Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Jumat, 21 Agustus 2026 20:25 WIB

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Jumat, 21 Agustus 2026 20:06 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

Jumat, 21 Agustus 2026 20:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
  • Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu
  • Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang
  • Gratis dari Liverpool! Real Madrid Amankan Bek Prancis Ibrahima Konate hingga 2030
  • Bukan GBLA! Ini Venue Baru Persib vs Manila Digger di Play-off ACL 2
  • 7.326 PPPK Paruh Waktu Bandung Dapat Kepastian, Ini Alasan Belum Diangkat Jadi Penuh Waktu
  • 25 Agustus 2026 Maulid Nabi, Jangan Lewatkan 7 Amalan Penuh Makna Ini
  • Orang Tua Wajib Tahu! Instagram Kini Kirim Notifikasi Jika Remaja Cari Konten Menyakiti Diri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Trekking Ringan di Tahura Dago, Alternatif ‘Healing’ Akhir Pekan di Tengah Kota Bandung

By Muhammad Rafki Razif KiransyahMinggu, 18 Januari 2026 20:26 WIB3 Mins Read
Trekking ringan di Tahura Dago menjadi pilihan healing akhir pekan di tengah Kota Bandung dengan jalur mudah, wisata sejarah Gua Jepang–Belanda, hingga penangkaran rusa yang menenangkan. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Akhir pekan sering kali menjadi momen yang paling dinanti untuk sejenak menjauh dari rutinitas. Di tengah padatnya mal dan kafe yang kian ramai, trekking ringan di alam terbuka kini mulai dilirik sebagai cara sederhana untuk memulihkan energi.

Aktivitas ini diminati karena tak menuntut persiapan rumit. Jalurnya relatif aman, bisa dinikmati bersama teman atau keluarga, dan menghadirkan pengalaman dekat dengan alam tanpa harus bepergian jauh dari pusat kota.

Salah satu destinasi yang kerap direkomendasikan adalah Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Juanda, Bandung.

Kawasan konservasi ini memiliki jalur trekking yang tertata rapi dan mudah diakses. Sejak memasuki area Tahura, pengunjung langsung disambut hawa sejuk dan rindangnya pepohonan. Tiket masuk pun terjangkau, yakni sekitar Rp17 ribu.

Tak sekadar berjalan di tengah hutan, trekking di Tahura juga menawarkan wisata sejarah. Di sepanjang jalur, suasana alami berpadu dengan bangunan peninggalan masa lalu.

Baca Juga:  Dari Hutan hingga Kebun Teh, Wisata Unik di Sekitar Bandung yang Menenangkan

Salah satunya Gua Jepang yang dibangun pada 1942. Lorong-lorong sempit dengan hawa dingin langsung terasa saat kaki melangkah masuk. Sekitar 700 meter dari sana, berdiri Gua Belanda, terowongan kolonial awal 1900-an yang awalnya dibangun untuk kepentingan irigasi PLTA Cikapundung, sebelum kemudian beralih fungsi menjadi markas militer strategis, pusat komunikasi radio Hindia Belanda, hingga tempat penyimpanan senjata dan logistik.

Selepas kawasan gua, jalur trekking berlanjut sekitar 1,6 kilometer menyusuri hutan. Kontur tanah yang bervariasi dan suara alam yang semakin dominan menghadirkan suasana yang kian sunyi dan menenangkan.

Setelah melewati jalur hutan dan menyeberangi aliran sungai kecil, pengunjung akan tiba di area penangkaran rusa.

Baca Juga:  Lebih Indah Saat Hujan: 5 Spot Healing Jawa Barat dengan View Kelas Dunia

“Di sini fasilitasnya lengkap banget, suasananya adem, jadi cocok untuk menghilangkan rasa penat,” ujar Hani Anisa (28), Minggu (18/1/2026).

Area ini terasa lebih terbuka. Rerumputan hijau membentang, dikelilingi pepohonan, sementara rusa-rusa tampak berkeliaran dengan jinak. Menurut Hani, penangkaran rusa menjadi titik favorit untuk beristirahat setelah trekking.

Pasalnya, di lokasi ini tersedia warung sederhana yang menjajakan camilan dan kelapa muda, membuat pengunjung bisa melepas lelah sambil menikmati suasana alam.

Keseruan semakin terasa saat pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan rusa. Dengan membayar Rp10 ribu, pengunjung dapat membeli pakan dan memberi makan rusa dari jarak dekat. Tak jarang, rusa-rusa tersebut mendekat dengan antusias, bahkan keluar dari area kandang karena terlalu bersemangat.

Baca Juga:  4 Tempat Hiking di Bandung yang Lagi Hits, Nomor 1 Cocok untuk Pemula!

“Ini kali pertama ke sini, dan ternyata seru bisa berinteraksi dengan rusa tanpa rasa takut, karena penangkarannya juga aman,” imbuh Hani.

Hal serupa dirasakan Gani (25). Baginya, area penangkaran rusa menjadi penutup perjalanan trekking yang berkesan.

“Enggak perlu ke Ciwidey cuma mau lihat rusa. Di sini enggak jauh dari pusat kota. Tiketnya terjangkau, jalurnya jelas, dan suasananya tenang,” ujarnya.

Menurut Gani, trekking di Tahura memberi pengalaman yang lengkap, mulai dari jalan santai di hutan, wisata sejarah, hingga interaksi dengan satwa.

“Capeknya ada, tapi begitu sampai lihat rusa dan dengar suara alam, rasanya langsung kebayar. Ini tempat yang pas buat healing ringan di akhir pekan,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gua Belanda Bandung Gua Jepang Bandung Healing Bandung penangkaran rusa Tahura Tahura Dago Bandung Tahura Ir H Juanda trekking ringan Bandung trekking Tahura Dago wisata akhir pekan Bandung Wisata Alam Bandung wisata hutan kota
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

25 Agustus 2026 Maulid Nabi, Jangan Lewatkan 7 Amalan Penuh Makna Ini

Orang Tua Wajib Tahu! Instagram Kini Kirim Notifikasi Jika Remaja Cari Konten Menyakiti Diri

Terungkap! Ini Kronologi Kasus Investasi yang Bikin Ruben Onsu Jadi Tersangka

Jadwal Pencairan PIP Termin II 2026: Cek Nama Penerima dan Nominal Bantuan Lewat HP

Dulu Songong, Sekarang Melempem! Drama Permintaan Maaf Sales SPV ke Aa Juju yang Gagal Total

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Buyback Rp2,585 Juta: Ini Daftar Lengkapnya

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.