Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin SIM Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif, Segera Diberlakukan Secara Nasional?

Jumat, 7 Agustus 2026 08:00 WIB

Gagal Juarai Piala Presiden 2026 Lewat Adu Penalti, Persib Tetap Bungah Menatap Asia

Jumat, 7 Agustus 2026 07:20 WIB

Update Bansos BPNT Tahap 3: Dana Rp600 Ribu Cair, Begini Cara Cek Statusnya di HP

Jumat, 7 Agustus 2026 07:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin SIM Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif, Segera Diberlakukan Secara Nasional?
  • Gagal Juarai Piala Presiden 2026 Lewat Adu Penalti, Persib Tetap Bungah Menatap Asia
  • Update Bansos BPNT Tahap 3: Dana Rp600 Ribu Cair, Begini Cara Cek Statusnya di HP
  • Perburuan Item Gratis, Cek Deretan Kode Redeem FF 7 Agustus 2026
  • Kapan PKH dan BPNT Cair Agustus 2026? Simak Jadwal Lengkap serta Cara Mengambilnya
  • Persib Dapat Start Berat! Ini Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 hingga Pekan Ke-34
  • Bansos Agustus 2026 Mulai Dicairkan! Ini Jadwal PKH, BPNT, Beras 30 Kg dan Cara Cek Penerima
  • Peluang Klaim Saldo DANA Gratis 7 Agustus 2026: Cara Aman dan Legal Berburu Cuan Tambahan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Swing Voters Merapat, Ini 5 Film yang Cocok Ditonton Saat Masa Tenang Pemilu 

By Putri Mutia RahmanSenin, 12 Februari 2024 15:29 WIB4 Mins Read
Foto: Catchplay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tahapan Pemilu 2024 kini sudah memasuki pada masa tenang, dimana berlangsung selama 3 hari, mulai Minggu, 11 Februari hingga Selasa, 13 Februari 2024.

Bagi sebagian orang tiga hari ini menjadi momen penantian untuk segera memberikan hak pilihnya kepada calon yang sudah ditentukan, namun beberapa orang mungkin menjadikan hari ini sebagai momen pengumpulan informasi karena belum memiliki pilihan.

Selain informasi dari media massa, film juga bisa membuka jalan untuk kamu yang belum bisa menentukan pilihan. Berikut rekomendasi film yang cocok disaksikan saat masa tenang untuk kalian swing voters sebelum menentukan pilihan.

1. Di Balik 98

Dari judulnya kita tebak bahwa ‘Di Balik 98’ bercerita tentang kerusuhan besar yang terjadi pada tahun 1998, ketika Presiden Soeharto dipaksa turun dari jabatannya, menandakan berakhirnya Orde Baru.

Film ini tidak berbicara dari sudut pandang politis, tapi dilihat dari sudut pandang kemanusiaan, dari mata beberapa orang biasa.

Sudut pandang mahasiswa di ceritakan juga dalam film ini, perlawanan mereka atas tindakan presiden di tengah kondisi ketidakpastian namun tetap pergi ke Kairo untuk menghadiri KTT G-15 yang akhirnya menyulut emosi mahasiswa menjadi tidak terbendung, akhirnya terjadilah aksi demo besar-besaran. Aksi ini bukan hanya semena-mena melainkan akibat krisis moneter besar pada 1998.

Film ini dibintangi oleh Chelsea Islan dan Boy William sebagai mahasiswa, Donny Alamsyah dan Fauzi Baadila dari sisi militer, Verdi Solaiman dan Ririn Ekawati dari sudut pandang karyawan istana, serta Teuku Wisnu Wikana yang mewakili rakyat kecil. Kamu dengan mudah bisa menyaksikan film ini di platform streaming Netflix.

2. Laut Bercerita

Film pendek Laut Bercerita merupakan adaptasi dari novel dengan judul yang sama yaitu Laut Bercerita karya Leila S.Chudori.

Cerita yang disajikan dalam film merupakan benang merah atau intisari dari novel Laut Bercerita. Film yang memiliki durasi selama 40 menit ini menceritakan bentuk penyiksaan dan kehilangan aktivis yang berlatar belakang 1998 oleh pemerintah Orde Baru.

Dalam film ini memperlihatkan detik-detik sosok Biru Laut (Reza Rahadian) dan beberapa kawannya dilenyapkan. Penyiksaan dan interogasi tanpa henti dalam sel bawah tanah, kisah kehangatan keluarga yang dirindukan, serta saat di mana ia mesti berjarak dari keluarganya karena menghindari kejaran aparat.

Selain Reza, film ini juga diperkuat dengan kehadiran tokoh-tokoh seperti Dian Sastrowardoyo, Ayushita Nugraha, Tio Pakusadewo dan Aryani Willems. Ditambah kehadiran beberapa kawan aktivis seperti Tanta Ginting, Ade Firman Hakim, dan Haydar Saliszh.

Sayangnya film ini dibatasi penayangannya, untuk kamu yang penasaran bisa follow akun Instagram Leila S untuk informasi penayangan.

3. Istirahatlah Kata-kata

Film Istirahatlah Kata-Kata merupakan sebuah film drama biografi tahun 2016 yang bercerita tentang kisah Wiji Thukul di era pemerintahan Soeharto.

Puisi-puisi Wiji Thukul yang selalu lugas dan lantang justru membuat dirinya mengalami berbagai kesulitan dalam kehidupannya. Saat sebuah kerusuhan pecah di Jakarta pada Juli 1996, Wiji Thukul dan beberapa aktivis pro-demokrasi akhirnya ditetapkan sebagai pemicunya.

Wiji pun lalu melarikan diri ke Pontianak dan tinggal selama 8 bulan di sana. Ia kerap berpindah-pindah rumah karena statusnya sebagai seorang buronan.

Wiji Thukul yang dipenuhi dengan rasa ketakutan. Namun di saat bersamaan, Wiji Thukul tetap menulis puisi dan beberapa cerpen dengan menggunakan nama pena yang lain. Untuk kamu yang penasaran dan tertarik, film ini bisa disaksikan di bioskop online.

4. Gie

Film Gie diangkat dari catatan harian seorang mahasiswa beretnis China bernama Soe Hok Gie. Melalui film ini kita bisa melihat nasionalisme seorang etnis China lewat tokoh utamanya, yaitu Gie.

Tokoh Gie digambarkan sebagai mahasiswa yang kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah, dengan latar belakang waktu pada tahun 1960-an.

Film Gie berhasil memberikan perspektif baru dalam melihat nasionalisme etnis China di Indonesia, memberikan bukti bahwa etnis China sebagai bagian dari masyarakat Indonesia mempunyai rasa nasionalisme yang sama dengan kelompok masyarakat lainnya.

Film ini, disutradarai oleh Riri Riza dan diproduksi oleh Miles Films serta SinemArt Pictures. Gie diperankan dengan apik oleh Nicholas Saputra, selain itu film ini juga menampilkan Sita Nursanti dan Wulan Guritno. Kamu bisa melihat film ini di platform streaming Netflix.

5. Senyap (The Look of Silence)

Film Senyap dirilis pada tahun 2014 dengan judul internasional The Look of Silence. Pemutaranya dilakukan secara serentak pada 10 Desember 2014 bertepatan dengan peringatan Hari HAM sedunia.

Film berdurasi sekitar 1 jam 30 menit ini digarap pada tahun 2010 sampai 2012 di Sumatera oleh sutradara film Jagal Joshua Oppenheimer.

Film ini menceritakan sosok pemuda bernama Adi Rukun yang ialah adik kandung Ramli, yang belum lahir semasa kakaknya dibantai dalam pergolakan 1965.

Ibu dan ayahnya menderita atas kematian anak sulungnya yang dibantai karena dituduh komunis. Mereka masih mengingatnya dengan baik ketika si sulung Ramli diseret oleh beberapa pemuda dari rumahnya, lalu diangkut dengan truk dibawa ke ladang pembantaian.

Melalui film Senyap, kamu dapat melihat bagaimana para pembunuh ratusan orang masih tetap tak tersentuh dan berkuasa di seluruh negeri. Para oknum yang bertanggungjawab atas pelanggaran HAM ini masih sangat nyaman hidup dengan kejahatan mereka di masa lalu. Kamu dapat melihat film ini di Youtube.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Di Balik 98 Gie Istirahatlah Kata-kata Laut Bercerita Masa Tenang Pemilu Senyap
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Update Bansos BPNT Tahap 3: Dana Rp600 Ribu Cair, Begini Cara Cek Statusnya di HP

Perburuan Item Gratis, Cek Deretan Kode Redeem FF 7 Agustus 2026

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Peluang Klaim Saldo DANA Gratis 7 Agustus 2026: Cara Aman dan Legal Berburu Cuan Tambahan

Game Free Fire

Panduan Klaim Kode Redeem FF 7 Agustus 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis Sekarang Juga!

Belajar Sendiri Lewat Aplikasi & Turis, Gadis Cilik Penjual Souvenir Ini Punya Pengetahuan Seluas Samudra!

Bingung Masak Bekal Apa? Coba 4 Menu Mudah Ini, Dijamin Hemat dan Bikin Nagih

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.