Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Agustus 2026 Sekarang, Bantuan Rp600 Ribu Menanti

Jumat, 21 Agustus 2026 05:00 WIB

4 Gol dalam 7 Laga! Balsa Sekulic Jadi Mesin Gol Persib Jelang Play-off ACL Two

Jumat, 21 Agustus 2026 04:00 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Kapan PKH dan BPNT 2026 Cair? Ini Jadwal Tahap 3 dan Cara Cek Bansos Pakai NIK KTP

Jumat, 21 Agustus 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Agustus 2026 Sekarang, Bantuan Rp600 Ribu Menanti
  • 4 Gol dalam 7 Laga! Balsa Sekulic Jadi Mesin Gol Persib Jelang Play-off ACL Two
  • Kapan PKH dan BPNT 2026 Cair? Ini Jadwal Tahap 3 dan Cara Cek Bansos Pakai NIK KTP
  • Klaim Saldo DANA Gratis 21 Agustus 2026: Dapatkan Link DANA Kaget dan Bonus Saldo Langsung Cair
  • Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Masih Suka Buka LK21? Ini 21 Aplikasi Nonton Film Legal Bebas Virus dan Tanpa Iklan!
  • Malaysia Kena Imbas Karhutla di Kalimantan, 108 Sekolah Tutup Sementara
  • Kasus HIV/AIDS di Kuningan Naik Tiap Tahun: Tembus 1.354 Penderita, Merata di 32 Kecamatan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Usai Persib Kalah, Thom Haye Kritik Kualitas Permainan Liga Indonesia

By Aga GustianaSenin, 15 Desember 2025 19:57 WIB3 Mins Read
Pemain Persib, Thom Haye. Foto: Dok. Persib.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, melontarkan kritik tajam terhadap pola permainan yang kerap ia temui di kompetisi Liga Indonesia. Pemain dengan nilai transfer tertinggi di skuad Maung Bandung itu menyoroti kebiasaan sejumlah tim yang sengaja memperlambat jalannya laga saat berada dalam posisi unggul.

Pernyataan tersebut disampaikan Haye usai Persib menelan kekalahan dari Malut United pada pertandingan tunda pekan ke-12 Super League 2025–2026. Duel yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Minggu (14/12/2025), menjadi salah satu contoh yang menurutnya menggambarkan persoalan laten di liga.

Tak hanya menyinggung satu pertandingan, Haye menegaskan bahwa fenomena buang-buang waktu sudah menjadi gambaran umum yang ia lihat sejak bergabung dengan Persib di musim ini. Ia menilai, banyak tim memilih cara instan untuk menjaga keunggulan dengan menghentikan ritme permainan.

“Saya mau mengatakan sesuatu. Ini bukan hanya satu hari ini saja, tapi untuk liga seutuhnya,” kata Haye.

Menurut pemain berdarah Belanda tersebut, waktu pertandingan kerap terbuang percuma akibat aksi pemain yang tergeletak di lapangan, lalu disusul masuknya tim medis. Situasi ini, kata Haye, terjadi berulang kali dan memengaruhi kualitas laga secara keseluruhan.

“Sebagai contoh, di laga ini bisa anda lihat berapa lama waktu injury time. Pada babak kedua, berapa lama pertandingan ini terhenti, seperti tim yang unggul di laga ini beberapa kali pemainnya tergeletak di lapangan dan membuang-buang waktu,” kata Haye.

Ia menyayangkan pilihan sebagian tim yang berpura-pura mengalami cedera demi mengulur waktu, alih-alih mempertahankan keunggulan dengan permainan bola pendek yang rapi dan tetap kompetitif. Bagi Haye, pendekatan tersebut justru merugikan sepak bola itu sendiri.

Terlepas dari hasil akhir pertandingan, eks pemain Almere City itu menegaskan keinginannya sederhana: pertandingan sepak bola yang berjalan selama 90 menit dengan kualitas tinggi dan layak dinikmati penonton di stadion maupun layar kaca.

“Mungkin kami kehilangan sekitar 20 menit di lapangan. Sebagai pemain, semua ingin bermain sepak bola, memainkan laga yang bagus,” sebutnya.

“Namun, bukan hanya di sini, tapi di laga lain, ada pihak yang ingin merusak permainan,” jelasnya.

Haye menyebut praktik mengulur waktu dengan cara tiduran di lapangan sebagai ironi besar dalam upaya meningkatkan mutu kompetisi. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu segera ditinggalkan karena ada banyak cara lain yang lebih elegan dan sportif untuk mengamankan kemenangan.

Sorotan juga diarahkan kepada perangkat pertandingan. Dengan banyaknya waktu terbuang akibat aksi pemain dan proses pengecekan Video Assistant Referee (VAR), Haye menilai wasit seharusnya lebih berani memberikan tambahan waktu yang sepadan.

“Saya rasa semua harus mengembangkan sepak bola, termasuk untuk wasit. Bisa dicek laga ini berapa lama waktu pertandingan aktif berjalan di babak kedua dan berapa lama injury time diberikan.”

“Sebagai pemain, semuanya ingin bermain dan tidak mungkin bermain seperti ini,” sesal sang profesor.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

buang waktu kritik pemain Liga Indonesia Persib Bandung Super League 2025 Thom Haye VAR
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

4 Gol dalam 7 Laga! Balsa Sekulic Jadi Mesin Gol Persib Jelang Play-off ACL Two

Janggal! Thom Haye Absen Saat Persib Rayakan Juara, Akun Instagramnya Ikut Hilang

Persib Bisa Turun Kasta! Hasil Drawing ACGL 2026/2027 Bawa Maung Bandung ke Grup E

Akun IG Thom Haye Mendadak Hilang Usai Persib Juara, Ada Apa?

Trofi Sudah di Tangan, Igor Tolic Belum Puas! Ini yang Harus Dibenahi Persib Jelang Musim Baru

Juara Dewata Challenge Series 2026, Persib Malah Dapat Warning Jelang ACL 2

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Pidato Presiden Sebut Upah Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg Viral, Begini Kata Istana
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.