota Bandung tidak diguyur hujan. “Cikapundung, Gedebage, dan Pagarsih terus kami pantau. Ketika di daerah utara hujan deras, debit air sungai otomatis naik,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Rincian Titik Rawan Banjir di Kota Bandung

Baca Juga:  Bau dan Banjir Mengintai! Warga Oxbow Cicukang Terjebak Sampah Kiriman Ratusan Meter

Amires merinci titik rawan sebagai berikut:

  • Gedebage: Rancanupang dan Cipamokolan
  • Pagarsih: terutama kawasan Gang Tresna
  • Aliran Sungai Cikapundung: Tamansari, Gang Apandi (Braga), hingga Bandung Kidul

Pemantauan di lokasi tersebut melibatkan aparat kewilayahan agar informasi cepat diteruskan kepada masyarakat. Langkah ini penting untuk mempercepat tindakan antisipatif saat debit air meningkat.

Keterbatasan Alat Pantau, Fokus pada Sungai Cikapundung

Amires mengungkapkan bahwa sejauh ini alat pemantau ketinggian air baru tersedia di Sungai Cikapundung.

“Wilayah lain belum memiliki alat pantau. Karena itu, penyebaran informasi dari aparat sangat penting,” katanya.

Baca Juga:  Diduga Jadi Penyebab Banjir, Pembangunan Rumah KBU Dievaluasi

Alat pantau di Cikapundung dianggap vital untuk keselamatan warga. Jika level air naik signifikan, BPBD meminta warga untuk melakukan evakuasi. Di Gang Apandi, lanjutnya, sudah tersedia lokasi evakuasi yang siap digunakan.

Debit Air Sempat Naik Hampir 2 Meter

Beberapa hari lalu, debit air Sungai Cikapundung sempat naik drastis, terutama di wilayah Tahura. “Air naik hampir dua meter, tetapi masih dianggap aman. Kami langsung informasikan ke wilayah bawah dan terus memantau sampai air surut,” ujar Amires.

Baca Juga:  Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Bandung Raya, Pohon Tumbang dan Genangan Terjadi di Beberapa Titik

Selain debit air, BPBD juga mencermati potensi material bawaan sungai seperti kayu atau sampah besar yang bisa menyumbat aliran air dan merusak tanggul. Hal ini dinilai sebagai salah satu pemicu banjir selain tingginya debit air.

Koordinasi dengan Perangkat Daerah Lain

Sebagai lembaga yang baru dibentuk tahun ini, BPBD Kota Bandung mengakui masih memiliki keterbatasan peralatan. Namun, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan jika terjadi bencana.

“Kami assessment dulu kondisi di lapangan. Jika membutuhkan tindakan lebih lanjut, kami langsung koordinasikan dengan perangkat daerah lainnya,” kata Amires.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banjir Bandung BPBD Kota Bandung cikapundung meluap cuaca bandung debit air naik bandung gedebage banjir pagarsih banjir peringatan dini banjir potensi banjir bandung titik rawan banjir bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Buronan Negara! Tampang Songong Pria Berbaju Hijau di Balik Tragedi Sembelih Tapir Mesuji!

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.