Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Kamis, 29 Oktober 2026 11:46 WIB

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 11:14 WIB

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Kamis, 29 Oktober 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana
  • Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Upaya Naikkan IPM Jabar: Rafael Situmorang Dorong Akselerasi Perlindungan Pekerja Informal

By Aga GustianaMinggu, 23 Agustus 2026 14:21 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam upaya merumuskan solusi konkret untuk mendongkrak kembali Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat, DPRD Jabar terus mendorong jaminan perlindungan sosial bagi kelompok pekerja sektor informal.

Kelompok pekerja informal—seperti pedagang kecil, pengemudi ojek, buruh harian lepas, hingga petani—merupakan tulang punggung perekonomian Jawa Barat. Namun, mereka juga menjadi kelompok yang paling rentan terhadap gejolak ekonomi dan risiko kecelakaan kerja.

Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang, menyatakan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya mengandalkan aspek fisik pendukung seperti jalan dan gedung semata, melainkan wajib memperkuat kapasitas dan perlindungan terhadap manusianya.

Sektor informal selama ini kerap luput dari perhatian jaminan sosial ketenagakerjaan secara permanen. Padahal, ketika pekerja informal mengalami musibah atau kehilangan pendapatan, dampak kemiskinan turunan akan langsung memukul ekonomi keluarga mereka.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Jabar Pantau Pilkades Elektronik di Indramayu: Lancar, Kondusif, dan Efisien

Oleh karena itu, penyediaan jaminan perlindungan berupa BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai atau didukung oleh alokasi APBD menjadi langkah strategis yang sangat mendesak.

“Mungkin karena ada dua aspek ya. Ada aspek manusia, ada aspek pendukung. Aspek manusia itu ya jaminan, cakupan pendidikan, cakupan gizi. Itu menyangkut orangnya,” pukas Rafael belum lama ini.

Baca Juga:  Masih Menunggu BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025? Ini Fakta Terbaru yang Perlu Pekerja Ketahui

Rafael menilai bahwa intervensi langsung pemerintah terhadap perlindungan pekerja informal akan memberikan kepastian rasa aman sekaligus mengangkat derajat hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Langkah ini dipandang sebagai bentuk akselerasi nyata Pemprov Jabar dalam memperbaiki komponen-komponen utama penyusun indikator pembangunan manusia.

“Nah, berarti ke depan apa aspek perbaiki untuk IPM? Ya, akselerasi pemerintah terhadap orang. Makanya saya seringkali menyuarakan pekerja informal harus punya BPJS Ketenagakerjaan. Itu salah satunya,” jelas Rafael.

Baca Juga:  BSU 2025 Rp600 Ribu Segera Cair, Cek Syarat dan Cara Pengecekan Penerima di Sini

Ia berkomitmen bahwa dorongan penjaminan pekerja informal ini akan diperjuangkan oleh Fraksi di DPRD dalam forum rapat pembahasan Perubahan APBD Provinsi Jawa Barat yang sedang berlangsung.

“Tapi ya dari dorongan dari DPRD sendiri, nanti di pembahasan APBD kan untuk naikkan itu,” tutupnya optimis.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPJS Ketenagakerjaan DPRD Jabar IPM Jabar Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.