Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pajak Rumah Sewa Berlaku Tahun Depan, Anak Kos di Bandung Was-was Tarif Naik!

Rabu, 12 Agustus 2026 14:23 WIB

Terungkap! Robert Alberts Ungkap Duduk Perkara FIFA Registration Ban Persib

Rabu, 12 Agustus 2026 13:48 WIB

Paul Munster Resmi Berpisah dengan Bhayangkara FC, Ada Apa Jelang Musim Baru?

Rabu, 12 Agustus 2026 12:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pajak Rumah Sewa Berlaku Tahun Depan, Anak Kos di Bandung Was-was Tarif Naik!
  • Terungkap! Robert Alberts Ungkap Duduk Perkara FIFA Registration Ban Persib
  • Paul Munster Resmi Berpisah dengan Bhayangkara FC, Ada Apa Jelang Musim Baru?
  • Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik! Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram
  • Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Capricorn Harus Introspeksi, Sagitarius Bikin Pusing!
  • Persib Mulai TC di Bali, 7 Pemain Timnas Menyusul! Ada Marc Klok hingga Sandy Walsh
  • 450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Agustus 2026: Cek Nama Penerima, Nominal Terbaru, dan Solusi Data Desil
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi

By Mulki AlbarKamis, 18 Juni 2026 22:00 WIB3 Mins Read
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Jawa Barat terus memburu pelaku dugaan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang perempuan berinisial YTT (29), warga asal Antapani, Kota Bandung, yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah kamar indekos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Kasus yang menyita perhatian publik ini terungkap setelah korban ditemukan hidup dengan luka berat di sejumlah bagian tubuh. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit akibat kondisi fisiknya yang memprihatinkan.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan pihaknya saat ini masih fokus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku berinisial TH yang diduga merupakan kekasih korban.

“Terkait laporan adanya penyekapan seorang gadis di Rancaekek, kami sebagai aparat kepolisian berterima kasih karena korban ditemukan masih dalam keadaan hidup, meskipun dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Empati dan simpati kami kepada korban,” ujar Hendra, Kamis (18/6/2026).

Menurut Hendra, tim kepolisian telah bekerja selama beberapa hari terakhir untuk melacak keberadaan pelaku. Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan penyidik, pelaku diduga terus berpindah-pindah lokasi untuk menghindari penangkapan.

“Kepolisian sudah beberapa hari ini berjibaku mencari tersangka. Dari hasil mapping yang kami lakukan, yang bersangkutan berpindah-pindah tempat. Beberapa kali hampir dilakukan penggerebekan, tetapi pelaku masih bisa meloloskan diri,” katanya.

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah keluarga korban menerima informasi yang mengarah pada keberadaan YTT. Saat ditemukan, korban diketahui mengalami luka berat pada bagian kepala, wajah, dan kaki, serta sejumlah luka lainnya di tubuhnya.

Penyidik menduga korban mengalami penyekapan dan penganiayaan dalam kurun waktu yang cukup lama. Bahkan, berdasarkan laporan keluarga, korban sempat tidak diketahui keberadaannya selama kurang lebih tiga tahun.

Selain mengalami luka fisik serius, korban juga dilaporkan kehilangan sejumlah barang berharga. Akibat kekerasan yang dialaminya, korban disebut mengalami gangguan penglihatan, kesulitan berbicara, tidak dapat berjalan normal, serta menderita kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp52 juta.

Meski demikian, Polda Jawa Barat masih menutup rapat informasi mengenai lokasi keberadaan pelaku saat ini. Hendra menegaskan langkah tersebut dilakukan demi kepentingan penyidikan dan keselamatan proses penangkapan.

“Sementara untuk keberadaan pelaku masih dalam proses penyidikan, jadi belum bisa kami sampaikan. Kepentingan keselamatan dan proses penyidikan jauh lebih penting,” ujarnya.

Polda Jawa Barat memastikan upaya pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan. Polisi berharap dalam waktu dekat terduga pelaku dapat segera ditangkap dan diproses hukum atas dugaan penyekapan serta penganiayaan berat yang dinilai dilakukan secara keji dan di luar batas kemanusiaan.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pelaku segera berhasil diamankan. Teman-teman kepolisian terus bekerja untuk menangkap pelaku yang diduga melakukan perbuatan keji di luar nalar kemanusiaan ini,” tutup Hendra.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus Cileunyi korban kekerasan Bandung penganiayaan perempuan Bandung penyekapan Bandung Polda Jabar TH pelaku penyekapan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pajak Rumah Sewa Berlaku Tahun Depan, Anak Kos di Bandung Was-was Tarif Naik!

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter

VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?

Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat

Harga Cabai Tanjung di Bandung Meroket Tembus Rp100 Ribu per Kg

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.