Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems

Rabu, 17 Juni 2026 02:00 WIB
Garena Free Fire

Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus

Rabu, 17 Juni 2026 01:00 WIB

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems
  • Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi di Tengah Pesta Rakyat: Empat Tewas dalam Syukuran Pernikahan Wakil Bupati Garut

By Aga GustianaJumat, 18 Juli 2025 16:31 WIB2 Mins Read
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula
Tragedi di pernikahan Wabup Garut. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana suka cita dalam pesta rakyat untuk merayakan pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dengan Maula Akbar—putra Gubernur Jawa Barat—berubah menjadi duka mendalam. Ribuan warga yang memadati kawasan Pendopo Garut dan Alun-Alun Babancong pada Jumat siang, tak menyangka perayaan meriah itu akan berakhir dengan insiden maut.

Acara ini awalnya digagas sebagai bentuk rasa syukur atas bersatunya dua tokoh muda penting di Jawa Barat. Sajian kuliner dari 25 kabupaten/kota disediakan secara gratis bagi masyarakat yang hadir. Sejak pukul 13.00 WIB, kerumunan mulai memadati lokasi. Namun, lonjakan pengunjung yang tidak diimbangi dengan manajemen kerumunan yang efektif memicu kekacauan.

Sekitar pukul 15.30 WIB, desak-desakan hebat terjadi di sejumlah titik tenda makanan. Keterbatasan ruang dan kurangnya pengawasan menyebabkan kepanikan. Beberapa warga terjatuh dan terinjak-injak dalam kepadatan yang tak terkendali.

Berdasarkan keterangan dari pihak keamanan dan saksi mata, insiden ini merenggut empat nyawa—termasuk seorang anggota kepolisian yang tengah bertugas. Tiga korban lainnya merupakan warga sipil. Belum ada informasi resmi terkait identitas para korban. Sejumlah korban luka langsung dilarikan ke RSU dr. Slamet Garut untuk mendapat perawatan intensif.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pasang Badan, Temui Orang Tua Siswi Korban Cukur Paksa di Garut

Petugas dari Polres Garut, Satpol PP, serta tim medis dan relawan turun tangan untuk mengevakuasi korban dan menenangkan massa. Garis polisi dipasang di beberapa area untuk mengamankan lokasi dan mencegah kepadatan ulang. Arus pengunjung pun mulai dikendalikan secara bertahap.

Baca Juga:  Polda Jabar Ambil Alih Penyelidikan Insiden Maut di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari panitia penyelenggara maupun pemerintah daerah. Keluarga besar kedua mempelai juga belum memberikan komentar terkait kejadian tragis ini.

Di media sosial, tagar belasungkawa mulai menggema. Warganet menyampaikan duka cita sekaligus menyerukan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan acara besar yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

Baca Juga:  Heboh Isu Penculikan Bocah SD di Garut, Fakta Sebenarnya Terungkap

Tragedi ini menjadi pelajaran berharga bahwa euforia dalam sebuah perayaan harus diiringi dengan perencanaan matang, pengamanan ketat, dan protokol keselamatan yang terukur demi melindungi keselamatan publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita garut desak-desakan garut kerumunan massa korban pesta rakyat Maula Akbar peristiwa jawa barat pesta rakyat garut Putri Karlina tragedi garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.