Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Bisa Capai Rp600.000 untuk Tiga Bulan, Begini Cara Cek Status Penerima

Senin, 12 Oktober 2026 06:00 WIB

Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner

Senin, 12 Oktober 2026 03:00 WIB

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Senin, 12 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BPNT Bisa Capai Rp600.000 untuk Tiga Bulan, Begini Cara Cek Status Penerima
  • Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner
  • 5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000
  • Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin
  • Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Dua Kali Kebobolan! Persib Tertinggal 0-2 dari Dewa United di Si Jalak Harupat
  • Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terseret Isu Dana Pelicin Rp300 Juta Usai Bertemu Gibran, Pengurus BEM UBK Minta Maaf

By Aga GustianaSelasa, 23 Juni 2026 10:38 WIB3 Mins Read
Pengurus BEM FH UBK minta maaf. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat media sosial tengah diguncang oleh isu miring yang menerpa fungsionaris Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK). Organisasi mahasiswa tersebut mendadak menjadi sorotan publik setelah muncul tudingan miring pasca-pertemuan audiensi mereka dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

Dugaan adanya kompensasi finansial yang diterima oleh para pengurus BEM tersebut memicu gelombang protes dari internal kampus sendiri. Sejumlah mahasiswa UBK yang merasa tidak puas langsung menuntut klarifikasi serta pemulihan reputasi almamater mereka. Momen interogasi yang menegangkan tersebut bahkan sempat disiarkan secara langsung via platform TikTok hingga menyita perhatian netizen.

Dalam potongan video yang viral, pimpinan organisasi mahasiswa tersebut tampak tidak berkutik saat didesak oleh rekan-rekan sekampusnya.

“Saya ngaku salah dan mohon maaf kepada kalian semua,” tukas Ketua BEM FH UBK Abdi Maludin.

Mendengar hal itu, salah satu mahasiswa yang hadir langsung melayangkan desakan konkret mengenai langkah pemulihan nama baik institusi.

“Langkah apa yang akan kamu pertanggungjawabkan untuk balikin nama UBK?,” ungkap penanya yang diduga berasal dari UBK.

Berdasarkan isu yang beredar dari proses klarifikasi tersebut, para pengurus ditengarai mendapatkan kompensasi dana berkisar antara Rp1,5 hingga Rp2 juta untuk setiap kepala. Diketahui, Abdi tidak datang sendirian saat menyambangi Istana Wapres; ia didampingi oleh delegasi mahasiswa lainnya dengan total mencapai 15 orang.

Meski demikian, kebenaran dari seluruh pengakuan tersebut masih perlu diuji lebih dalam. Ada indikasi bahwa pernyataan dari pengurus BEM FH UBK terlontar akibat adanya tekanan psikologis massa. Spekulasi kian liar karena laporan mengenai nominal yang mengalir ke kantong para mahasiswa dinilai simpang siur dan berbeda-beda.

Di platform X (yang sebelumnya Twitter), narasi yang berkembang bahkan jauh lebih ekstrem. Salah satu akun dengan pengikut besar, @txtdarigen***, melontarkan tuduhan bahwa total dana yang masuk dalam pusaran kasus ini mencapai angka ratusan juta rupiah.

Akun tersebut mengeklaim adanya dana pelicin hingga Rp300 juta pasca-pertemuan formal di Istana. Netizen tersebut menyayangkan jika hasil perjuangan para relawan aksi yang bertahan berjam-jam di lapangan ternyata telah dikondisikan sejak awal. Bersamaan dengan itu, isu lain juga menggelinding di mana akun @Helloween menyebut adanya keterlibatan oknum aparat dalam pendanaan perwakilan mahasiswa ini, hingga memicu tuntutan sanksi Drop Out (DO).

Kronologi ini bermula pada Senin (15/6/2026), ketika Wapres Gibran Rakabuming Raka bersedia membukakan pintu Istana untuk menerima belasan perwakilan mahasiswa. Mereka merupakan bagian dari massa yang sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Selain dari UBK, perwakilan mahasiswa yang ikut masuk ke dalam Istana diketahui berasal dari Universitas MH Thamrin serta Universitas Terbuka.

Undangan mendadak dari orang nomor dua di Indonesia itu datang menjelang petang, sekitar pukul 17.25 WIB. Para mahasiswa yang berada di lokasi unjuk rasa langsung mengalihkan barisan menuju Istana Wakil Presiden demi menyampaikan maklumat mereka secara langsung.

Dari atas mobil demonstrasi, koordinator lapangan sempat membakar semangat massa dengan menyatakan bahwa undangan dari Wapres merupakan bukti keberhasilan tekanan massa. Mereka berharap poin-poin gugatan yang dibawa dari jalanan bisa langsung dikirimkan ke meja kekuasaan tertinggi. Namun, momentum yang awalnya dianggap sebagai pencapaian itu kini justru berbuntut panjang dan memicu prahara di dalam kampus UBK sendiri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Bisa Capai Rp600.000 untuk Tiga Bulan, Begini Cara Cek Status Penerima

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.