Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Sabtu, 19 September 2026 05:00 WIB

Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini

Sabtu, 19 September 2026 04:00 WIB

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Sabtu, 19 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban
  • Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini
  • Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
  • Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!
  • Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes
  • Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar
  • Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Pesta Rakyat Garut: Maula Klarifikasi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

By Aga GustianaSenin, 21 Juli 2025 06:52 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi dan Maula Akbar
Dedi Mulyadi dan Maula Akbar. Foto: Instagram @maula_akbar88
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Maula Akbar Mulyadi Putra, putra sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, angkat bicara terkait insiden tragis dalam gelaran Pesta Rakyat yang digelar di Alun-Alun Garut, Jumat (18/7/2025). Dalam acara yang awalnya digagas sebagai bentuk syukur atas pernikahannya dengan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, kericuhan tak terhindarkan dan menewaskan tiga orang serta melukai puluhan lainnya.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Sabtu (19/7/2025), Maula menyampaikan duka mendalam dan klarifikasi atas banyaknya informasi simpang siur yang beredar. “Kami merasa terpukul dengan apa yang terjadi. Niat kami tulus untuk membahagiakan masyarakat Garut, tapi fakta di lapangan berkata lain,” ujarnya.

Salah satu isu yang menjadi sorotan publik adalah informasi soal pembagian makan gratis, yang diduga menjadi penyebab utama kerumunan tak terkendali. Maula membantah bahwa kabar tersebut berasal dari panitia resmi. Menurutnya, istilah “makan gratis” baru muncul di media sosial sekitar pukul 13.00 WIB dan menyebar secara spontan di tengah masyarakat. “Itu bukan berasal dari kami. Itu sedang saya dalami,” jelasnya.

Maula juga menegaskan bahwa acara bertajuk Balakecrakan awalnya dirancang sebagai dukungan bagi pelaku UMKM melalui konsep car free night. Namun, lonjakan warga yang datang dari berbagai daerah, ditambah kurangnya koordinasi dan kontrol di lapangan, menyebabkan situasi menjadi tidak terkendali. “Makanan memang tersedia dalam jumlah banyak karena antusiasme tinggi, tapi pembagian tidak direncanakan seperti itu,” katanya.

Baca Juga:  Gerindra Unggul di DPRD Provinsi, Dedi Mulyadi: Hatur Nuhun Warga Jabar

Kesalahan komunikasi dan lemahnya antisipasi risiko di ruang publik terbuka menjadi sorotan. Ribuan warga telah memadati Alun-Alun sejak pagi, tertarik oleh janji hiburan dan konsumsi gratis. Selepas salat Jumat, jumlah pengunjung membeludak. “Setelah salat Jumat, makin banyak orang. Banyak orang tua dan anak-anak ikut antre. Tapi tidak ada pengaturan jalur masuk, semua langsung saling dorong ketika pintu dibuka,” kata seorang warga yang berada di lokasi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Janji Tuntaskan Kasus Sertifikat Laut Subang, Siap Tindak Tegas Oknum yang Terlibat

Akibat dorongan massa di area pembagian konsumsi dan panggung hiburan, beberapa orang terjatuh dan terinjak-injak. Tiga korban jiwa pun dilaporkan: Vania Aprilia (8), warga Kelurahan Sukamentri; Dewi Jubaedah (61), lansia dari Garut Kota; dan Bripka Cecep Saeful Bahri (39), anggota Polri yang tengah bertugas mengamankan acara.

Baca Juga:  Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?

Maula mengungkap bahwa ia dan istrinya telah menjalani pemeriksaan awal oleh Polres Garut, yang turut disaksikan langsung oleh Kapolda Jawa Barat. Ia pun memastikan telah bertemu langsung dengan keluarga korban. “Saya memohon maaf kepada semuanya. Kami sudah bertemu keluarga korban, mereka menerima dengan ikhlas,” ucapnya.

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam dan mendorong berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Garut, untuk mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan kegiatan publik agar keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?

Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.