Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cek Link DANA Kaget Hari Ini 21 Juni 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair ke Dompet Digital

Minggu, 21 Juni 2026 06:00 WIB

Siap-siap Borong Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 21 Juni 2026

Minggu, 21 Juni 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 21 Juni 2026, Ada Skin Senjata Keren

Minggu, 21 Juni 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek Link DANA Kaget Hari Ini 21 Juni 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair ke Dompet Digital
  • Siap-siap Borong Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 21 Juni 2026
  • Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 21 Juni 2026, Ada Skin Senjata Keren
  • Heboh Tautan Pendaftaran CPNS 2026 di Medsos, Benarkah Sudah Dibuka? Cek Fakta dari BKN
  • Ranking AFC Melesat, Klub Liga 1 Dapat Durian Runtuh untuk Slot Asia Musim Depan
  • Instagram Rilis Fitur Baru yang Bikin Postingan Carousel Jadi Lebih Hidup
  • Ikuti Jejak Indonesia, Inggris Larang Total Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos Mulai 2027
  • Sisi Lain Icuk Baros: Dari Tukang Servis Kompor Jadi ‘Bos Saep’ Copet Legendaris yang Dicintai Penonton
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 21 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ternyata Ini yang Bikin Bunga Bangkai Keluarkan Bau Menyengat

By Aga GustianaMinggu, 29 Desember 2024 22:59 WIB2 Mins Read
Bunga Bangkai. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Para ahli akhirnya menemukan tentang bagaimana secara kimiawi Bunga Titan Arum (Amorphophallus titanium) alias Bunga Bangkai mengeluarkan bau menyengat.

Sebelumnya para ahli kebingungan tentang hal tersebut. Namun misteri itu sekarang dilaporkan terpecahkan berkat penelitian baru dari tim di Dartmouth College di New Hampshire, Amerika Serikat.

Diketahui, sesuai julukannya, Bunga Bangkai asli hutan hujan Sumatra di Indonesia. Tanaman tropis raksasa ini hidup selama beberapa dekade dan tumbuh lebih dari 3 meter.

Dari hasil penelitian yang diterbitkan 4 November di PNAS Nexus, bau busuk dari Bunga Bangkai berasal dari senyawa organik, dikombinasikan dengan proses biologis yang biasanya hanya ditemukan pada hewan.

Baca Juga:  5 Toko Bunga di Bandung, Cocok Untuk Rayakan Hari Spesial

Siklus mekar Bunga Bangkai ini setiap lima hingga tujuh tahun sekali. Dalam beberapa hari, lapisan kelopak merah tua yang berjumbai terbuka.

Secara teknis, Bunga Bangkai tidak tunggal, ia mengandung beberapa bunga lebih kecil dalam tangkai yang dikenal sebagai spadix.

Spadix akan menghangat hingga 6,6 derajat celcius lebih tinggi dari suhu sekitar usai terpapar penyerbuk potensial, proses ini disebut termogenesis.

Setelah itu, Bunga Bangkai mulai mengeluarkan zat kimia sulfur yang dimaksudkan untuk menarik lalat dan serangga lainnya.

Baca Juga:  Tahun 2023, Laba Bank BJB Turun Hampir 30 Persen

Termogenesis ini umumnya terjadi pada hewan dan sangat jarang terjadi pada tumbuhan. Hal inilah yang membuat para ahli sempat kebingungan misteri bau menyengat Bunga Bangkai.

Untuk memecahkannya, ilmuwan pun meneliti Bunga Bangkai berusia 21 tahun Dartmouth, dijuluki Morphy, terakhir mekar di 2016 dan 2022.

Di kedua kesempatan itu, peneliti yang dipimpin profesor ilmu biologi G. Eric Schaller mengumpulkan sampel jaringan dan daun untuk analisis urutan RNA.

“Ini membantu kita melihat gen mana yang aktif secara spesifik saat apendiks memanas dan mengeluarkan bau,” jelasnya.

Baca Juga:  5 Toko Bunga di Bandung, Cocok Untuk Rayakan Hari Spesial

Mereka mengidentifikasi apa yang memicu termogenesis bunga bangkai serta penyebab kimia spesifik di balik baunya.

Saat bunga mulai mekar, rupanya ada ekspresi gen lebih besar yang terlibat dalam transportasi dan metabolisme sulfur, serta gen yang mengkodekan pembentukan protein yang terlibat dalam termogenesis tanaman, disebut oksidase alternatif.

Para peneliti juga menemukan kadar tinggi asam amino yang disebut metionina yang baunya sangat tidak sedap.

“Studi kami menyoroti perubahan dinamis yang terjadi dalam ekspresi gen hanya dalam beberapa hari selama bunga bangkai berbunga,” tulis para peneliti.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bau Bunga bunga bangkai tumbuhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cek Link DANA Kaget Hari Ini 21 Juni 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair ke Dompet Digital

Siap-siap Borong Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 21 Juni 2026

Game Free Fire

Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 21 Juni 2026, Ada Skin Senjata Keren

CPNS

Heboh Tautan Pendaftaran CPNS 2026 di Medsos, Benarkah Sudah Dibuka? Cek Fakta dari BKN

Instagram Rilis Fitur Baru yang Bikin Postingan Carousel Jadi Lebih Hidup

Ikuti Jejak Indonesia, Inggris Larang Total Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos Mulai 2027

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.