Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lampu Hijau! Izin Persija vs Persib di SUGBK Segera Terbit

Kamis, 27 Agustus 2026 11:35 WIB

Gila! Jika Lolos ACL Two, Persib Hadapi 3 Laga Tandang dalam 9 Hari

Kamis, 27 Agustus 2026 11:04 WIB

Warga Bandung Wajib Tahu! Desil 5 ke 6 Bisa Bikin Bansos Terancam Dicabut

Kamis, 27 Agustus 2026 10:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lampu Hijau! Izin Persija vs Persib di SUGBK Segera Terbit
  • Gila! Jika Lolos ACL Two, Persib Hadapi 3 Laga Tandang dalam 9 Hari
  • Warga Bandung Wajib Tahu! Desil 5 ke 6 Bisa Bikin Bansos Terancam Dicabut
  • Harga Emas Antam Hari Ini 27 Agustus 2026 Anjlok, 1 Gram Turun Rp18 Ribu
  • Senayan Berpotensi Macet Total! Pantau Titik Demo DPR Hari Ini Lewat Link CCTV Berikut
  • Dari Pelukan Ketakutan Sampai Ciuman Hangat: Momen Indah Jack Kembali ke Rimba!
  • Kenapa Bansos Tiba-Tiba Hilang Padahal Dulu Rutin Cair? Ini Penyebab yang Wajib Diketahui
  • WhatsApp Bawa Senjata Baru Lawan Penipu, Nomor Asing Kini Bisa Lebih Mudah Dikenali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 27 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

VIRAL! 20 Tahun Kerja Hancur Gegara Kritik ‘Seribu Sehari’ Dedi Mulyadi

By SusanaJumat, 10 Oktober 2025 15:21 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Biro Adpim Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media sosial tengah dihebohkan oleh kabar seorang emak-emak yang dipecat dari tempat kerjanya usai mengkritik Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Peristiwa ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @aansanwan0411 yang memperlihatkan video saat perempuan tersebut diminta keluar dari pekerjaannya di ITC Roxy.

Viral! Emak-Emak Dipecat Usai Kritik Dedi Mulyadi

Dalam video yang beredar, terdengar suara seseorang menyampaikan keputusan pemecatan kepada perempuan tersebut.

“Karena ibu telah membuat keresahan, kegaduhan, keonaran di sini, maka ibu kita keluarkan dari ITC Roxy,” ujar pria yang terdengar dalam video itu.

Sang ibu yang sudah bekerja lebih dari 20 tahun di pusat perbelanjaan tersebut menolak keputusan tersebut dengan tegas.

“Sinar Mas Group ITC Roxy mau ngeluarin saya? Oh gak bisa! Saya tidak akan mencari kerja di tempat lain, karena 20 tahun lebih saya di ITC Roxy,” katanya dalam rekaman itu.

Ungkap Akan Dipenjara, Tuding Dedi Mulyadi dan Sinar Mas Group

Tak berhenti di situ, emak-emak tersebut juga mengaku mendapat ancaman hukum. Dalam unggahan lain di akun TikTok @rakyatjelata_803, ia menuliskan pernyataan yang cukup mengejutkan.

“Sinar Mas Group maju mewakili oligarki yang menjadi atasan Dedi Mulyadi ingin memenjarakan saya,” tulisnya dalam video tersebut.

Ia bahkan mengaku pernah dipenjara sebelumnya dan menuding bahwa pihak yang berupaya memenjarakannya kali ini merupakan “pasukan” dari Dedi Mulyadi.

“Halo para perusuh di negeri ini, yang kemarin anak buahnya Dedi Mulyadi, pasukan dari bosnya Dedi Mulyadi, Sinar Mas Group mau unjuk gigi, mau memenjarakan saya seperti dulu lagi,” ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, emak-emak tersebut diketahui memang aktif menyuarakan kritik terhadap pemerintah, meski kasus hukum yang pernah menjeratnya belum diketahui secara pasti.

Latar Belakang Kritik: Kebijakan ‘Seribu Sehari’ Dedi Mulyadi Tuai Kontroversi

Kritik itu muncul menyusul kebijakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui program Gerakan Poe Ibu atau Rereongan Sapoe Sarebu.

Program ini mengajak masyarakat menyisihkan Rp1.000 per hari untuk kegiatan sosial berbasis gotong royong.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 149/PMD.03.04/KESRA yang diteken pada 1 Oktober 2025. Dedi menjelaskan, gerakan itu berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Sunda seperti silih asih, silih asah, silih asuh untuk memperkuat solidaritas sosial.

Namun, kebijakan ini justru menuai protes keras di media sosial, terutama dari kalangan emak-emak.

Salah satu video viral menampilkan seorang ibu berkerudung merah muda dengan akun TikTok @rakyatjelata_803 yang melontarkan kritik tajam.

“Tolak Dedi Mulyadi! Dana desa apalah, seribu per orang lah, kurang ajar! Kelaperan lu ye, udah gak bisa korupsi!” katanya lantang dalam video tersebut.

Unggahan itu pun ramai dikomentari warganet dengan narasi bernada tudingan:

“Dedi Mulyadi pungli warga Jabar seribu rupiah per hari karena dia juga oligarki udah kelaperan gak bisa rampok APBD.”

Dedi Mulyadi Angkat Bicara: Gerakan Poe Ibu Bukan Pungutan Wajib

Menanggapi derasnya kritik publik, Dedi Mulyadi akhirnya buka suara melalui akun Instagram resminya @dedimulyadi71. Ia menegaskan bahwa Gerakan Poe Ibu bukan pungutan wajib, melainkan ajakan sukarela untuk berbagi.

“Untuk mbak yang baik, tidak ada kebijakan gubernur ngumpulin uang dari anak sekolah atau ASN. Yang ada adalah ajakan untuk membantu sosial,” jelas Dedi pada Rabu (9/10/2025).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Warga Bandung Wajib Tahu! Desil 5 ke 6 Bisa Bikin Bansos Terancam Dicabut

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Kenapa Bansos Tiba-Tiba Hilang Padahal Dulu Rutin Cair? Ini Penyebab yang Wajib Diketahui

Bansos

Bansos BPNT Agustus 2026 Mulai Disalurkan, Cek Nama Anda Sekarang!

Krisis Guru di Jabar Masih Dikaji, MQ Iswara Tunggu Data Valid dan Penataan PPPK

MQ Iswara Apresiasi Pemprov di Tengah Tekanan Fiskal, APBD Naik Jadi Rp31,4 Triliun

Momen Humanis di Nagekeo: Asyik Melayani Selfie Warga, Seskab Teddy Hampir Ketinggalan Rombongan Presiden

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.