Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Tertipu! Video Tasya Gym Batang Ramai Dicari, Ini Faktanya

Senin, 4 Mei 2026 20:37 WIB
peredaran narkoba

Nekat! 13 Paket Narkoba Diselundupkan ke Lapas Banceuy Lewat Anus

Senin, 4 Mei 2026 20:07 WIB

Update Klasemen Terbaru Liga: Persib Jaga Jarak dari Borneo FC dan Persija

Senin, 4 Mei 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Tertipu! Video Tasya Gym Batang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Nekat! 13 Paket Narkoba Diselundupkan ke Lapas Banceuy Lewat Anus
  • Update Klasemen Terbaru Liga: Persib Jaga Jarak dari Borneo FC dan Persija
  • Heboh! Video Tasya Gym Batang Jadi Incaran, Ternyata Banyak Link Berbahaya
  • Pohon Tumbang di Cimahi Timpa PKL dan Siswa SD, 11 Orang Terluka
  • Persib Menang 1-0 atas PSIM, Kokoh di Puncak Klasemen
  • Jangan Tergoda! Link Video Viral Bandar Membara Ternyata Bisa Berujung Pidana
  • Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 4 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Tuduhan Tak Masuk Akal, Lomba Mewarnai Anak PAUD di Jateng Picu Kontroversi

By Aga GustianaRabu, 12 November 2025 19:23 WIB5 Mins Read
Lomba mewarnai anak PAUD di Jateng viral. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang memperlihatkan momen lomba mewarnai anak-anak PAUD tiba-tiba menjadi viral di media sosial, khususnya TikTok. Peristiwa ini terjadi di PAUD Mutiara, Batang, Jawa Tengah, dan memunculkan perdebatan hangat terkait kemampuan anak-anak usia dini serta cara penilaian lomba yang dianggap kontroversial.

Video itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok @salam.art07 pada 10 November 2025. Dalam video berdurasi 52 detik tersebut, terlihat perdebatan antara orang tua peserta dengan juri lomba. Momen yang terekam menunjukkan juri meragukan kualitas hasil karya anak-anak karena dianggap terlalu bagus untuk usia mereka. Bahkan, juri menuduh adanya campur tangan orang tua dalam proses mewarnai.

“Kalau misalnya bisa mencapai seperti ini, ini bisa dibatalkan. Monggo, monggo,” kata juri kepada anak peserta lomba, sambil meminta anak tersebut untuk mengulang karya yang sama. Pernyataan ini memicu reaksi kuat dari orang tua yang merasa karya anak-anak mereka direndahkan dan tidak dihargai.

Di kolom caption unggahan TikTok itu, penjelasan mengenai insiden ini turut disertakan. Disebutkan bahwa, “Seakan-akan meremehkan kemampuan para peserta, semua peserta yang hasilnya bagus didiskualifikasi karena dituduh dibantu orang tuanya tanpa bukti, hal ini memicu protes dari para orang tua karena itu adalah hasil kerja keras dan latihan sang anak.”

Video tersebut berhasil menjangkau lebih dari 45,4 ribu pengguna TikTok. Tak sedikit dari mereka yang menuliskan komentar untuk menanggapi kontroversi ini. Beberapa akun bahkan mempertanyakan profesionalitas juri serta proses lomba secara keseluruhan.

“Jurinya sudah pernah ketemu sama yang mainnya pakai crayon Carandache belum ya,” tulis akun @yanti, mengisyaratkan bahwa kualitas alat mewarnai tertentu dapat memengaruhi hasil karya anak. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah juri sudah memahami berbagai tingkat kemampuan dan peralatan yang digunakan anak-anak dalam lomba mewarnai.

Baca Juga:  Bikin Penasaran, Ternyata Ini Isi Video Asli Chindo Adidas yang Ramai Diburu Netizen

Sementara itu, akun @ana uhibuka mempertanyakan pengawasan selama lomba. “Pertanyaannya, selama proses lomba berjalan, semua panitia pada kemana?” tulisnya. Unggahan ini mengangkat isu terkait pengawasan yang mungkin kurang ketat, sehingga menimbulkan kesan adanya bias atau asumsi tanpa dasar dari pihak juri.

Komentar lain datang dari akun @rina puji rahmawati, yang menyoroti perkembangan kemampuan anak-anak dari masa ke masa. “TK usia 5 tahun nih bos. Sekarang sudah banyak les mewarnai bos, jangan menyepelekan anak TK. Jaman now dan jaman old itu beda,” ujarnya. Pernyataan ini menekankan bahwa anak-anak saat ini memiliki akses lebih luas untuk belajar, termasuk melalui les mewarnai, sehingga kualitas hasil karya mereka bisa lebih tinggi daripada yang diperkirakan oleh generasi sebelumnya.

Pengalaman masa kecil juga ikut disinggung oleh beberapa pengguna lain. “Biasanya itu anaknya ikut kursus, krayonnya juga lengkap sekoper. Pengalaman waktu kecil dulu,” komentar akun @dramasi, menunjukkan bahwa dorongan dan fasilitas dari orang tua memang bisa berpengaruh, tetapi bukan berarti anak tidak mampu menghasilkan karya sendiri.

Baca Juga:  Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor? Ini Fakta Sebenarnya

Selain itu, kritik langsung terhadap juri juga muncul. Akun @ila shintya menulis, “Jurinya bukan orang seni dan tidak pernah menghadapi anak TK. Nggak semua anak TK nggak bisa mewarnai, wahai juri.” Pernyataan ini menegaskan bahwa pengalaman dan kompetensi juri dalam menilai anak-anak usia dini menjadi hal krusial yang tampaknya kurang diperhatikan.

Kontroversi ini membuka diskusi yang lebih luas mengenai penilaian dalam lomba anak-anak, khususnya yang melibatkan kreativitas. Banyak orang tua merasa bahwa standar yang diterapkan juri terlalu kaku dan tidak mempertimbangkan proses belajar anak. Anak-anak usia PAUD masih dalam tahap eksplorasi, dan setiap karya yang dihasilkan seharusnya dihargai sebagai buah dari latihan, imajinasi, dan usaha mereka, bukan sekadar dibandingkan dengan standar estetika tertentu.

Selain itu, peristiwa ini menimbulkan pertanyaan tentang peran orang tua dalam mendukung anak-anak mereka. Banyak orang tua yang mengantar anak mengikuti les atau memberi fasilitas seperti krayon berkualitas, namun hal ini seharusnya tidak langsung dijadikan alasan untuk meragukan kemampuan anak. Proses belajar anak adalah kombinasi dari bimbingan, latihan, dan kreativitas mereka sendiri.

Dalam konteks lomba anak-anak, kontroversi semacam ini menunjukkan perlunya pendekatan penilaian yang lebih sensitif dan edukatif. Penilaian yang terlalu kaku atau cepat menuduh bisa merusak motivasi anak dan mengurangi kepercayaan diri mereka. Anak-anak membutuhkan apresiasi atas usaha mereka, bukan sekadar hasil akhir yang sempurna.

Baca Juga:  Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!

Perdebatan di TikTok ini juga menjadi cermin bagi masyarakat luas tentang bagaimana anak-anak zaman sekarang belajar dan berkreasi. Dengan semakin mudahnya akses pendidikan dan pelatihan, kualitas karya anak-anak dapat jauh lebih tinggi dibandingkan masa lalu. Oleh karena itu, wajar jika beberapa hasil mewarnai anak PAUD terlihat “luar biasa” bagi sebagian juri yang belum memahami perkembangan kemampuan anak-anak saat ini.

Secara keseluruhan, insiden di PAUD Mutiara Batang ini bukan hanya soal lomba mewarnai, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat menghargai kreativitas anak-anak, bagaimana orang tua mendukung proses belajar mereka, dan bagaimana juri atau pendidik menilai kemampuan anak secara adil. Video yang viral ini menjadi bahan refleksi penting bagi semua pihak yang terlibat dalam pendidikan anak usia dini.

Fenomena ini menunjukkan bahwa dunia digital kini memungkinkan setiap peristiwa kecil menjadi sorotan publik. Dari video berdurasi kurang dari satu menit, muncul diskusi luas tentang pendidikan, kreativitas, dan keadilan. Para orang tua dan pengajar diharapkan mengambil pelajaran dari peristiwa ini untuk menciptakan lingkungan lomba yang mendukung perkembangan anak, bukan justru menimbulkan kontroversi

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak kreatif Batang Jawa Tengah kontroversi juri lomba mewarnai PAUD Viral TikTok
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Tertipu! Video Tasya Gym Batang Ramai Dicari, Ini Faktanya

Heboh! Video Tasya Gym Batang Jadi Incaran, Ternyata Banyak Link Berbahaya

Jangan Tergoda! Link Video Viral Bandar Membara Ternyata Bisa Berujung Pidana

Jangan Klik Sembarangan! Link Viral Batang Bisa Jadi Jebakan Berbahaya

Fenomena Link Video Tasya Bandar Batang Viral, Pakar Ingatkan Bahaya ‘Clickbait’ dan Pencurian Data

Ilustrasi isi BBM

Update Harga BBM Senin 4 Mei 2026: Pertamina Dex Melonjak, Cek Daftar Lengkapnya!

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.