Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia

Sabtu, 1 Agustus 2026 12:44 WIB

Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis

Sabtu, 1 Agustus 2026 10:40 WIB

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Tak Terima Keputusan FIFA, FAM Siap Gugat ke CAS Soal Skandal Naturalisasi Malaysia

By Aga GustianaSelasa, 4 November 2025 06:53 WIB2 Mins Read
Pemain Timnas Malaysia
Pemain Timnas Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setelah FIFA menolak banding yang diajukan, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kini bersiap membawa kasus dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di Swiss.

Keputusan FIFA yang dirilis pada Senin (3/11/2025) menegaskan bahwa Komite Banding menolak seluruh argumen FAM dan mempertahankan hukuman terhadap federasi serta para pemain.

“Setelah menganalisis pengajuan banding dan melakukan sidang, Komite Banding memutuskan untuk menolak banding tersebut,” tulis FIFA dalam pernyataan resminya.

Hukuman tersebut meliputi denda sebesar 350.000 CHF (sekitar Rp7,3 miliar) kepada FAM dan denda 2.000 CHF (Rp41,8 juta) untuk masing-masing pemain, disertai larangan bermain selama 12 bulan.

Tujuh pemain yang terlibat antara lain Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Baca Juga: Drama Naturalisasi Malaysia: FIFA Resmi Tolak Banding FAM

FAM Akan Lanjutkan Banding ke CAS

Menanggapi keputusan tersebut, Presiden FAM Datuk Wira Mohd Yusoff Haji Mahadi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. FAM akan segera menyusun langkah hukum lanjutan dengan mengajukan banding ke CAS agar kasus ini bisa ditinjau ulang secara independen.

“Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah menerima keputusan banding dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), yang mana banding kami telah ditolak,” tulis FAM dalam pernyataan resmi di akun media sosial mereka.

“FAM akan menulis surat kepada FIFA untuk mendapatkan rincian lengkap dan alasan tertulis atas keputusan tersebut sebelum mengambil langkah selanjutnya, yaitu mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS),” lanjut pernyataan tersebut.

FAM menegaskan akan tetap memperjuangkan hak tujuh pemain tersebut agar bisa kembali tampil di kompetisi internasional.

“Ini adalah pertama kalinya FAM menghadapi situasi seperti ini, dan pengacara serta manajemen kami sangat terkejut dengan keputusan tersebut. Namun, FAM akan terus memperjuangkan hak-hak para pemain dan kepentingan sepak bola Malaysia di tingkat internasional,” pungkas Presiden FAM.

Proses Banding ke CAS

Menurut regulasi FIFA, setiap federasi atau individu yang tidak puas dengan keputusan Komite Banding memiliki waktu 21 hari sejak pemberitahuan resmi untuk mendaftarkan banding ke CAS di Lausanne, Swiss.

Jika banding dikabulkan, CAS memiliki wewenang untuk meninjau ulang bukti dan bahkan membatalkan atau mengubah sanksi yang dijatuhkan FIFA. Namun, jika CAS menolak, maka keputusan FIFA akan menjadi final dan mengikat secara hukum internasional.

Kasus ini menjadi perhatian besar di kawasan Asia Tenggara karena menyangkut kredibilitas proses naturalisasi pemain sepak bola di Malaysia dan potensi dampaknya terhadap regulasi di negara lain

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

CAS FAM FIFA Harimau Malaya Malaysia Pemain Naturalisasi pengadilan arbitrase olahraga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Klasemen Piala AFF 2026 Berubah Drastis! Timnas Indonesia Naik ke Puncak, Vietnam Mulai Terancam

Erick Thohir Blak-blakan Dukung Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste dan Kuasai Puncak Klasemen Piala AFF 2026

Rotasi Besar-besaran: Timnas Indonesia Turunkan Skuad Berbeda Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia vs Timor Leste Hari Ini: Jadwal, Jam Tayang RCTI, dan Link Live Streaming Piala AFF 2026

Erick Thohir Dukung Rencana Besar FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia, UEFA dan AFC Justru Murka

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.