Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, Begini Cara Cek Penerima

Kamis, 24 September 2026 03:00 WIB

Deretan Wisata Kuliner Legendaris dan Tempat Nongkrong Hits di Bogor yang Wajib Dicoba

Kamis, 24 September 2026 02:00 WIB
Devoyage Bogor

Rekomendasi Liburan Singkat: 20 Destinasi Wisata Hits di Bogor yang Wajib Masuk Itinerary Akhir Pekan

Kamis, 24 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, Begini Cara Cek Penerima
  • Deretan Wisata Kuliner Legendaris dan Tempat Nongkrong Hits di Bogor yang Wajib Dicoba
  • Rekomendasi Liburan Singkat: 20 Destinasi Wisata Hits di Bogor yang Wajib Masuk Itinerary Akhir Pekan
  • Borong Penghargaan! bank bjb Sabet Kategori Inovasi Ekonomi dan UMKM di Ajang Radar Banten Awards 2026
  • 4 Bakso Goreng Bandung yang Viral, Gurih dan Renyahnya Bikin Nagih!
  • Skuad Timnas Indonesia Berubah! Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret, 2 Nama Baru Masuk
  • Demo Besar 24 September Digelar, Ini Ruas Jakarta yang Perlu Diwaspadai
  • 345 Kilometer! Jasad ABK Kapal Jurnalis Ditemukan Jauh dari Lokasi Terakhir Terdeteksi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 24 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ustaz Adi Hidayat Paparkan Cara Raih Kesuksesan dan Kebahagiaan Hidup

By Putra JuangSabtu, 1 Februari 2025 09:00 WIB3 Mins Read
Ustaz Adi Hidayat. (Foto: Muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isra Miraj merupakan sebuah peristiwa penting dalam sejarah Islam, dimana dalam momen ini Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat dari Allah SWT.

Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam salah satu kajiannya mengulas tentang konsep takwa (nilai baik) dan fujur (keburukan) dalam diri manusia dan sebagai acuan dalam meraih kehidupan yang sukses dan seimbang.

“Secara riset, manusia itu akan dapat disebut sebagai manusia jika memiliki tiga unsur utama yaitu fisik, akal, dan rohani (sumber kehidupan),” ucap UAH, dikutip laman Muhammadiyah, Sabtu (1/2/2025).

“Tugas kita selama hidup adalah bagaimana kita dapat mengoptimalkan 3 unsur tersebut pada diri kita. Maka manusia yang unggul itu adalah yang dapat mengoptimalkan ketiga unsur tersebut,” lanjutnya.

Sebuah tips disampaikan oleh UAH dalam meraih takwa dalam kehidupan. UAH menyebut bahwa takwa dapat diraih jika manusia mampu merawat ketiga unsur yang telah disebutkan (fisik, akal, dan rohani).

“Agar ketiga instrumen tersebut dapat berfungsi dan bekerja dengan baik, maka perlu kita rawat dan diberikan asupan-asupan yang positif. Sebuah afirmasi positif yang muncul dari asupan-asupan positif yang kita dapatkan dinamakan takwa, sedangkan sebaliknya jika kita mendapatkan asupan yang negatif maka akan memunculkan fujur (rambatan keburukan),” terangnya.

UAH juga menggunakan rujukan dari surah Yusuf Ayat 53, “Aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kesalahan) karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberikan rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

“Kita tidak bisa mengklaim diri paling suci, paling bersih, paling baik karena tetap ada potensi yang kurang baik pada diri kita. Jika yang negatif tersebut dominan, maka bertemulah Nafs (Jiwa) dengan Su (keburukan) jika digabung maka menjadi Nafsu. Jika dalam diri kita ini kalau tidak diolah dan muncul tunggal atau dominan fujurnya maka akan menjadi nafsu atau perbuatannya buruk,” katanya.

Dengan penjelasan tersebut, tentu setiap insan memiliki pertanyaan “Mengapa Allah menciptakan adanya takwa dan fujur?”

Maka, dalam pengajian tersebut, UAH juga menjelaskan secara filosofis yang berdasar pada Al Qur’an bahwa fujur diciptakan bukan karena ingin membuat kehidupan manusia bermasalah, bukan juga karena Allah SWT menciptakan marah agar manusia menjadi pribadi yang pemarah. Tetapi semua itu diciptakan agar muncul rasa sabar dalam diri manusia.

“Jika tidak ada marah, maka sabar tidak akan muncul. Jadi, orang yang cenderung bahagia menurut Al Quran adalah mereka yang mampu mengolah semua yang terdengar kurang baik dan berasal dari fujur dijadikan untuk mencari yang takwa (baik),” ungkapnya.

“Semakin kita mampu mengoptimalkan jiwa takwa dan semakin mampu mengeksplorasi nilai-nilai kebaikan, maka semakin dekat dengan kesuksesan dan kebahagiaan hidup,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Deretan Wisata Kuliner Legendaris dan Tempat Nongkrong Hits di Bogor yang Wajib Dicoba

Devoyage Bogor

Rekomendasi Liburan Singkat: 20 Destinasi Wisata Hits di Bogor yang Wajib Masuk Itinerary Akhir Pekan

4 Bakso Goreng Bandung yang Viral, Gurih dan Renyahnya Bikin Nagih!

Jangan Bingung Cari Makan Malam! 5 Tempat Kuliner Bandung Ini Bisa Jadi Pilihan

Geger Sara Wijayanto Gugat Cerai Demian, Kisah Lama 2012 Kembali Meledak dan Disebut ‘Karma’

Kenali Perbedaan Flu Biasa dan Influenza A: IDAI Jabar Ungkap Tiga Tanda Emas yang Wajib Dipantau Orang Tua

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.