Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB

GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija

Sabtu, 12 September 2026 04:00 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Sabtu, 12 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
  • September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan
  • Pernah Bobol Persija, Balsa Sekulic Kini Bidik Gol Lagi di SUGBK
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Upaya Naikkan IPM Jabar: Rafael Situmorang Dorong Akselerasi Perlindungan Pekerja Informal

By Aga GustianaMinggu, 23 Agustus 2026 14:21 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam upaya merumuskan solusi konkret untuk mendongkrak kembali Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat, DPRD Jabar terus mendorong jaminan perlindungan sosial bagi kelompok pekerja sektor informal.

Kelompok pekerja informal—seperti pedagang kecil, pengemudi ojek, buruh harian lepas, hingga petani—merupakan tulang punggung perekonomian Jawa Barat. Namun, mereka juga menjadi kelompok yang paling rentan terhadap gejolak ekonomi dan risiko kecelakaan kerja.

Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang, menyatakan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya mengandalkan aspek fisik pendukung seperti jalan dan gedung semata, melainkan wajib memperkuat kapasitas dan perlindungan terhadap manusianya.

Sektor informal selama ini kerap luput dari perhatian jaminan sosial ketenagakerjaan secara permanen. Padahal, ketika pekerja informal mengalami musibah atau kehilangan pendapatan, dampak kemiskinan turunan akan langsung memukul ekonomi keluarga mereka.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Bedah Polemik Ranah Privat vs Komunal dalam KUHP Baru di UIN Bandung

Oleh karena itu, penyediaan jaminan perlindungan berupa BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai atau didukung oleh alokasi APBD menjadi langkah strategis yang sangat mendesak.

“Mungkin karena ada dua aspek ya. Ada aspek manusia, ada aspek pendukung. Aspek manusia itu ya jaminan, cakupan pendidikan, cakupan gizi. Itu menyangkut orangnya,” pukas Rafael belum lama ini.

Baca Juga:  DPRD Jabar: Rampingkan BUMD dan WFH Jadi Jurus Dukung Program Unggulan Pemerintah Pusat

Rafael menilai bahwa intervensi langsung pemerintah terhadap perlindungan pekerja informal akan memberikan kepastian rasa aman sekaligus mengangkat derajat hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Langkah ini dipandang sebagai bentuk akselerasi nyata Pemprov Jabar dalam memperbaiki komponen-komponen utama penyusun indikator pembangunan manusia.

“Nah, berarti ke depan apa aspek perbaiki untuk IPM? Ya, akselerasi pemerintah terhadap orang. Makanya saya seringkali menyuarakan pekerja informal harus punya BPJS Ketenagakerjaan. Itu salah satunya,” jelas Rafael.

Baca Juga:  DPRD Jabar Pastikan Penyusunan APBD 2024 Belum Dibahas

Ia berkomitmen bahwa dorongan penjaminan pekerja informal ini akan diperjuangkan oleh Fraksi di DPRD dalam forum rapat pembahasan Perubahan APBD Provinsi Jawa Barat yang sedang berlangsung.

“Tapi ya dari dorongan dari DPRD sendiri, nanti di pembahasan APBD kan untuk naikkan itu,” tutupnya optimis.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPJS Ketenagakerjaan DPRD Jabar IPM Jabar Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.