Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI

Minggu, 27 September 2026 20:17 WIB

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Minggu, 27 September 2026 19:23 WIB

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Minggu, 27 September 2026 18:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI
  • Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak
  • Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran
  • Alwi Farhan Lolos Semifinal, Target Emas Asian Games 2026 Makin Terbuka
  • Bukan Dipanggil Timnas, Marc Klok Justru Beri Pesan untuk Thom Haye dan Ragnar
  • Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya
  • Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?
  • Selangkah Lagi ke Final! Fajar/Fikri Punya Misi Besar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap dari Telepon Misterius, Kasus Penyiksaan 3 Tahun di Bandung Gegerkan Publik

By SusanaKamis, 18 Juni 2026 13:39 WIB3 Mins Read
Ilustrasi Penyekapan. Foto: ChatGPT.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat menimpa seorang wanita berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat. Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 2023 ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka parah di sekujur tubuh dan mengalami kebutaan permanen pada kedua mata.

Peristiwa ini diduga dilakukan oleh pria berinisial TH (30), yang diketahui merupakan kekasih korban dan mengaku sebagai suami.

Terungkap dari Informasi Orang Tak Dikenal

Kasus tragis ini mulai terungkap setelah keluarga korban menerima telepon dari seseorang yang tidak dikenal pada Rabu, 10 Juni 2026.

Penelepon tersebut mengabarkan bahwa YTR berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat kecelakaan.

Keluarga yang terkejut langsung menuju rumah sakit, namun justru menemukan kondisi YTR yang jauh dari dugaan awal.

Korban mengalami luka serius di wajah, kepala, tangan, hingga kaki. Pihak medis juga menyampaikan bahwa sebagian luka yang diderita korban merupakan luka lama, sehingga memunculkan kecurigaan adanya tindak kekerasan.

Baca Juga:  Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Belum Damai, Kuasa Hukum Nina Tuntut Pemecatan Perawat

Tidak lama setelah itu, orang yang menghubungi keluarga korban dilaporkan menghilang tanpa jejak.

Korban Akui Disekap dan Dianiaya

Setelah sadar dan mampu memberikan keterangan, YTR mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengalami kecelakaan seperti yang disampaikan sebelumnya.

Ia mengaku menjadi korban penyekapan dan penganiayaan berat selama bertahun-tahun oleh terduga pelaku TH.

Korban kemudian menjalani operasi, terutama di bagian kepala akibat infeksi parah yang sudah bernanah. Kondisi matanya juga memburuk akibat infeksi serius saat tiba di rumah sakit.

Setelah menjalani perawatan intensif, kedua mata YTR tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan mengalami kebutaan permanen.

“Udah tidak bisa diselamatkan matanya. Dua-duanya tidak bisa diselamatkan,” ungkap adik korban, Syahrul Ulum, kepada wartawan.

Baca Juga:  Geger Dugaan Kekerasan Seksual oleh Dokter di RSHS Bandung, Korban Tak Sadar Usai Dibius

Selain itu, korban juga mengalami luka berat di bagian bibir atas hingga menyebabkan kondisi sumbing.

Diduga Disiksa Selama Bertahun-Tahun

Menurut keterangan keluarga, YTR diduga mengalami kekerasan fisik berulang selama masa penyekapan.

Korban disebut kerap dipukul menggunakan helm, diserang benda tajam, disayat, hingga tubuhnya dipenuhi luka bekas sundutan rokok.

Kisah kelam ini bermula sekitar tiga tahun lalu ketika YTR berkenalan dengan TH dalam sebuah konser musik di Bandung. Keduanya kemudian menjalin hubungan asmara.

Sejak saat itu, korban tidak pernah kembali ke rumah keluarganya.

Keluarga Sempat Kehilangan Jejak

Selama tiga tahun, keluarga sempat beberapa kali berkomunikasi dengan korban, namun sangat terbatas.

Pihak keluarga sempat mendapat informasi bahwa YTR bekerja di Jakarta, padahal korban diduga tetap berada di Bandung dalam kondisi disekap dan tidak diperbolehkan menggunakan ponsel pribadi.

Baca Juga:  Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Upaya pencarian di tempat kerja dan kos korban di Bandung tidak membuahkan hasil.

Polisi Selidiki Kasus Penyiksaan di Bandung

Merasa tidak terima, keluarga akhirnya melaporkan kasus ini ke Polda Jawa Barat pada Jumat, 12 Juni 2026.

Pihak kepolisian telah membenarkan adanya laporan tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Pelaku berinisial TH yang diketahui bekerja sebagai debt collector kini masuk dalam daftar pencarian dan sedang diburu aparat kepolisian.

Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Pihak keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya agar tidak ada korban lain di kemudian hari.

“Usut tuntas sampai pelaku ditemukan. Kami khawatir ada korban lain. Hukum seberat-beratnya,” ujar Syahrul Ulum.

Keluarga juga menegaskan bahwa korban tidak pernah menikah dengan pelaku, dan hubungan keduanya hanya sebatas pacaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus penyekapan Bandung RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.