Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fakta Baru Penganiayaan di Cileunyi: Korban Dikurung di Kamar Kos Selama Berbulan-bulan

Selasa, 23 Juni 2026 11:03 WIB

Cetak Sejarah Baru! Lionel Messi Resmi Jadi Penguasa Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 10:54 WIB

Terseret Isu Dana Pelicin Rp300 Juta Usai Bertemu Gibran, Pengurus BEM UBK Minta Maaf

Selasa, 23 Juni 2026 10:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fakta Baru Penganiayaan di Cileunyi: Korban Dikurung di Kamar Kos Selama Berbulan-bulan
  • Cetak Sejarah Baru! Lionel Messi Resmi Jadi Penguasa Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
  • Terseret Isu Dana Pelicin Rp300 Juta Usai Bertemu Gibran, Pengurus BEM UBK Minta Maaf
  • Prediksi Portugal vs Uzbekistan: Ronaldo Siap Bawa Selecao Raih Kemenangan Perdana
  • Persib Incar Luka Menalo, Tapi Transfer Terancam Gagal karena Sanksi FIFA?
  • Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juni 2026 Bertahan di Rp2,668 Juta per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
  • Dedi Mulyadi Buka Sayembara Rp250 Juta, Buru Pelaku Penyekapan Brutal Wanita di Bandung
  • Hantam Irak Tiga Gol Tanpa Balas, Prancis Segel Tiket Babak Gugur Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 23 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terseret Isu Dana Pelicin Rp300 Juta Usai Bertemu Gibran, Pengurus BEM UBK Minta Maaf

By Aga GustianaSelasa, 23 Juni 2026 10:38 WIB3 Mins Read
Pengurus BEM FH UBK minta maaf. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat media sosial tengah diguncang oleh isu miring yang menerpa fungsionaris Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK). Organisasi mahasiswa tersebut mendadak menjadi sorotan publik setelah muncul tudingan miring pasca-pertemuan audiensi mereka dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

Dugaan adanya kompensasi finansial yang diterima oleh para pengurus BEM tersebut memicu gelombang protes dari internal kampus sendiri. Sejumlah mahasiswa UBK yang merasa tidak puas langsung menuntut klarifikasi serta pemulihan reputasi almamater mereka. Momen interogasi yang menegangkan tersebut bahkan sempat disiarkan secara langsung via platform TikTok hingga menyita perhatian netizen.

Dalam potongan video yang viral, pimpinan organisasi mahasiswa tersebut tampak tidak berkutik saat didesak oleh rekan-rekan sekampusnya.

“Saya ngaku salah dan mohon maaf kepada kalian semua,” tukas Ketua BEM FH UBK Abdi Maludin.

Baca Juga:  Jokowi Tanggapi Usulan Pemakzulan Gibran: Bagian dari Dinamika Demokrasi

Mendengar hal itu, salah satu mahasiswa yang hadir langsung melayangkan desakan konkret mengenai langkah pemulihan nama baik institusi.

“Langkah apa yang akan kamu pertanggungjawabkan untuk balikin nama UBK?,” ungkap penanya yang diduga berasal dari UBK.

Berdasarkan isu yang beredar dari proses klarifikasi tersebut, para pengurus ditengarai mendapatkan kompensasi dana berkisar antara Rp1,5 hingga Rp2 juta untuk setiap kepala. Diketahui, Abdi tidak datang sendirian saat menyambangi Istana Wapres; ia didampingi oleh delegasi mahasiswa lainnya dengan total mencapai 15 orang.

Meski demikian, kebenaran dari seluruh pengakuan tersebut masih perlu diuji lebih dalam. Ada indikasi bahwa pernyataan dari pengurus BEM FH UBK terlontar akibat adanya tekanan psikologis massa. Spekulasi kian liar karena laporan mengenai nominal yang mengalir ke kantong para mahasiswa dinilai simpang siur dan berbeda-beda.

Baca Juga:  Ramai Akun Instagram Wapres Gibran Diduga Follow Akun Judol, Setwapres Beri Klarifikasi

Di platform X (yang sebelumnya Twitter), narasi yang berkembang bahkan jauh lebih ekstrem. Salah satu akun dengan pengikut besar, @txtdarigen***, melontarkan tuduhan bahwa total dana yang masuk dalam pusaran kasus ini mencapai angka ratusan juta rupiah.

Akun tersebut mengeklaim adanya dana pelicin hingga Rp300 juta pasca-pertemuan formal di Istana. Netizen tersebut menyayangkan jika hasil perjuangan para relawan aksi yang bertahan berjam-jam di lapangan ternyata telah dikondisikan sejak awal. Bersamaan dengan itu, isu lain juga menggelinding di mana akun @Helloween menyebut adanya keterlibatan oknum aparat dalam pendanaan perwakilan mahasiswa ini, hingga memicu tuntutan sanksi Drop Out (DO).

Kronologi ini bermula pada Senin (15/6/2026), ketika Wapres Gibran Rakabuming Raka bersedia membukakan pintu Istana untuk menerima belasan perwakilan mahasiswa. Mereka merupakan bagian dari massa yang sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Selain dari UBK, perwakilan mahasiswa yang ikut masuk ke dalam Istana diketahui berasal dari Universitas MH Thamrin serta Universitas Terbuka.

Baca Juga:  Jokowi Tanggapi Usulan Pemakzulan Gibran: Bagian dari Dinamika Demokrasi

Undangan mendadak dari orang nomor dua di Indonesia itu datang menjelang petang, sekitar pukul 17.25 WIB. Para mahasiswa yang berada di lokasi unjuk rasa langsung mengalihkan barisan menuju Istana Wakil Presiden demi menyampaikan maklumat mereka secara langsung.

Dari atas mobil demonstrasi, koordinator lapangan sempat membakar semangat massa dengan menyatakan bahwa undangan dari Wapres merupakan bukti keberhasilan tekanan massa. Mereka berharap poin-poin gugatan yang dibawa dari jalanan bisa langsung dikirimkan ke meja kekuasaan tertinggi. Namun, momentum yang awalnya dianggap sebagai pencapaian itu kini justru berbuntut panjang dan memicu prahara di dalam kampus UBK sendiri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BEM UBK Gibran Rakabuming Isu 300 juta BEM UBK Universitas Bung Karno
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fakta Baru Penganiayaan di Cileunyi: Korban Dikurung di Kamar Kos Selama Berbulan-bulan

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Rp250 Juta, Buru Pelaku Penyekapan Brutal Wanita di Bandung

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Baru, Tapi Buruh Nike Bandung Malah Dirumahkan?

Padam Listrik

PLN Jabar Digugat Rp2 Ribu Akibat Sering Mati Lampu: Biar Jadi Pelajaran, Telat Bayar Saja Kita Diputus!

FKSS Jabar Curiga Dana Sekolah Swasta Gratis Bakal Caplok Jatah Siswa Miskin

Trauma dan Luka Berat, Korban Kekerasan di Bandung Bakal Jalani Operasi Bedah Plastik

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.