Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Surga Dataran Tinggi Jabar: 10 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat untuk Liburan Seru

Minggu, 7 Juni 2026 06:00 WIB

Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!

Minggu, 7 Juni 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Serbuan Hadiah Minggu Ini! Kode Redeem FF Terbaru 7 Juni 2026, Klaim Skin Weapon dan Diamond Gratis

Minggu, 7 Juni 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Surga Dataran Tinggi Jabar: 10 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat untuk Liburan Seru
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
  • Serbuan Hadiah Minggu Ini! Kode Redeem FF Terbaru 7 Juni 2026, Klaim Skin Weapon dan Diamond Gratis
  • Jadwal Piala AFF U-19 Besok Malam: Bentrok Sengit Indonesia vs Vietnam Penentu Juara Grup A
  • Tembus Row 3, Veda Ega Pratama Siap Tempur dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
  • Pusaran Kasus Ijon Bekasi: Nama Mantan Pj Bupati Dani Ramdan Terseret dalam Sidang Suap APBD
  • Go International Jalur Perjodohan: Ketika Orangutan Bogor Ketemu ‘Oppa’ Jepang
  • Bursa Transfer Super League: Dilepas Persija, Allano Lima Jadi Rebutan Persib dan Bhayangkara FC!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 7 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Jelaskan Penyebab Udara Pagi di Bandung Raya Terasa Lebih Dingin

By Aga GustianaJumat, 15 Agustus 2025 09:35 WIB2 Mins Read
cuaca dingin
Ilustrasi cuaca terasa lebih dingin. (Foto: Pixabay/RosZie)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Bandung Raya belakangan merasakan udara pagi yang lebih dingin atau dalam bahasa Sunda disebut tiris. Fenomena suhu rendah ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Agustus 2025.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan sejumlah faktor atmosfer memengaruhi kondisi cuaca di Jawa Barat, termasuk Bandung Raya. “Suhu permukaan laut di wilayah Indonesia masih hangat, aktifnya gelombang atmosfer Rossby Ekuator, serta adanya sirkulasi siklonik yang membentuk konvergensi dan konfluensi angin di beberapa wilayah, termasuk Jawa Barat,” ujar Teguh dalam keterangannya, Jumat (15/8/2025).

Ia menambahkan, kombinasi faktor-faktor tersebut memicu pertumbuhan awan di sebagian wilayah Jawa Barat, sehingga memengaruhi suhu udara di pagi dan malam hari.

Baca Juga:  Ibu Kota Jabar Dikepung Banjir: Dampak Kemarau Basah dan Wilayah Terparah

Pola Musim Kemarau Picu Dingin di Pagi Hari

Teguh menjelaskan, saat ini Jawa Barat telah memasuki musim kemarau dengan dominasi angin monsun Australia. Angin ini membawa udara kering dan dingin, serta menurunkan tutupan awan konvektif secara signifikan. “Akibatnya, panas matahari diterima maksimal di siang hari dan dilepaskan maksimum pada malam dan dini hari, sehingga suhu di siang hari terasa panas, sementara pagi dan dini hari terasa dingin,” ujarnya.

Baca Juga:  Selama Libur Lebaran, Sekda Jabar Pastikan Tak Ada Penumpukan Sampah di Bandung Raya

Berdasarkan catatan BMKG, suhu minimum pada Jumat, 15 Agustus 2025 tercatat 17,2°C di Stasiun Geofisika Bandung dan 14,4°C di Pusat Observasi Geofisika (POG) Lembang. “Cukup dingin, tetapi masih dalam kisaran klimatologis bulan Agustus. Kondisi ini diprediksi akan berlanjut hingga akhir bulan,” tambah Teguh.

Baca Juga:  BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bekasi Magnitudo 4,9, Warga Diminta Waspada

BMKG Imbau Warga Siaga

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan antisipasi menghadapi kondisi cuaca ini. Potensi angin kencang, hujan lokal, hingga genangan air, banjir, dan tanah longsor perlu menjadi perhatian.

“Masyarakat disarankan mengenakan jaket, mengonsumsi minuman hangat di pagi hari, dan selalu mengakses informasi cuaca terbaru melalui laman resmi BMKG,” ujar Teguh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

angin kencang Bandung Raya BMKG cuaca bandung Hujan Lokal Informasi Cuaca Musim Kemarau 2025 Pagi Hari Dingin suhu dingin tanah longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pusaran Kasus Ijon Bekasi: Nama Mantan Pj Bupati Dani Ramdan Terseret dalam Sidang Suap APBD

Buntut Narasi Jabar Barbar dan Intoleran, Koalisi Advokat Sunda Seret Abu Janda ke Polisi

Pernikahan Hancur Dua Pekan Sebelum Resepsi, Pasangan di Bandung Tertipu WO Miliaran Rupiah

program MBG

Menanti Ujung Sengkarut Megaproyek Negara: Kupas Tuntas Carut Marut Program MBG hingga Ancaman Rungkad

Viral! Minum Kelapa Siap Saji dari Minimarket, Warganet Ini Malah Berakhir di IGD

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026: Cek Besaran dan Syarat Penerima

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Video ‘Rok Hijau di Dapur’ Viral Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu Mengintai
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.