Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bandung Incar Ole Romeny, Ini 3 Nama Panas Jelang Bursa Transfer 2026

Kamis, 7 Mei 2026 11:21 WIB

Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Hebohkan TikTok dan X, Link Asli Diburu

Kamis, 7 Mei 2026 10:31 WIB

Persija vs Persib 7 Tahun Tak Digelar di Jakarta, Siapa Lebih Superior?

Kamis, 7 Mei 2026 10:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bandung Incar Ole Romeny, Ini 3 Nama Panas Jelang Bursa Transfer 2026
  • Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Hebohkan TikTok dan X, Link Asli Diburu
  • Persija vs Persib 7 Tahun Tak Digelar di Jakarta, Siapa Lebih Superior?
  • Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Wanita Paruh Baya di KBB, Motif Masih Diburu
  • Persib Tak Pernah Kalah dari Persija 3 Musim, Bojan Hodak Siap Perpanjang Rekor
  • Kakak Kelas Rasa Kakak Kandung, Momen Hangat Senioritas Siswa SD di Bandung
  • Update Spesial! Kode Redeem FF Hari Ini 7 Mei 2026: Banjir Skin Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Kritik Tajam Kirab Mahkota Binokasih: Mahasiswa Sebut Rakyat Butuh Solusi Nyata, Bukan Romantisasi Budaya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 7 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Unpad Angkat Bicara Soal Dugaan Pelecehan Dokter Kandungan di Garut

By Aga GustianaSelasa, 15 April 2025 21:27 WIB2 Mins Read
Viral, dokter di Garut diduga lecehkan pasien saar USG. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Universitas Padjadjaran (Unpad) akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait maraknya kasus pelanggaran kode etik profesi kedokteran yang melibatkan oknum tenaga medis, termasuk kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang dokter kandungan di Garut yang viral belakangan ini.

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menyatakan bahwa pihak universitas sangat menyesalkan segala bentuk tindakan yang mencoreng etika profesi kedokteran, di mana pun insiden tersebut terjadi.

“Universitas Padjadjaran menyatakan prihatin sedalam-dalamnya kepada pihak yang menjadi korban. Tidak terbatas pada kasus itu saja, pada prinsipnya Unpad menyayangkan dan tidak menolerir semua tindakan yang terjadi di mana pun, yang telah nyata mencoreng kode etik dan sumpah jabatan profesi kedokteran, seperti yang diduga terjadi,” tegas Dandi, Selasa (15/4/2025).

Baca Juga: Viral! Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien saat USG

Baca Juga:  Rekomendasi 3 Cafe di Garut, Nongkrong Ditemani Pemandangan Cantik

Menanggapi kabar bahwa oknum dokter kandungan berinisial MSF yang diduga melakukan pelecehan saat USG di Garut merupakan lulusan spesialis obstetri dan ginekologi Unpad, Dandi membenarkan hal tersebut berdasarkan penelusuran awal.

“Hasil penelusuran identitasnya menunjukkan memang benar mengarah ke alumni program spesialis di Fakultas Kedokteran Unpad. Namun demikian, bila merujuk ke video yang beredar yang tidak secara jelas menunjukkan wajah terduga pelaku, Unpad tidak memastikan hal tersebut dan tetap menunggu hasil penyelidikan resmi dan pembuktian dari pihak kepolisian,” jelasnya.

Baca Juga:  Serukan 12 Tuntutan, BEM Kema Unpad Gelar Aksi 'Jakarta Lautan Api' di Patung Kuda Gambir

Dandi menekankan bahwa jika terbukti pelaku adalah alumni Unpad, maka kasus ini sepenuhnya berada di luar wewenang institusi pendidikan karena yang bersangkutan telah lulus dan berpraktik sebagai tenaga profesional.

“Maka untuk masalah tindakan pembuktian, sanksi hukum, maupun sanksi profesi untuk kasus tersebut, Unpad menyerahkan kepada yang berwenang yaitu kepolisian, institusi rumah sakit, dan organisasi profesi setempat untuk melakukan pembinaan,” tegasnya.

Baca Juga: Heboh Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dokter Kandungan di Garut, Begini Kata Dinkes

Baca Juga:  Respons Jokowi Soal Petisi Civitas Akademika Unpad: Itu Hak Demokrasi, Harus Kita Hargai

Meski demikian, Unpad menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi terhadap kurikulum dan peraturan etika pendidikan di lingkungan kampus agar tetap relevan dan responsif terhadap perkembangan zaman.

“Kami meyakinkan agar masyarakat tetap percaya dengan proses pendidikan di Unpad. Selain itu, Unpad memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) untuk kejadian yang terjadi di kampus,” ungkap Dandi.

Lebih lanjut, Unpad mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan segala bentuk pelanggaran yang terjadi di ranah institusi pendidikan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter garut pelecehan seksual Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Wanita Paruh Baya di KBB, Motif Masih Diburu

Kritik Tajam Kirab Mahkota Binokasih: Mahasiswa Sebut Rakyat Butuh Solusi Nyata, Bukan Romantisasi Budaya!

Bukan dari APBD, Kirab Budaya Mahkota Binokasih Andalkan Gotong Royong Tokoh Jabar

Dituduh Lakukan Penghasutan, Grace Natalie Resmi Dilaporkan 40 Ormas Islam ke Polisi Terkait Video JK

Ilustrasi PNS.

Resmi! PNS Tak Dapat THR Idul Adha 2026, Ini Penggantinya

Rela Rogoh Kocek Pribadi, Bupati Bandung Belikan Tanah dan Bangun Rumah untuk Korban Longsor

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.