bukamata.id – Tembok penahan tanah (TPT) pabrik PT Ultimate Noble Indonesia (UNI) di Kabupaten Garut roboh kurang dari 24 jam setelah diresmikan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Robohnya tembok pembatas itu terjadi pada Senin (3/3/2025) malam WIB, dibarengi dengan longsoran tanah bercampur air yang menerjang pemukiman warga. Sementara, peresmian pabrik tersebut digelar pada siang harinya.
Salah seorang warga yang menjadi korban, Odah menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
“Habis Terawih, saya lagi santai di rumah. Tiba-tiba ada suara gemuruh gede banget, belum sempat ngapa-ngapain, tahu-tahu tembok rumah udah jebol, air sama lumpur masuk semua,” ucap Odah dikutip Jumat (7/3/2025).
Menurutnya, longsor yang terjadi di area tersebut bukanlah kali pertama. Namun, longsor yang terjadi pada Senin malam itu merupakan longsor terparah, bahkan hingga merusak rumah.
Kejadian ini membuat warga bertanya-tanya dampak lingkungan dari proyek pabrik yang telah diresmikan Wamenaker dan Dedi Mulyadi tersebut. Terlebih lagi TPT pabrik PT UNI Garut.
Sebelumnya diberitakan, Gubenur Jawa barat, Dedi Mulyadi turut mendampingi Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Immanuel Ebenezer Gerungan dalam acara Grand Opening PT Ultimate Noble Indonesia di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Senin (3/3/2025).
Pabrik ini diklaim sebagai langkah besar dalam upaya mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Garut melalui sektor industri.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











