Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Parkir Resmi Tapi Motor Hilang, Polisi Selidiki Pengelola Parkir Konser di Bandung

Jumat, 5 Juni 2026 17:38 WIB

Tak Gentar Hadapi Grup Berat, Persib Siap Tantang JDT dan Raksasa ASEAN di ACC 2026/2027

Jumat, 5 Juni 2026 16:36 WIB

Tak Perlu Khawatir Lupa Pengeluaran, DIGI bank bjb Hadir dengan Notifikasi Transaksi

Jumat, 5 Juni 2026 16:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Parkir Resmi Tapi Motor Hilang, Polisi Selidiki Pengelola Parkir Konser di Bandung
  • Tak Gentar Hadapi Grup Berat, Persib Siap Tantang JDT dan Raksasa ASEAN di ACC 2026/2027
  • Tak Perlu Khawatir Lupa Pengeluaran, DIGI bank bjb Hadir dengan Notifikasi Transaksi
  • Betrand Peto Angkat Bicara, Ungkap Hal yang Dialami Ruben Onsu di Rumah
  • Wujud Nyata Kepedulian, bank bjb Dukung Generasi Sehat Lewat Khitanan Massal Gratis
  • Link Full Video Cut Salwa Jadi Buruan Netizen, Benarkah Ada Rekaman Asli?
  • Kontrak Habis Juni 2026, Rui Pires Dikabarkan Bakal Merapat ke Persib Bandung
  • Diskon Rp50 Ribu di GOAT Arena Bandung, Cuma Pakai QRIS bank bjb! Ini Syaratnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 5 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tampilkan Gagasan Otentik di Debat Perdana, Dedi-Erwan Komitmen Tuntaskan Persoalan Rakyat

By SusanaSelasa, 12 November 2024 11:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut empat, Dedi Mulyadi, memberikan penjelasan mendalam mengenai filosofi yang ia anut dalam debat perdana Pilgub Jabar yang digelar di Grha Sanusi, Universitas Padjadjaran, Senin (11/11/2024) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi mengaitkan filosofi Pewayangan, khususnya tokoh Lurah Semar, sebagai dasar dalam memahami kepemimpinan dan visi pembangunan yang ia tawarkan untuk Jabar.

Menurutnya, dengan merujuk pada tokoh Semar dalam pewayangan yang memilih turun dari alam para dewa untuk hidup di kampung Tumaritis.

Semar, yang digambarkan sebagai sosok yang sangat memahami Tuhan namun sering dihina oleh orang yang merasa lebih pintar, menjadi simbol pemimpin yang sederhana dan tidak sombong meskipun memiliki kemuliaan.

Baca Juga:  Teras Cihampelas Terjebak Birokrasi, Pembongkaran Jalan di Tempat

“Semar itu walaupun hidup sederhana sebagai petani, memelihara ikan dan sapi, serta membangun desa, dia tetap menjadi manusia mulia. Filosofi ini saya terapkan dalam hidup saya, dan pakaian saya hari ini juga mencerminkan filosofi tersebut,” papar Dedi, usai debat perdana Pilgub Jabar.

“Warna putih pada pakaian saya melambangkan kesederhanaan dan ketundukan pada Tuhan, sedangkan warna hitam menggambarkan kesediaan untuk tunduk pada hukum alam,” tambahnya.

Dedi kemudian menegaskan pentingnya debat sebagai sarana untuk mengartikulasikan gagasan yang dapat diterima oleh rakyat.

Dedi mengatakan, debat bukanlah tempat untuk membaca teks, melainkan kesempatan bagi calon pemimpin untuk menyampaikan gagasan besar yang nantinya akan diterjemahkan secara teknis oleh aparat pemerintah daerah.

Baca Juga:  Terkejut Jadi Cawagub Jabar, Niat Awal Ronal Surapradja Nyalon Wali Kota Bandung

“Debat ini adalah tentang kemampuan untuk berpikir otentik dan menyampaikan ide-ide yang benar-benar berasal dari pikiran kita sendiri, bukan sekadar mengulang teks atau jawaban teknis yang sudah disiapkan. Pemimpin itu bukan kepala dinas atau pelaksana teknis, melainkan orang yang mampu melihat dan menyelesaikan masalah secara holistik,” jelas Dedi.

Selain itu, Dedi menegaskan bahwa sebagai pemimpin, ia akan selalu berada di tengah masyarakat dan berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan langsung di lapangan, bukan hanya duduk di belakang meja.

Baca Juga:  Kado Istimewa Ulang Tahun Dedi Mulyadi: Purwakarta Lahirkan 1.000 Ibu Asuh

“Jika terpilih nanti, kami akan selalu dekat dengan masyarakat. Kami ingin menyelesaikan masalah di masyarakat secara langsung, bukan membawa masalah kerja dan melupakan aspirasi rakyat,” ujarnya.

Selain itu, mantan Bupati Purwakarta itu juga mengungkapkan rasa belasungkawa atas kecelakaan beruntun yang terjadi di Tol Cipularang KM 92.

“Saya sempat terjebak hampir satu jam karena kecelakaan. Semoga keluarga korban diberi kekuatan, dan semoga yang meninggal diterima amal ibadahnya. Ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua bahwa kita perlu memperhatikan transportasi darat, terutama soal truk-truk yang sudah tua dan tidak memenuhi standar,” ungkapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

debat Dedi Mulyadi Erwan Setiawan Pilgub Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Parkir Resmi Tapi Motor Hilang, Polisi Selidiki Pengelola Parkir Konser di Bandung

Tak Perlu Khawatir Lupa Pengeluaran, DIGI bank bjb Hadir dengan Notifikasi Transaksi

Wujud Nyata Kepedulian, bank bjb Dukung Generasi Sehat Lewat Khitanan Massal Gratis

Diskon Rp50 Ribu di GOAT Arena Bandung, Cuma Pakai QRIS bank bjb! Ini Syaratnya

7 Fakta Gurita Mafia Dapur MBG di Cianjur, Catut Nama Pejabat BGN dan Tarik Setoran Ratusan Juta

Rumor Purbaya Mundur dari Kursi Menkeu Viral, Ini Kata Istana

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.