Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aksi Anarkis di Karnaval Cicalengka: Tiga Pria Mabuk Penganiaya Kapolsek dan Danramil Resmi Jadi Tersangka

Selasa, 18 Agustus 2026 17:55 WIB

Bukan Sekadar Pelatihan, Mahasiswa IPB Beri Pendampingan Psikologis untuk Eks-PMI Sukabumi

Selasa, 18 Agustus 2026 17:46 WIB

Bobotoh Wajib Tahu! Ini 12 Spot Nobar Persib vs Bali United Paling Seru di Bandung Malam Ini

Selasa, 18 Agustus 2026 17:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aksi Anarkis di Karnaval Cicalengka: Tiga Pria Mabuk Penganiaya Kapolsek dan Danramil Resmi Jadi Tersangka
  • Bukan Sekadar Pelatihan, Mahasiswa IPB Beri Pendampingan Psikologis untuk Eks-PMI Sukabumi
  • Bobotoh Wajib Tahu! Ini 12 Spot Nobar Persib vs Bali United Paling Seru di Bandung Malam Ini
  • Kulit Batang 11 Pohon di Jalan Pahlawan Dikelupas, DLH Lakukan Perawatan Intensif
  • PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap! Begini Cara Cek Status Penerima lewat HP
  • Bikin Geger Tradisi Pesantren! Dari Mana Asal-Usul Gelar ‘Gus’ Milik Willie Salim?
  • Prediksi Susunan Pemain Persib vs Bali United: Tolic Siap Rotasi, Penggawa Timnas Turun Gunung?
  • Bukan Takut Tergeser, Luka Menalo Malah Bahagia! Mariano Peralta Jadi Pesaing Baru di Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terkuak! Motif Pembunuhan Pelajar di Bandung, Sakit Hati Ibunya Dihina

By SusanaSenin, 22 Januari 2024 19:36 WIB2 Mins Read
Ilustrasi bunuh diri. (Foto/Ilustrasi/istockphoto)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Motif pembunuhan pelajar oleh penjual cilor di Kabupaten Bandung akhirnya terkuak, dilatarbelakangi karena sakit hati ibunya dihina korban.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung bersama Unit Reskrim Polsek Pameungpeuk menangkap penjual cilor atas nama Parid Harja yang menganiaya Rizky Riadi (17) hingga tewas di Kabupaten Bandung.

Sebelumnya, geger mayat korban yang ditemukan di sodetan Sungai Cisangkuy, Desa Bojongkunci, Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan pada Sabtu sore oleh masyarakat setempat.

Warga mencium aroma menyengat di sodetan Sungai Cisangkuy hingga akhirnya menemukan mayat korban yang sudah membusuk.

Warga pun melaporkan penemuan jasad ini ke Polsek Pameungpeuk.

“Jenazah sudah 7 hari dilihat dari historical riwayat dokter, setelah mengetahui identitas korban dilakukan penyelidikan dan bisa terungkap. Tanggal 21 pukul 03.00 pagi, sehingga tidak sampai 12 jam pelaku ditangkap dan didalami motifnya,” kata Kusworo di Mapolresta Bandung, Senin (22/1/2024).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ia mengatakan motif tersangka menganiaya korban hingga tewas dikarenakan sakit hati oleh omongannya terhadap ibu pelaku.

Tersangka yang emosi kemudian mencekik leher korban hingga tewas dan melakukan pemukulan.

“Motifnya tersangka sakit hati atas perkataan korban ketika korban mengatakan kata-kata tidak senonoh kepada ibu tersangka, maka tersangka emosi dan melakukan pencekikan ke korban,” jelasnya.

Korban yang sudah tidak bernapas, kemudian lanjut dipukuli oleh pelaku. Mengetahui korban meninggal dunia, pelaku lalu menunggu malam hari dan membawa jasadnya ke semak-semak yang berada tak jauh dari kediamannya.

“Mayat ditutupi semak belukar dari situ ditinggal, selang 7 hari kemudian diketahui jasadnya di sana dan setelah itu diketahui keluarga ada beberapa barang korban yang hilang,” ucapnya.

Adapun ponsel milik korban dijual tersangka, sehingga penadahnya pun ditangkap.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan dan 365 tentang pencurian dengan kekerasan.

Pelaku juga dijerat pasal berlapis yakni pasal 80 ayat 3 tentang perlindungan anak, dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun.

Sementara itu, kata Kusworo, antara korban dan pelaku ini saling mengenal. Dalam empat tahun terakhir, tersangka merupakan penjual cilor dan korban adalah pelanggannya.

“Teman sejak empat tahun lalu,” ungkapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

motif pembunuhan pelajar penjual cilor Sungai Cisangkuy
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aksi Anarkis di Karnaval Cicalengka: Tiga Pria Mabuk Penganiaya Kapolsek dan Danramil Resmi Jadi Tersangka

Bukan Sekadar Pelatihan, Mahasiswa IPB Beri Pendampingan Psikologis untuk Eks-PMI Sukabumi

Kulit Batang 11 Pohon di Jalan Pahlawan Dikelupas, DLH Lakukan Perawatan Intensif

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap! Begini Cara Cek Status Penerima lewat HP

Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB

Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.