Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Promo HUT bank bjb ke-65! Cashback Obligasi Ritel Bikin Investor Untung Besar

Kamis, 18 Juni 2026 14:45 WIB

Polisi Buru Pelaku Penyekapan Sadis di Bandung, Korban Jalani Operasi Kritis

Kamis, 18 Juni 2026 14:25 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Bisa Dapat Cashback Rp100 Ribu, Ini Program Terbaru bank bjb!

Kamis, 18 Juni 2026 14:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Promo HUT bank bjb ke-65! Cashback Obligasi Ritel Bikin Investor Untung Besar
  • Polisi Buru Pelaku Penyekapan Sadis di Bandung, Korban Jalani Operasi Kritis
  • Bayar Pajak Kendaraan Bisa Dapat Cashback Rp100 Ribu, Ini Program Terbaru bank bjb!
  • Heboh Video ‘No Sensor’ di X dan TikTok, Nama Cut Salwa Jadi Trending, Ini Faktanya
  • Terungkap dari Telepon Misterius, Kasus Penyiksaan 3 Tahun di Bandung Gegerkan Publik
  • Sistem Sering Error dan Ngelag, Komisi V DPRD Jabar Evaluasi Total Carut-Marut SPMB 2026
  • Gila! Persib Jalani 60 Laga Musim Depan, Pelatih Minta Bantuan PSSI
  • Prediksi Kanada vs Qatar: Tuan Rumah Siap Mengamuk, Qatar Terancam Pulang Tanpa Poin!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap dari Telepon Misterius, Kasus Penyiksaan 3 Tahun di Bandung Gegerkan Publik

By SusanaKamis, 18 Juni 2026 13:39 WIB3 Mins Read
Ilustrasi Penyekapan. Foto: ChatGPT.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat menimpa seorang wanita berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat. Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 2023 ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka parah di sekujur tubuh dan mengalami kebutaan permanen pada kedua mata.

Peristiwa ini diduga dilakukan oleh pria berinisial TH (30), yang diketahui merupakan kekasih korban dan mengaku sebagai suami.

Terungkap dari Informasi Orang Tak Dikenal

Kasus tragis ini mulai terungkap setelah keluarga korban menerima telepon dari seseorang yang tidak dikenal pada Rabu, 10 Juni 2026.

Penelepon tersebut mengabarkan bahwa YTR berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat kecelakaan.

Keluarga yang terkejut langsung menuju rumah sakit, namun justru menemukan kondisi YTR yang jauh dari dugaan awal.

Korban mengalami luka serius di wajah, kepala, tangan, hingga kaki. Pihak medis juga menyampaikan bahwa sebagian luka yang diderita korban merupakan luka lama, sehingga memunculkan kecurigaan adanya tindak kekerasan.

Baca Juga:  Diduga Lecehkan Keluarga Pasien, Polisi Amankan Dokter PPDS di RSHS Bandung

Tidak lama setelah itu, orang yang menghubungi keluarga korban dilaporkan menghilang tanpa jejak.

Korban Akui Disekap dan Dianiaya

Setelah sadar dan mampu memberikan keterangan, YTR mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengalami kecelakaan seperti yang disampaikan sebelumnya.

Ia mengaku menjadi korban penyekapan dan penganiayaan berat selama bertahun-tahun oleh terduga pelaku TH.

Korban kemudian menjalani operasi, terutama di bagian kepala akibat infeksi parah yang sudah bernanah. Kondisi matanya juga memburuk akibat infeksi serius saat tiba di rumah sakit.

Setelah menjalani perawatan intensif, kedua mata YTR tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan mengalami kebutaan permanen.

“Udah tidak bisa diselamatkan matanya. Dua-duanya tidak bisa diselamatkan,” ungkap adik korban, Syahrul Ulum, kepada wartawan.

Baca Juga:  Unpad Hormati Keputusan Menkes Bekukan Sementara PPDS Anestesi

Selain itu, korban juga mengalami luka berat di bagian bibir atas hingga menyebabkan kondisi sumbing.

Diduga Disiksa Selama Bertahun-Tahun

Menurut keterangan keluarga, YTR diduga mengalami kekerasan fisik berulang selama masa penyekapan.

Korban disebut kerap dipukul menggunakan helm, diserang benda tajam, disayat, hingga tubuhnya dipenuhi luka bekas sundutan rokok.

Kisah kelam ini bermula sekitar tiga tahun lalu ketika YTR berkenalan dengan TH dalam sebuah konser musik di Bandung. Keduanya kemudian menjalin hubungan asmara.

Sejak saat itu, korban tidak pernah kembali ke rumah keluarganya.

Keluarga Sempat Kehilangan Jejak

Selama tiga tahun, keluarga sempat beberapa kali berkomunikasi dengan korban, namun sangat terbatas.

Pihak keluarga sempat mendapat informasi bahwa YTR bekerja di Jakarta, padahal korban diduga tetap berada di Bandung dalam kondisi disekap dan tidak diperbolehkan menggunakan ponsel pribadi.

Baca Juga:  Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual, Dokter PPDS RSHS Terancam 12 Tahun Penjara

Upaya pencarian di tempat kerja dan kos korban di Bandung tidak membuahkan hasil.

Polisi Selidiki Kasus Penyiksaan di Bandung

Merasa tidak terima, keluarga akhirnya melaporkan kasus ini ke Polda Jawa Barat pada Jumat, 12 Juni 2026.

Pihak kepolisian telah membenarkan adanya laporan tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Pelaku berinisial TH yang diketahui bekerja sebagai debt collector kini masuk dalam daftar pencarian dan sedang diburu aparat kepolisian.

Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Pihak keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya agar tidak ada korban lain di kemudian hari.

“Usut tuntas sampai pelaku ditemukan. Kami khawatir ada korban lain. Hukum seberat-beratnya,” ujar Syahrul Ulum.

Keluarga juga menegaskan bahwa korban tidak pernah menikah dengan pelaku, dan hubungan keduanya hanya sebatas pacaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus penyekapan Bandung kekerasan terhadap wanita Bandung penganiayaan Bandung RSHS Bandung YTR Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Promo HUT bank bjb ke-65! Cashback Obligasi Ritel Bikin Investor Untung Besar

Polisi Buru Pelaku Penyekapan Sadis di Bandung, Korban Jalani Operasi Kritis

Bayar Pajak Kendaraan Bisa Dapat Cashback Rp100 Ribu, Ini Program Terbaru bank bjb!

Sistem Sering Error dan Ngelag, Komisi V DPRD Jabar Evaluasi Total Carut-Marut SPMB 2026

Kejutan Pantai Timur Pangandaran: Jaring Nelayan Berhasil Daratkan Kerapu Raksasa 120 Kg

ilustrasi bansos

Belanja Rokok Pakai Uang Palsu, Pria di Cimahi Malah Bikin Polisi Temukan Rp31 Juta di Rumahnya

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.