Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026

Jumat, 31 Juli 2026 05:00 WIB

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Jumat, 31 Juli 2026 04:00 WIB

Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!

Jumat, 31 Juli 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima
  • Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!
  • Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
  • Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah
  • Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi
  • Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terinspirasi Film Bida’ah, Puluhan Santriwati Berani Bongkar Dugaan Kebejatan ‘Walid Lombok’ di Pesantren!

By Aga GustianaJumat, 25 April 2025 14:21 WIB2 Mins Read
Pencabulan
Kasus Pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah kasus dugaan kekerasan seksual yang menggemparkan tengah menjadi sorotan di Kabupaten Lombok Barat. Pria berinisial AF, yang dikenal luas dengan julukan “Walid Lombok” dan merupakan ketua yayasan sebuah pondok pesantren, kini harus berurusan dengan hukum. Ia resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di lingkungan pesantren yang ia pimpin.

Kabar penangkapan dan penetapan tersangka ini disampaikan langsung oleh Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili pada Kamis (24/4/2025).

“Setelah melalui serangkaian proses penyelidikan dan pengumpulan bukti yang cukup, yang bersangkutan telah resmi kami tetapkan sebagai tersangka dan saat ini telah dilakukan penahanan,” tegas AKP Regi.

Fakta yang lebih memprihatinkan adalah terus bertambahnya jumlah korban yang berani melaporkan kejadian traumatis ini kepada pihak kepolisian.

“Pagi tadi, kami kembali menerima laporan dari tiga orang korban baru,” ungkap AKP Regi.

Para korban yang baru melapor ini langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Satreskrim Polresta Mataram untuk mendapatkan keterangan yang lebih mendalam mengenai pengalaman pahit yang mereka alami.

“Tim penyidik kami sedang melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap para korban yang baru melapor ini untuk mendapatkan keterangan yang lebih rinci terkait pengalaman traumatis yang mereka alami,” jelas AKP Regi.

Hingga saat ini, Polresta Mataram telah mencatat adanya 13 korban yang telah diperiksa. Keterangan dari para korban inilah yang menjadi salah satu dasar kuat bagi penyidik untuk menetapkan AF sebagai tersangka. Lebih jauh, AKP Regi mengungkapkan rincian dugaan tindak asusila yang dilakukan oleh “Walid Lombok.”

“Dari hasil pemeriksaan yang telah kami lakukan terhadap para korban, terungkap bahwa ada lima korban yang diduga kuat mengalami tindak pidana pencabulan, dan lima korban lainnya diduga menjadi korban persetubuhan. Bahkan, terdapat satu korban di antara sepuluh korban awal yang diduga mengalami kedua jenis tindakan asusila tersebut,” pungkas AKP Regi Halili, menggambarkan betapa seriusnya kasus ini.

Terungkapnya dugaan kebejatan di lingkungan pesantren ini diduga kuat dipicu oleh viralnya serial film produksi Malaysia berjudul “Bida’ah”.

Film yang mengangkat kisah seorang tokoh agama bernama “Walid” yang menyalahgunakan kedudukannya untuk melakukan tindakan asusila terhadap santri-santrinya ini rupanya memberikan keberanian bagi para korban di Lombok Barat untuk membuka suara.

Para santriwati yang menjadi korban “Walid Lombok” diduga mencapai angka 20 orang. Namun, hingga saat ini, baru sebagian kecil yang memiliki keberanian untuk melaporkan kejadian traumatis ini kepada pihak berwajib.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bidaah film Lombok santriwati Walid Lombok
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?

Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi

Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.