Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Lengkap Persib Bandung di Super League 2026/2027: Langsung Hadapi Ujian Berat di Awal Musim

Kamis, 6 Agustus 2026 17:13 WIB

Bingung Masak Bekal Apa? Coba 4 Menu Mudah Ini, Dijamin Hemat dan Bikin Nagih

Kamis, 6 Agustus 2026 17:00 WIB

Polda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib, Hindari Vandalisme dan Provokasi

Kamis, 6 Agustus 2026 16:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Lengkap Persib Bandung di Super League 2026/2027: Langsung Hadapi Ujian Berat di Awal Musim
  • Bingung Masak Bekal Apa? Coba 4 Menu Mudah Ini, Dijamin Hemat dan Bikin Nagih
  • Polda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib, Hindari Vandalisme dan Provokasi
  • Polisi Tangkap Pembuat Video AI Manipulasi Presiden Prabowo, Pelaku Ngaku Ingin Kontennya FYP
  • Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Dibacok Tetangga Sendiri Saat Hendak Adzan
  • Igor Tolic Buka Peluang Mariano Peralta Starter di Final Persib vs Persebaya, Ini Alasannya
  • SDN 026 Bojongloa Sempat Digembok Ahli Waris, Disdik Bandung Siapkan Relokasi
  • Jadwal Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya: Jam Tayang dan Link Live Streaming
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ternyata Ini yang Bikin Bunga Bangkai Keluarkan Bau Menyengat

By Aga GustianaMinggu, 29 Desember 2024 22:59 WIB2 Mins Read
Bunga Bangkai. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Para ahli akhirnya menemukan tentang bagaimana secara kimiawi Bunga Titan Arum (Amorphophallus titanium) alias Bunga Bangkai mengeluarkan bau menyengat.

Sebelumnya para ahli kebingungan tentang hal tersebut. Namun misteri itu sekarang dilaporkan terpecahkan berkat penelitian baru dari tim di Dartmouth College di New Hampshire, Amerika Serikat.

Diketahui, sesuai julukannya, Bunga Bangkai asli hutan hujan Sumatra di Indonesia. Tanaman tropis raksasa ini hidup selama beberapa dekade dan tumbuh lebih dari 3 meter.

Dari hasil penelitian yang diterbitkan 4 November di PNAS Nexus, bau busuk dari Bunga Bangkai berasal dari senyawa organik, dikombinasikan dengan proses biologis yang biasanya hanya ditemukan pada hewan.

Siklus mekar Bunga Bangkai ini setiap lima hingga tujuh tahun sekali. Dalam beberapa hari, lapisan kelopak merah tua yang berjumbai terbuka.

Secara teknis, Bunga Bangkai tidak tunggal, ia mengandung beberapa bunga lebih kecil dalam tangkai yang dikenal sebagai spadix.

Spadix akan menghangat hingga 6,6 derajat celcius lebih tinggi dari suhu sekitar usai terpapar penyerbuk potensial, proses ini disebut termogenesis.

Setelah itu, Bunga Bangkai mulai mengeluarkan zat kimia sulfur yang dimaksudkan untuk menarik lalat dan serangga lainnya.

Termogenesis ini umumnya terjadi pada hewan dan sangat jarang terjadi pada tumbuhan. Hal inilah yang membuat para ahli sempat kebingungan misteri bau menyengat Bunga Bangkai.

Untuk memecahkannya, ilmuwan pun meneliti Bunga Bangkai berusia 21 tahun Dartmouth, dijuluki Morphy, terakhir mekar di 2016 dan 2022.

Di kedua kesempatan itu, peneliti yang dipimpin profesor ilmu biologi G. Eric Schaller mengumpulkan sampel jaringan dan daun untuk analisis urutan RNA.

“Ini membantu kita melihat gen mana yang aktif secara spesifik saat apendiks memanas dan mengeluarkan bau,” jelasnya.

Mereka mengidentifikasi apa yang memicu termogenesis bunga bangkai serta penyebab kimia spesifik di balik baunya.

Saat bunga mulai mekar, rupanya ada ekspresi gen lebih besar yang terlibat dalam transportasi dan metabolisme sulfur, serta gen yang mengkodekan pembentukan protein yang terlibat dalam termogenesis tanaman, disebut oksidase alternatif.

Para peneliti juga menemukan kadar tinggi asam amino yang disebut metionina yang baunya sangat tidak sedap.

“Studi kami menyoroti perubahan dinamis yang terjadi dalam ekspresi gen hanya dalam beberapa hari selama bunga bangkai berbunga,” tulis para peneliti.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bau Bunga bunga bangkai tumbuhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bingung Masak Bekal Apa? Coba 4 Menu Mudah Ini, Dijamin Hemat dan Bikin Nagih

Bukan Cuma Tempat Wisata, Ini Deretan Kuliner Bandung yang Wajib Masuk Wishlist

The Real ‘Madura All Around The World’, Jualan Gado-gado Nyempil di Jabal Khandamah Arab Saudi!

Kode Redeem FF 6 Agustus 2026 Terbaru Hari Ini, Klaim Skin Senjata dan Bundle Gratis

bansos beras

Panduan Lengkap Bantuan Beras 30 Kg Agustus 2026: Jadwal Penyaluran, Kriteria, dan Cara Cek Penerima

Harga Emas Hari Ini 6 Agustus 2026 Melejit! Antam Naik Rp80.000 per Gram

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.