Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Kebetulan! John Herdman Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2

Jumat, 2 Oktober 2026 18:04 WIB

Keren Banget! Skill Futsal Bocah SD Asal Deli Serdang Bikin Pelatih Timnas Indonesia Putri Kepincut

Jumat, 2 Oktober 2026 17:33 WIB
BSU Kemnaker

Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja

Jumat, 2 Oktober 2026 17:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Kebetulan! John Herdman Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2
  • Keren Banget! Skill Futsal Bocah SD Asal Deli Serdang Bikin Pelatih Timnas Indonesia Putri Kepincut
  • Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja
  • Waspada Pergeseran Musim: BMKG Sebut Awal Musim Hujan di Jawa Barat Mundur Akibat El Nino Kuat
  • Terulang Lagi! SPPG Panyandaan KBB Disuspend Usai 14 Siswa Alami Keluhan
  • Lempar Bola Panas, Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Megaproyek Data Center AI
  • Polisi Bekuk Terduga Pencuri Kabel APILL yang Bikin Lampu Merah Bandung Padam
  • FAM Layangkan Protes Resmi ke FIFA Terkait Lonjakan Injury Time Laga Indonesia vs Bangladesh
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Taufik Hidayat Sempat Datangi Lembur Pakuan Sebelum Ditangkap, Dedi Mulyadi Ungkap Pelaku Ingin Bertemu Gubernur

By Mulki AlbarSenin, 29 Juni 2026 18:05 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29), sempat mendatangi Lembur Pakuan sebelum akhirnya ditangkap jajaran Polda Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Dedi saat ditemui di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (29/6/2026).

Menurut Dedi, Taufik datang ke pos penjagaan Lembur Pakuan sekitar pukul 04.00 WIB dengan mengenakan helm dan masker sehingga identitasnya tidak langsung dikenali petugas.

“Oh iya ada. Jadi Taufik Hidayat sempat datang ke Gedung Pakuan jam 4 dini hari, menemui pos jaga. Dia ngomong pakai helm, pakai masker. ‘Saya ingin ketemu Pak Gubernur. Saya mau dipenjara, tapi ada hal yang harus saya sampaikan dulu’,” kata Dedi.

Baca Juga:  Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Dedi mengatakan, kedatangan Taufik tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di kawasan Lembur Pakuan.

“Jadi itu, dan CCTV-nya ada. Jadi memang dia mencari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Taufik juga sempat berupaya menuju Lembur Pakuan menggunakan kendaraan yang diantar seseorang. Namun, orang yang mengantarnya memilih tidak melanjutkan perjalanan karena khawatir dikenali masyarakat.

Baca Juga:  Resmi Berlaku Januari 2026, UMP Jawa Barat Naik Rp2,3 Juta

“Dia juga berusaha datang ke Lembur Pakuan. Yang ngantarnya nggak berani karena takut di jalan dilihat orang, ketahuan sama orang, digebukin. Jadi yang takut ngantarnya,” ungkap Dedi.

Saat ditanya apakah Taufik bermaksud meminta perlindungan kepada dirinya, Dedi menilai tujuan kedatangan pelaku bukan untuk mencari perlindungan, melainkan ingin menyampaikan sesuatu sebelum menjalani proses hukum.

Baca Juga:  Urus 900 Siswa Bermasalah di Barak Militer, Pemprov Jabar Sedot APBD Rp6 Miliar

“Sebenarnya bukan minta perlindungan. Kalau dari sisi bahasanya, bahwa dia siap dipenjara, tapi sebelum dipenjara ada sesuatu yang ingin disampaikan,” jelasnya.

Taufik Hidayat diketahui telah ditangkap oleh jajaran Polda Jawa Barat dan kini menjalani proses hukum atas dugaan penyekapan serta penganiayaan terhadap YTR (29). Hingga saat ini, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang mengetahui atau terlibat dalam tindak pidana tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Polda Jabar Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

BSU Kemnaker

Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja

Waspada Pergeseran Musim: BMKG Sebut Awal Musim Hujan di Jawa Barat Mundur Akibat El Nino Kuat

Terulang Lagi! SPPG Panyandaan KBB Disuspend Usai 14 Siswa Alami Keluhan

Lempar Bola Panas, Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Megaproyek Data Center AI

Polisi Bekuk Terduga Pencuri Kabel APILL yang Bikin Lampu Merah Bandung Padam

Dedi Mulyadi Hadiri Pengukuhan PWI Jabar, Ingatkan Pers Jaga Independensi

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.