Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Sabtu, 2 Mei 2026 13:03 WIB

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Sabtu, 2 Mei 2026 11:25 WIB

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Sabtu, 2 Mei 2026 10:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu
  • Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur
  • Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK
  • Surganya ‘Hidden Gem’! 8 Wisata Curug Hits di Bandung Raya untuk Healing Akhir Pekan
  • Borong Item Sultan! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 2 Mei 2026, Ada Skin M1887 & Diamond Gratis
  • Di Balik Layar Kemenangan Persib: Kemarahan Bojan Hodak Ubah Lesu Jadi Ledakan Gol di Markas Bhayangkara
  • MERINDING! Setelah Ramalan ‘Ular Besi’ Terbukti, Tirta Siregar Kini Beri Sinyal untuk Jawa Barat
  • Rumor Transfer Persib: 4 Winger Ganas dan 1 Kiper Tangguh Ini Jadi Buruan Utama Bobotoh, Siapa Saja?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Pesta Rakyat Garut: Maula Klarifikasi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

By Aga GustianaSenin, 21 Juli 2025 06:52 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi dan Maula Akbar
Dedi Mulyadi dan Maula Akbar. Foto: Instagram @maula_akbar88
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Maula Akbar Mulyadi Putra, putra sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, angkat bicara terkait insiden tragis dalam gelaran Pesta Rakyat yang digelar di Alun-Alun Garut, Jumat (18/7/2025). Dalam acara yang awalnya digagas sebagai bentuk syukur atas pernikahannya dengan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, kericuhan tak terhindarkan dan menewaskan tiga orang serta melukai puluhan lainnya.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Sabtu (19/7/2025), Maula menyampaikan duka mendalam dan klarifikasi atas banyaknya informasi simpang siur yang beredar. “Kami merasa terpukul dengan apa yang terjadi. Niat kami tulus untuk membahagiakan masyarakat Garut, tapi fakta di lapangan berkata lain,” ujarnya.

Salah satu isu yang menjadi sorotan publik adalah informasi soal pembagian makan gratis, yang diduga menjadi penyebab utama kerumunan tak terkendali. Maula membantah bahwa kabar tersebut berasal dari panitia resmi. Menurutnya, istilah “makan gratis” baru muncul di media sosial sekitar pukul 13.00 WIB dan menyebar secara spontan di tengah masyarakat. “Itu bukan berasal dari kami. Itu sedang saya dalami,” jelasnya.

Maula juga menegaskan bahwa acara bertajuk Balakecrakan awalnya dirancang sebagai dukungan bagi pelaku UMKM melalui konsep car free night. Namun, lonjakan warga yang datang dari berbagai daerah, ditambah kurangnya koordinasi dan kontrol di lapangan, menyebabkan situasi menjadi tidak terkendali. “Makanan memang tersedia dalam jumlah banyak karena antusiasme tinggi, tapi pembagian tidak direncanakan seperti itu,” katanya.

Baca Juga:  Ribuan Warga Arak Dedi-Erwan ke KPU, Demul: Ini Ambisi Rakyat Jawa Barat

Kesalahan komunikasi dan lemahnya antisipasi risiko di ruang publik terbuka menjadi sorotan. Ribuan warga telah memadati Alun-Alun sejak pagi, tertarik oleh janji hiburan dan konsumsi gratis. Selepas salat Jumat, jumlah pengunjung membeludak. “Setelah salat Jumat, makin banyak orang. Banyak orang tua dan anak-anak ikut antre. Tapi tidak ada pengaturan jalur masuk, semua langsung saling dorong ketika pintu dibuka,” kata seorang warga yang berada di lokasi.

Akibat dorongan massa di area pembagian konsumsi dan panggung hiburan, beberapa orang terjatuh dan terinjak-injak. Tiga korban jiwa pun dilaporkan: Vania Aprilia (8), warga Kelurahan Sukamentri; Dewi Jubaedah (61), lansia dari Garut Kota; dan Bripka Cecep Saeful Bahri (39), anggota Polri yang tengah bertugas mengamankan acara.

Baca Juga:  Viral! Dedi Mulyadi Skakmat Aqua: Airnya Disedot, Pohonnya Ditebang!

Maula mengungkap bahwa ia dan istrinya telah menjalani pemeriksaan awal oleh Polres Garut, yang turut disaksikan langsung oleh Kapolda Jawa Barat. Ia pun memastikan telah bertemu langsung dengan keluarga korban. “Saya memohon maaf kepada semuanya. Kami sudah bertemu keluarga korban, mereka menerima dengan ikhlas,” ucapnya.

Baca Juga:  Warung Ikonik Ciater Dibongkar, Kebijakan Dedi Mulyadi Jadi Sorotan

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam dan mendorong berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Garut, untuk mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan kegiatan publik agar keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi insiden Garut kericuhan Garut makan gratis Maula Akbar Mulyadi pesta rakyat garut tanggung jawab panitia tragedi Otista
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.