Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda

Sabtu, 13 Juni 2026 21:02 WIB

Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!

Sabtu, 13 Juni 2026 20:47 WIB
Pria berpakaian adat Jawa sedang tirakatan di malam 1 Suro, diiringi kirab pusaka dan barisan lilin, dengan latar gapura keraton.

Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui

Sabtu, 13 Juni 2026 20:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda
  • Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!
  • Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
  • Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu
  • Rumor Transfer Liga 1: Eks Brisbane Roar Lempar Sinyal ke Indonesia, Persib Bandung Siap Tampung?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terinspirasi Film Bida’ah, Puluhan Santriwati Berani Bongkar Dugaan Kebejatan ‘Walid Lombok’ di Pesantren!

By Aga GustianaJumat, 25 April 2025 14:21 WIB2 Mins Read
Pencabulan
Kasus Pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah kasus dugaan kekerasan seksual yang menggemparkan tengah menjadi sorotan di Kabupaten Lombok Barat. Pria berinisial AF, yang dikenal luas dengan julukan “Walid Lombok” dan merupakan ketua yayasan sebuah pondok pesantren, kini harus berurusan dengan hukum. Ia resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di lingkungan pesantren yang ia pimpin.

Kabar penangkapan dan penetapan tersangka ini disampaikan langsung oleh Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili pada Kamis (24/4/2025).

“Setelah melalui serangkaian proses penyelidikan dan pengumpulan bukti yang cukup, yang bersangkutan telah resmi kami tetapkan sebagai tersangka dan saat ini telah dilakukan penahanan,” tegas AKP Regi.

Fakta yang lebih memprihatinkan adalah terus bertambahnya jumlah korban yang berani melaporkan kejadian traumatis ini kepada pihak kepolisian.

Baca Juga:  Deretan Film Ramaikan Bioskop Sepanjang Mei 2025: Ada Mission Impossible dan Final Destination

“Pagi tadi, kami kembali menerima laporan dari tiga orang korban baru,” ungkap AKP Regi.

Para korban yang baru melapor ini langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Satreskrim Polresta Mataram untuk mendapatkan keterangan yang lebih mendalam mengenai pengalaman pahit yang mereka alami.

“Tim penyidik kami sedang melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap para korban yang baru melapor ini untuk mendapatkan keterangan yang lebih rinci terkait pengalaman traumatis yang mereka alami,” jelas AKP Regi.

Baca Juga:  Jalan-jalan di Bandung? Jangan Lewatkan Mampir ke Bioskop Rakyat, Dijamin Seru

Hingga saat ini, Polresta Mataram telah mencatat adanya 13 korban yang telah diperiksa. Keterangan dari para korban inilah yang menjadi salah satu dasar kuat bagi penyidik untuk menetapkan AF sebagai tersangka. Lebih jauh, AKP Regi mengungkapkan rincian dugaan tindak asusila yang dilakukan oleh “Walid Lombok.”

“Dari hasil pemeriksaan yang telah kami lakukan terhadap para korban, terungkap bahwa ada lima korban yang diduga kuat mengalami tindak pidana pencabulan, dan lima korban lainnya diduga menjadi korban persetubuhan. Bahkan, terdapat satu korban di antara sepuluh korban awal yang diduga mengalami kedua jenis tindakan asusila tersebut,” pungkas AKP Regi Halili, menggambarkan betapa seriusnya kasus ini.

Baca Juga:  Film Deadpool & Wolverine Tayang Besok di Indonesia, Berikut Sinopsisnya

Terungkapnya dugaan kebejatan di lingkungan pesantren ini diduga kuat dipicu oleh viralnya serial film produksi Malaysia berjudul “Bida’ah”.

Film yang mengangkat kisah seorang tokoh agama bernama “Walid” yang menyalahgunakan kedudukannya untuk melakukan tindakan asusila terhadap santri-santrinya ini rupanya memberikan keberanian bagi para korban di Lombok Barat untuk membuka suara.

Para santriwati yang menjadi korban “Walid Lombok” diduga mencapai angka 20 orang. Namun, hingga saat ini, baru sebagian kecil yang memiliki keberanian untuk melaporkan kejadian traumatis ini kepada pihak berwajib.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bidaah film Lombok santriwati Walid Lombok
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.