Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Karim Benzema OTW Persib Bandung?

Rabu, 16 September 2026 06:00 WIB
Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Rabu, 16 September 2026 05:00 WIB

Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia

Rabu, 16 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Karim Benzema OTW Persib Bandung?
  • Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup
  • Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia
  • Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Jelaskan Penyebab Udara Pagi di Bandung Raya Terasa Lebih Dingin

By Aga GustianaJumat, 15 Agustus 2025 09:35 WIB2 Mins Read
cuaca dingin
Ilustrasi cuaca terasa lebih dingin. (Foto: Pixabay/RosZie)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Bandung Raya belakangan merasakan udara pagi yang lebih dingin atau dalam bahasa Sunda disebut tiris. Fenomena suhu rendah ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Agustus 2025.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan sejumlah faktor atmosfer memengaruhi kondisi cuaca di Jawa Barat, termasuk Bandung Raya. “Suhu permukaan laut di wilayah Indonesia masih hangat, aktifnya gelombang atmosfer Rossby Ekuator, serta adanya sirkulasi siklonik yang membentuk konvergensi dan konfluensi angin di beberapa wilayah, termasuk Jawa Barat,” ujar Teguh dalam keterangannya, Jumat (15/8/2025).

Ia menambahkan, kombinasi faktor-faktor tersebut memicu pertumbuhan awan di sebagian wilayah Jawa Barat, sehingga memengaruhi suhu udara di pagi dan malam hari.

Baca Juga:  Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Kota Besar pada H-1 Lebaran, Termasuk Bandung

Pola Musim Kemarau Picu Dingin di Pagi Hari

Teguh menjelaskan, saat ini Jawa Barat telah memasuki musim kemarau dengan dominasi angin monsun Australia. Angin ini membawa udara kering dan dingin, serta menurunkan tutupan awan konvektif secara signifikan. “Akibatnya, panas matahari diterima maksimal di siang hari dan dilepaskan maksimum pada malam dan dini hari, sehingga suhu di siang hari terasa panas, sementara pagi dan dini hari terasa dingin,” ujarnya.

Baca Juga:  BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

Berdasarkan catatan BMKG, suhu minimum pada Jumat, 15 Agustus 2025 tercatat 17,2°C di Stasiun Geofisika Bandung dan 14,4°C di Pusat Observasi Geofisika (POG) Lembang. “Cukup dingin, tetapi masih dalam kisaran klimatologis bulan Agustus. Kondisi ini diprediksi akan berlanjut hingga akhir bulan,” tambah Teguh.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Melanda Jabar, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga 11 Maret 2025

BMKG Imbau Warga Siaga

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan antisipasi menghadapi kondisi cuaca ini. Potensi angin kencang, hujan lokal, hingga genangan air, banjir, dan tanah longsor perlu menjadi perhatian.

“Masyarakat disarankan mengenakan jaket, mengonsumsi minuman hangat di pagi hari, dan selalu mengakses informasi cuaca terbaru melalui laman resmi BMKG,” ujar Teguh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

angin kencang Bandung Raya BMKG cuaca bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.