Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Kamis, 13 Agustus 2026 19:18 WIB

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Kamis, 13 Agustus 2026 18:34 WIB

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Kamis, 13 Agustus 2026 18:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM
  • Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah
  • Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan
  • Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!
  • Persib Bandung Lepas Gelandang Muda Adzikry Fadlilah ke Persijap Jepara
  • Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api
  • Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini
  • Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tak Bisa Putuskan Sendiri, Ridwan Kamil Tunggu Kandidat Wakil Gubernur Jabar dan Jakarta

By SusanaKamis, 4 Juli 2024 15:00 WIB3 Mins Read
Ridwan Kamil.(iNews.id/Agus Warsudi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengaku masih menimbanng-nimbang terkait keputusan karier politiknya setelah lengser dari kursi jabatan nomor satu di Jabar.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil saat berada di podcast Skakmat Ridwan Kamil, dikutip dari YouTube Pandji Pragiwaksono, Kamis (4/7/2024).

Ridwan Kamil mengatakan jika sampai saat ini ia masih belum memutuskan kemana dirinya akan berlabuh, setelah mendapatkan tiga tawaran yaitu jabatan menteri, Pilgub Jabar dan juga Jakarta.

“Tiga-tiganya ditawarkan, kalau misalkan ditanya Kang mana Kang? Saya masih nimang-nimang, karena pendaftaran Pilkada itu Agustus, jadi kemungkinan saya ke mana awal Juli lah baru jelas,” ujar Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Kang Emil juga menuturkan jika saat ini partai-partai pasca Pilpres masih melihat survei sebelum memutuskan akan maju dimana, selain itu sosok yang menjadi wakilnya pun harus dihitung dulu elektabilitasnya.

“Pasca Pilpres, seluruh partai itu masih ngitung, saya pun sama kalau misalkan di Jabar, sama siapa, kan harus satu paket, dihitung dulu, kalau ke Jabar saya sama siapa, kalau ke DKI saya sama siapa,” bebernya.

Dalam acara tersebut, Kang Emil juga mengatakan bahwa sampai saat ini Pilgub Jabar masih menjadi pilihan utamanya.

“Jabar itu bagi saya pilihan yang lebih utama, tapi saya bukan partikel bebas untuk menentukan, jadi tahan dulu rundingkan semua pendapat, kemudian diputuskan,” ujarnya.

Menurutnya, jika ia kembali menjabat sebagai Gubernur Jabar maka ia bisa menyelesaikan pembangunan-pembangunan yang masih belum terselesaikan.

“Demokrasi kita membatasi kepala daerah lima tahun, maksimal 10 tahun, jadi kalau ke Jabar lagi saya menyelesaikan yang belum selesai, karena ada dimensi pembangunan yang bisa selesai 5 tahun, ada juga dimensi pembangunan yang setengah matang kalau cuma 5 tahun. Jadi kalau di 10 tahun kan kelihatannya yang setengah matang bisa di beres,” bebernya.

Sementara itu, Kang Emil juga tak memungkiri hasil survei di Jakarta yang beda tipis dengan petahana Anies Baswedan, bahkan di beberapa survei mantan Gubernur Jabar itu menempati posisi pertama.

“Tapi fakta yang ada, di Jabar survei tinggi, di Jakarta juga mohon maaf saya survei ke satu beda tipis sama Mas Anies,” ungkapnya.

Kang Emil juga mengatakan terkait permasalahan-permasalahan di Jakarta pasca IKN yang nantinya akan ia selesaikan.

“DKI pasca IKN akan ada puluhan bangunan kosong, sebagian populasi pindah, kalau saya sebagai arsitek urban designer udah kebayang, cuman kan kalau diomongin kan materi kampanye,” katanya.

“Lalu bagi saya mempimpin itu sama aja, Jakarta sama Jabar sama-sama ngurusin semua lah dari a sampai z,” imbuhnya.

Sedangkan untuk pilihan menteri, Kang Emil mengaku jika ia diharuskan untuk memilih, maka ia akan memutuskan untuk menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Saya belum berpengalaman jadi menteri, jadi tahu diri lah, jadi kalau disuruh ya ngurusin yang saya paling paham, karena dunia saya arsitektur, perkotaan, ngurus IKN juga infrastruktur maka, kalau disuruh ya infrastruktur. Walaupun dalam politik kita belajar segala hal lah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gubernur Jabar Jakarta menteri Pandji Pragiwaksono ridwan kamil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!

Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api

Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.