Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Atasi Macet dan Banjir Bandung Raya, Bupati Dadang Supriatna Ajak Kota Tetangga Buang Ego Sektoral

Senin, 20 April 2026 21:07 WIB

Link Video Vell TikTok Blunder Diburu Warganet, Pakar Ingatkan Hal Mengerikan yang Bisa Terjadi pada HP Anda!

Senin, 20 April 2026 20:42 WIB

MUA Nangis Sesenggukan saat Dandani Pengantin Ini, Rahasia di Balik Hijabnya Bikin Netizen Ikut Menangis!

Senin, 20 April 2026 20:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Atasi Macet dan Banjir Bandung Raya, Bupati Dadang Supriatna Ajak Kota Tetangga Buang Ego Sektoral
  • Link Video Vell TikTok Blunder Diburu Warganet, Pakar Ingatkan Hal Mengerikan yang Bisa Terjadi pada HP Anda!
  • MUA Nangis Sesenggukan saat Dandani Pengantin Ini, Rahasia di Balik Hijabnya Bikin Netizen Ikut Menangis!
  • Harga BBM Non-Subsidi Melonjak Tajam per April 2026, Bagaimana Nasib Pertamax dan Pertalite?
  • Borong Item Gratis! Kode Redeem FF 20 April 2026: Ada Skin M1887 dan Bundle Langka
  • Gempa Jepang Picu Peringatan Tsunami: Ini Kondisi Terkini WNI di Aomori, Iwate, dan Hokkaido
  • Update April 2026: Cek Status Desil di DTSEN untuk Syarat Penerima BLT Kesra Rp900 Ribu
  • Resbob Bacakan Pleidoi di PN Bandung, Kuasa Hukum Soroti Unsur Kesengajaan Tak Terbukti
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 20 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terima Laporan Pungli Rp 3,4 Miliar di SMA Cirebon, Ono Surono Sebut Kemungkinan Terjadi di Daerah Lain

By SusanaSenin, 29 Juli 2024 15:40 WIB3 Mins Read
Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bakal Calon Gubernur Jawa Barat Ono Surono menyoroti penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2024 baik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jabar.

Diketahui, penyelenggaraan PPDB menuai keluhan dari orang tua siswa, mulai dari sistem zonasi hingga dugaan pungutan liar berkedok sumbangan partisipasi.

Dalam video yang diunggah di akun tiktok @ono_surono, Minggu (28/7/2024), Ono mengaku mendapat keluhan dari orang tua siswa terkait pungutan liar di salah satu SMA di Kota Cirebon.

“Kemarin ada yang kirim sejumlah foto ke chat WA saya. Mungkin foto-foto itu menunjukkan informasi ada pertemuan antara komite sekolah atau pihak sekolah dengan orangtua siswa salah satu SMA yang ada di Jawa Barat,” kata Ono, dikutip Senin (29/7/2024).

Baca Juga:  Bey Tak Segan Diskualifikasi Calon Siswa yang Pakai Alamat Palsu di PPDB 2024

Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar ini mengatakan informasi foto yang pertama berisikan kebutuhan partisipasi senilai Rp 3.315.500.000 dibagi 349 siswa sehingga hasilnya Rp 9.500.000 yang harus dibayar untuk satu siswa.

“Dalam foto itu juga ada informasi biaya tersebut sudah menanggung subsidi silang KIP dan mencakup 8 standar program,” ujarnya.

Kemudian, tambah Ono, ada juga foto yang menginformasikan rekapitulasi rencana anggaran kelas 10, yang totalnya sama yakni Rp 3.315.500.000.

Selanjutnya, foto lainnya adalah bukti transfer yang ditujukan ke nomor rekening BJB atas nama Bend Komite SMA Negeri 1 Cirebon sebesar Rp 7.500.530 dengan berita Sumbangan Komite Sekolah.

“Nah, sehingga tentunya saya ingin mengetahui lebih lanjut ya apakah partisipasi sumbangan ini benar-benar dibenarkan sesuai regulasi yang dibuat oleh Pemprov Jabar, Dinas Pendidikan Jabar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Angka Hibah Pesantren Janggal, DPRD Jabar Curiga Data Dedi Mulyadi Tak Sesuai Fakta

Ono Surono juga mengatakan hal ini juga perlu dicek kembali, apakah memang rapat tersebut sudah benar-benar disetujui oleh seluruh orang tua siswa yang hadir maupun yang tidak hadir untuk membayar jumlah partisipasi sumbangan sebesar Rp 9,5 juta.

“Mari bapak dan ibu mohon bantuannya, terutama juga pada Pak PJ Gubernur dan Kadisdik Jabar, kita cek bersama-sama apakah rapat itu benar terjadi? Apakah orang tua siswa yang hadir atau tidak hadir tidak keberatan sama sekali membayar partisipasi Rp 9,5 juta,” cetus dia.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Ono Surono mengatakan mungkin saja pungutan liar ini tak hanya terjadi di Kota Cirebon tapi juga di sejumlah daerah di Jabar.

Baca Juga:  Dampak Besar Larangan Study Tour untuk PO Bus di Jabar

Sehingga, kata Ono, hanya siswa yang memiliki orang tua mampu dapat bersekolah di sekolah yang notabene sekolah favorit.

Sementara, siswa dari golongan tidak mampu, tak sanggup membayar sehingga akhirnya putus sekolah.

“Inilah yang membuat angka lamanya pendidikan di Jawa Barat rata-rata sampai kelas 2 SMP. Karena untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi biayanya sangat mahal,” ujar Ono, Senin (29/7/2024).

Ono mengimbau agar kedepannya ada evaluasi secara total terkait dengan pelaksanaan pendidikan di Jabar khususnya untuk SMA dan SMK.

“Karena persoalan PPDB ini selalu berulang setiap tahun, mulai dari sistem zonasi hingga pungutan liar yang memberatkan orang tua siswa. Masak harus begini terus?” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cirebon Ono Surono PPDB pungli
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Atasi Macet dan Banjir Bandung Raya, Bupati Dadang Supriatna Ajak Kota Tetangga Buang Ego Sektoral

MUA Nangis Sesenggukan saat Dandani Pengantin Ini, Rahasia di Balik Hijabnya Bikin Netizen Ikut Menangis!

Ilustrasi isi BBM

Harga BBM Non-Subsidi Melonjak Tajam per April 2026, Bagaimana Nasib Pertamax dan Pertalite?

ilustrasi gempa

Gempa Jepang Picu Peringatan Tsunami: Ini Kondisi Terkini WNI di Aomori, Iwate, dan Hokkaido

Resbob Bacakan Pleidoi di PN Bandung, Kuasa Hukum Soroti Unsur Kesengajaan Tak Terbukti

PENUSUKAN

Mencekam! Penusukan Brutal di Bandung Barat, Korban Nyaris Tewas

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.