Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Vivo X Fold 6 Bawa Baterai Badak dan Kamera 200 MP, Simak Spesifikasi dan Harganya

Sabtu, 27 Juni 2026 17:47 WIB

Nestapa Wakil Timur Tengah di Piala Dunia 2026: Gagal Total di Fase Grup, Jadi Bulan-bulanan Netizen Asia

Sabtu, 27 Juni 2026 16:22 WIB

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Sabtu, 27 Juni 2026 15:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Vivo X Fold 6 Bawa Baterai Badak dan Kamera 200 MP, Simak Spesifikasi dan Harganya
  • Nestapa Wakil Timur Tengah di Piala Dunia 2026: Gagal Total di Fase Grup, Jadi Bulan-bulanan Netizen Asia
  • Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!
  • Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja
  • Lari ke Berbagai Daerah demi Kelabuhi Petugas, Taufik Hidayat Sempat Menggelandang dan Tidur di SPBU
  • Pendaftaran Online SSK Jabar Dibuka 30 Juni 2026
  • Ukir Sejarah Baru, Bek Persib Jadi Pemain Liga 1 Pertama yang Merumput di Piala Dunia
  • Viral Video Duel ala Gladiator Pelajar SMK di Cianjur, Polisi Buka Suara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 27 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral! Ibu di Kampar Diintimidasi hingga Anaknya Diminta Keluar Sekolah Usai Kritik MBG

By SusanaSenin, 29 Desember 2025 09:41 WIB3 Mins Read
Viral ibu di Kampar mengadu ke Presiden Prabowo setelah anaknya diduga dikeluarkan dari PAUD usai mengkritik penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Tangkapan Layar Instagram @channelmerahputih.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang ibu bernama Nurul, warga Air Tiris, Kabupaten Kampar, Riau, menyampaikan keluhannya secara terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto setelah anaknya, diduga diberhentikan secara sepihak dari PAUD tempatnya sekolah.

Aduan itu mencuat usai Nurul mempertanyakan ketidaksesuaian anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anaknya di sekolah.

Kesedihan Nurul terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia mengaku kecewa sekaligus terpukul karena kritik yang ia sampaikan justru berujung pada permintaan dari pihak sekolah agar anaknya tidak lagi mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Kini anak saya kena diberhentikan dari sekolah, Pak Prabowo. Saya memang tidak berduit, Pak,” ujar Nurul dengan suara bergetar dalam video yang diunggah Instagram @channelmerahputih.

Diprotes Soal MBG, Orang Tua Mengaku Anak Diminta Tak Masuk Sekolah

Nurul mengungkapkan, permasalahan bermula ketika ia mempertanyakan realisasi anggaran MBG di PAUD tempat anaknya bersekolah. Berdasarkan informasi yang ia terima, anggaran MBG ditetapkan sebesar Rp8.000 per anak per hari, atau Rp40.000 untuk lima hari.

Baca Juga:  Prabowo Tegaskan Komitmen Sediakan Makanan Bergizi untuk Anak Indonesia

Namun dalam praktiknya, anaknya disebut hanya menerima tiga paket MBG selama lima hari, dengan estimasi nilai sekitar Rp6.000 per paket. Jika dihitung, total makanan yang diterima hanya berkisar Rp18.000, jauh dari angka yang seharusnya.

Tak lama setelah menyampaikan protes tersebut, Nurul mengaku menerima pesan dari pemilik PAUD. Dalam pesan itu, ia diminta agar keesokan harinya tidak lagi mengantar anaknya ke sekolah, dengan alasan anak diminta beristirahat di rumah, mencari tempat belajar lain, atau memilih skema MBG yang berbeda.

Program Prioritas Nasional Jadi Sorotan

Kasus ini langsung menyedot perhatian publik karena Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan gizi, kesehatan, dan kecerdasan anak-anak Indonesia sejak usia dini.

Baca Juga:  Bey Senang Lihat Antusias Siswa di Sukabumi Santap Makan Bergizi Gratis

Dugaan tindakan pihak sekolah yang meminta siswa berhenti sekolah akibat kritik terhadap pelaksanaan MBG dinilai bertentangan dengan semangat pemerataan akses pendidikan dan kesehatan yang tengah digalakkan pemerintah pusat.

Banyak pihak menilai, jika kritik dari masyarakat justru dibalas dengan intimidasi atau pengusiran siswa, maka tujuan mulia program MBG berpotensi melenceng dari nilai dasarnya.

Warganet Bereaksi Keras, Kritik Dianggap Dibalas Intimidasi

Kasus ini semakin viral setelah diunggah dan dibahas luas di media sosial. Sejumlah warganet meluapkan kemarahan dan keprihatinan mereka di kolom komentar akun Instagram @channelmerahputih, Senin (29/12/2025).

Beberapa komentar warganet di antaranya:

“Kritik terhadap pelaksanaan justru direspons dengan ancaman dan isyarat pengusiran? Separah itu lembaga pendidikan kita?” tulis akun @haf***.

“Kenapa pakai ngancam? Takut apa, panik?” tulis akun @lat***.

Baca Juga:  PBNU Wanti-wanti Wacana Penggunaan Dana Zakat untuk Makan Bergizi Gratis

“MBG itu untuk mencerdaskan anak bangsa. Kalau dikritik malah anak diberhentikan, berarti ini bukan lagi soal gizi tapi proyek,” komentar akun @sam***.

“Kritik membangun dibalas dengan pemecatan anak yang tidak tahu apa-apa. Miris,” tulis akun @rin***.

“Siapa yang ngancam itu? Dikritik kok ngancam,” tulis akun @sya***.

Publik Desak Evaluasi dan Perlindungan Hak Anak

Hingga kini, kasus dugaan pemberhentian seorang anak didik dari PAUD tempatnya bersekolah masih menjadi sorotan publik. Warganet dan pemerhati pendidikan mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di daerah, sekaligus perlindungan terhadap hak anak untuk memperoleh pendidikan tanpa tekanan atau diskriminasi.

Aduan Nurul kepada Presiden Prabowo diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk memastikan bahwa program unggulan nasional benar-benar dijalankan secara transparan, adil, dan berpihak pada kepentingan anak-anak Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aduan ke Presiden Prabowo Anak Dikeluarkan Sekolah Kampar Riau Kritik Program MBG Makan Bergizi Gratis MBG Prabowo MBG Viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja

Lari ke Berbagai Daerah demi Kelabuhi Petugas, Taufik Hidayat Sempat Menggelandang dan Tidur di SPBU

Pendaftaran Online SSK Jabar Dibuka 30 Juni 2026

Viral Video Duel ala Gladiator Pelajar SMK di Cianjur, Polisi Buka Suara

Dedi Mulyadi Tegas! Tak Ada Toleransi untuk Pelaku Kasus Penganiayaan di Bandung

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.