Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Inara Rusli Tagih Isbat Nikah, Insanul Fahmi Justru Hadir di Ulang Tahun Anak Bersama Mawa

Senin, 26 Oktober 2026 12:36 WIB

Teja Paku Alam Cedera, Lini Belakang Persib Bandung Kian Mengkhawatirkan

Senin, 26 Oktober 2026 12:16 WIB

Kartu Merah Jadi Petaka, Pelatih Garudayaksa Akui Timnya Dirugikan Lawan Persib

Senin, 26 Oktober 2026 12:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Inara Rusli Tagih Isbat Nikah, Insanul Fahmi Justru Hadir di Ulang Tahun Anak Bersama Mawa
  • Teja Paku Alam Cedera, Lini Belakang Persib Bandung Kian Mengkhawatirkan
  • Kartu Merah Jadi Petaka, Pelatih Garudayaksa Akui Timnya Dirugikan Lawan Persib
  • Tragedi Maut Pasar Caringin Bandung: Pemicu Bentrokan, Fakta Korban, dan Respons Farhan
  • Sempat Lambaikan Tangan, Atlet Selam Peraih 2 Emas Porprov Jateng Meninggal saat Bertanding
  • Operasi Patuh 2026 Digelar 26 Oktober–8 November, Ini Daftar Pelanggaran yang Diincar
  • Menang Dramatis di Menit 90+1, Igor Tolic Larang Persib Larut dalam Euforia
  • Harga Emas Antam Hari Ini 26 Oktober 2026: Rp2,54 Juta, Buyback Rp2,33 Juta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 26 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Maut Pasar Caringin Bandung: Pemicu Bentrokan, Fakta Korban, dan Respons Farhan

By Mulki AlbarSenin, 26 Oktober 2026 11:51 WIB4 Mins Read
Pengeroyokan di Pasar Induk Caringin Bandung tewaskan dua orang. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi pengeroyokan di kawasan Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, menewaskan dua orang dan menyebabkan satu orang lainnya mengalami luka berat. Polisi kini masih mendalami penyebab penyerangan serta memeriksa seorang terduga pelaku yang telah diamankan.

Peristiwa berdarah yang terjadi pada Sabtu (24/10/2026) petang itu menewaskan FR (22) di lokasi kejadian. Sementara itu, korban berinisial T (38) meninggal dunia setelah sebelumnya dalam kondisi kritis akibat pengeroyokan.

Kapolsek Babakan Ciparay, AKP Kardi, membenarkan jumlah korban meninggal dunia mencapai dua orang.

“Semuanya dua yang meninggal dunia,” kata Kardi saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).

Selain kedua korban tewas, seorang pria berinisial AS (34) juga mengalami luka berat. Ia menderita luka pada siku kiri dan kehilangan salah satu jarinya akibat serangan senjata tajam.

Kardi mengatakan, korban yang mengalami luka tersebut telah pulang setelah mendapatkan perawatan.

“Kalau yang luka sudah pulang,” ucapnya.

Polisi Amankan Satu Terduga Pelaku

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi telah mengamankan satu orang yang diduga berkaitan dengan penyerangan tersebut. Namun, keterlibatan orang yang diamankan itu masih didalami oleh penyidik.

Baca Juga:  Enam Pelaku Berhasil Diamankan Kepolisian, Pengeroyokan di Ciparay Kabupaten Bandung Diduga Karena Cemburu

“Memang sudah diamankan, satu orang, tapi belum A1. Masih dalam pemeriksaan,” ujar Kardi.

Sebelumnya, Kardi menyampaikan bahwa kepolisian telah mengantongi identitas terduga pelaku dan melakukan pengejaran bersama tim gabungan dari Polsek Babakan Ciparay dan Polrestabes Bandung.

Berdasarkan informasi awal, penyerangan terjadi sekitar pukul 17.50 WIB di area Ruko Blok B-2, dekat Bank Mega, Pasar Induk Caringin.

Saat kejadian, para korban disebut sedang bekerja sebagai petugas parkir. Tiba-tiba, sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang mendatangi lokasi dan menyerang menggunakan senjata tajam sebelum melarikan diri.

Adapun terkait pemicu kejadian, Kardi sebelumnya menyebut penyelidikan sementara mengarah pada dugaan kesalahpahaman antara juru parkir dan kuli panggul di area pasar.

“Awalnya ada kesalahpahaman antara tukang parkir dan kuli panggul. Tukang parkir dikira mencuri bawang. Sempat berdamai, tapi ada kesalahpahaman lagi,” kata Kardi, Minggu (25/10/2026).

Polisi masih mendalami rangkaian kejadian tersebut untuk memastikan penyebab penyerangan dan peran masing-masing pihak.

Aktivitas Pasar Sempat Terhenti

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (25/10/2026) siang, kawasan Blok B Pasar Induk Caringin tampak lengang setelah insiden tersebut. Aktivitas sejumlah pedagang sempat terhenti karena situasi yang mencekam dan trauma akibat kejadian itu.

Baca Juga:  Persib Jadi Inspirasi, Wali Kota Bandung Baru Fokus Bangun SDM Unggul

Seorang pedagang kopi yang meminta identitasnya dirahasiakan menuturkan, peristiwa tersebut terjadi ketika dirinya baru membuka lapak.

Ia mengaku mendengar adu mulut dan suara benturan benda keras sebelum melihat korban tergeletak di lokasi kejadian.

“Orang-orang baru bubar setelah ada yang tergeletak, baru polisi datang. Saya langsung tutup warung,” tuturnya.

Keluarga Bantah FR Terlibat Perselisihan

Di rumah duka, ayah FR, Nandang Juhari (46), membantah anggapan bahwa anaknya merupakan juru parkir yang terlibat dalam perselisihan tersebut.

Menurut Nandang, FR bekerja membantu menyiapkan meja bagi pedagang pasar. Ia menyebut anaknya berada di lokasi kejadian untuk menolong temannya.

“Anak saya bukan tukang parkir atau tukang pikul. Dia anak baik, penurut, dan bertanggung jawab. Luka yang dialami di bagian jantung akibat senjata tajam,” ungkap Nandang.

Ibu korban, Sulastri (44), menambahkan bahwa FR meninggalkan seorang istri dan anak perempuan yang masih berusia 15 bulan.

Pihak keluarga berharap kepolisian segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab. Mereka menyerahkan proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Baca Juga:  Cegah Kriminalitas, Farhan Perketat Pendataan Kos dan Kontrakan di Bandung

Farhan Minta Keterangan Pengelola Pasar

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan keprihatinan atas tragedi yang menewaskan dua orang tersebut. Ia memastikan Pemerintah Kota Bandung berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung penanganan kasus.

“Kejadian ini sangat memprihatinkan dan tidak seharusnya terjadi. Kami percaya Polsek maupun Polrestabes Bandung akan bisa menangani dan segera menangkap para pelaku,” kata Farhan, Minggu (25/10/2026).

Farhan menegaskan, meskipun Pasar Induk Caringin dikelola pihak swasta, Pemkot Bandung tetap memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.

Ia juga berencana meminta keterangan dari pengelola pasar, terutama pihak yang bertanggung jawab atas keamanan di dalam kawasan tersebut.

“Untuk kejadian yang terjadi di dalam wilayah pasar, kami akan meminta keterangan dari pihak pengelola, khususnya pengelola keamanan di dalam pasar tersebut,” ujarnya.

Farhan menambahkan, Pasar Induk Caringin memiliki peran penting sebagai pusat distribusi pangan bagi masyarakat. Karena itu, insiden kekerasan tersebut menjadi perhatian pemerintah kota.

Hingga Senin (26/10/2026), polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk memastikan keterlibatan orang yang telah diamankan dan mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam penyerangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kriminal bandung Muhammad Farhan Pasar Caringin Pasar Induk Caringin pengeroyokan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sempat Lambaikan Tangan, Atlet Selam Peraih 2 Emas Porprov Jateng Meninggal saat Bertanding

Operasi Patuh 2026 Digelar 26 Oktober–8 November, Ini Daftar Pelanggaran yang Diincar

Harga Emas Antam Hari Ini 26 Oktober 2026: Rp2,54 Juta, Buyback Rp2,33 Juta

Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan

Kabar Duka! Bobotoh 16 Tahun Meninggal Usai Laga Persib di Pakansari

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Desil Naik, PKH Bisa Hilang! Segera Cek Status Bansos Tahap 4 Kamu

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.